Jodohku

Jodohku
BAB 173


__ADS_3

Malam itu Tami menginap di rumah sakit menemani Lisa sekaligus membantu menjaga Rafa junior yang selalu menangis setiap kali dia ngompol.


Doni sudah pulang sekitar jam 10 tadi, mereka berempat makan bersama di kamar Lisa, menu makan malam yang dikirimkan oleh Bi Rumi, adalah makanan sehat yang sangat menggugah selera, karena Nyonya Meisi yang menentukan menu makan malam untuk dikirim ke rumah sakit.


" Bukannya ibu menyusui itu akan cepat lapar, jadi bawa makanannya yang banyak, jangan ngepas tiga porsi, karena mungkin malam hari Lisa akan lapar lagi", ucap nyonya Meisi pada bi Rumi, saat bi Rumi tengah memasukkan masakan ke dalam wadah.


Bi Rumi akhirnya memasukkan hampir semua masakan dan menyisakan hanya sedikit untuk makan malam nyonya Meisi dan Tuan Johan di rumah.


Malam ini Lisa dan Tami benar-benar tidak bisa tidur, karena sebentar-sebentar si kecil terbangun dan menangis, yang pertama karena dia pipis, merasa popoknya basah kemudian dia menangis, yang kedua karena pengin ***** dia juga nangis, yang ketiga dia pup untuk pertama kalinya, nangis juga, dan begitu seterusnya, hingga waktu menjelang pagi.


Tami menguap begitu lebar,


" huaa.a...ahm..., wah Rafa junior berhasil membuatku begadang semalaman", ucap Tami saat dia mendengar suara adzan subuh berkumandang.


" Aku subuh di masjid rumah sakit dulu ya, sekalian cuci muka dan jalan-jalan keluar biar nggak nguap-nguap terus", ucap Tami sambil keluar dari kamar Lisa.


" Oke , sori ya Tam, bikin kamu begadang semalaman", ucap Lisa, sambil melirik ke arah Rafa yang masih tertidur pulas, mungkin karena kecapekan Rafa tidur begitu pulas, meski si kecil menangis begitu keras dia masih tetap tertidur pulas.


" Nggak papa, bukan masalah, aku hanya butuh menghirup udara segar sebentar, makanya aku keluar dulu ya", ucap Tami.


Lisa mengangguk mengiyakan.


Benar saja usai subuh di masjid rumah sakit berjamaah dengan yang lain, Tami merasa kantuknya hilang, tapi garis hitam di sekitar matanya semakin jelas, karena semalaman dia tidak bisa tidur.


Tami kembali ke kamar Lisa sekitar jam 6 pagi, setelah berjalan-jalan sendirian mengitari rumah sakit yang sangat luas itu dan juga ngopi sebentar di kantin rumah sakit.


" Kau ini dari mana saja?, kenapa kau tinggalkan ponselmu di kamar kalau kau itu pergi keluar" tanya Doni yang sudah ada di kamar Lisa.

__ADS_1


" Kakak pagi-pagi sekali sampai disini?, oh iya, aku lupa nggak bawa ponsel tadi, Aku habis sholat langsung ke kantin sebentar ngopi, soalnya semalaman nggak tidur", ucap Tami sambil menyenderkan kepalanya di bahu Doni.


" Ya sudah sini tidur sebentar", Doni menarik tangan Tami dan menyuruhnya tidur di kasur satunya lagi.


" Nggak mau, kan sudah pagi, nggak baik tidur di pagi hari, katanya bisa bikin gula darah meningkat", ucap Tami sok tahu.


" Loh tuan Rafa dimana?, kok nggak ada?", tanya Tami yang tidak melihat keberadaan Rafa di kamar Lisa.


" Lagi keruang Dokter, tadi dokter sudah kesini dan sudah memberi ijin untuk pulang, Kak Rafa sedang menemui Bu Dokter, mungkin ada yang perlu di bicarakan", ucap Lisa.


Nyonya Meisi dan Tuan Johan berjalan masuk ke ruang Lisa dirawat.


" Pagi cucu nenek dan Kakek yang paling tampan, lagi ngapain ini cucu nenek?, pasti seneng ya pagi-pagi sudah di tengokin sama Om Doni", ucap Nyonya Meisi melirik ke arah Doni.


" Semalam juga sudah kesini Bun, ini baru datang lagi, katanya mau jemput Tami, semalaman Tami nggak tidur ngurus si dede yang sebentar-sebentar nangis ", ujar Lisa memberi tahu.


" Rafa dimana?", tanya Tuan Johan.


" Lagi ke ruang dokter Yah, sebentar lagi juga kembali, sudah lumayan lama perginya", ucap Lisa


" Itu dia papanya datang", ucap Nyonya Meisi melihat Rafa masuk kamar.


" Ada apa ketemu sama dokter Raf?", tanya tuan Johan.


" Nggak papa Yah, ambil buku ini, ' Buku kesehatan ibu dan anak ', punya Lisa. Sekarang juga kita boleh pulang kerumah, tadi pagi dokter sudah mengecek semua keadaan Lisa dan si kecil, semuanya baik-baik saja, dan sudah boleh pulang", ucap Rafa menjelaskan.


" Wah bagus kalau begitu, biar bunda telpon Rumi untuk tidak mengantar sarapan ke sini, kita akan sarapan bersama di rumah pagi ini, sama cucu nenek juga mau pulang", ucap Nyonya Meisi sambil mengecup pipi cucunya dan meletakkan kembali ke dalam box bayi.

__ADS_1


Setelah mengabari bi Rumi. Mereka semua menaiki mobil masing-masing untuk pulang kerumah. Lisa berjalan keluar dari rumah sakit, sudah tidak mau menggunakan kursi roda lagi,


" Aku jalan saja Kak, kan dede sudah keluar, Lisa juga sehat dan baik-baik saja", ucap Lisa saat Rafa hendak menaikannya ke kursi roda lagi.


Lisa dan Rafa semobil, kemudian Tami semobil dengan Doni, sedangkan Tuan Johan menaiki mobil yang dikendarai supirnya bersama nyonya Meisi yang menggendong Rafa junior.


Mereka semua sampai di rumah dan di sambut dengan suka cita oleh semua penghuni rumah.


***


Seminggu kemudian ketika tali pusar si kecil sudah lepas, di rumah Rafa diadakan pengajian syukuran sekaligus aqiqah putra Rafa dan Lisa. Untuk memberi nama putranya Rafa sudah bertanya pada beberapa tokoh tentang nama-nama yang bagus dan mempunyai arti yang baik didalamnya, sesuai keinginan Lisa yang mau putranya di beri nama depan yang singkat, tapi bagus dan memiliki arti yang baik, akhirnya Rafa memilih satu nama depan yang menurutnya sesuai dengan keinginan Lisa.


Semua tamu undangan sudah hadir di acara aqiqah sekaligus pemberian nama pada putranya malam itu. Termasuk Pak Farhan dan Bu Soraya juga hadir di acara itu.


" Terima kasih atas kehadiran saudara sekalian yang sudah menyempatkan waktu untuk datang ke rumah kami, di acara aqiqah sekaligus pemberian nama putra pertama kami. Semoga kehadiran bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian di catat sebagai amal kebaikan", ucap Rafa yang bertindak sebagai Shohibul bait ( tuan rumah ).


________________________________


Boleh minta saran nama depan yang bagus dan artinya baik untuk putra pertama Rafa dan Lisa?, tulis di kolom komentar ya,


Mohon maaf author lagi nggak punya ide nama yang bagus 🙏😊


Karena kisah Lisa dan Rafa sudah mendekati tamat,,,


Ayo mampir juga di novel baru author , yang berjudul


Move On

__ADS_1


Terimakasih 🙏🙏 🤗🤗


__ADS_2