
Sudah satu minggu Yudhis di rumah sakit...
Aku pun tidak bisa selalu ijin kuliah...
Setiap hari aku kuliah seperti biasa, setelah itu baru aku kerumah sakit menemani Yudhis...
Papah dan Mamah sudah pulang... Mereka mengirim bibi buat menjaga Yudhis di rumah sakit...
Aku tau, Papah pasti sangat sibuk sebagai seorang pemimpin daerah...
Dan Mamah, dua hari sekali akan datang melihat Yudhis...kadang dengan Teteh ataupun Yuri...
Kulihat Yudhis pun mengerti...
Mamah harus menemani papah di setiap acara formal, belum lagi mamah harus mempersiapkan pernikahan Teteh...
Dan Yuri.. dia juga kuliah sepertiku... tentunya juga tidak bisa ijin kuliah untuk menemani Aa nya di Rumah Sakit...
Karena itulah mereka memutuskan untuk membawa Yudhis pulang... Agar mereka bisa lebih memperhatikan Yudhis... walaupun aku sedih karena tidak setiap hari bisa melihatnya tapi aku tau itu yang terbaik buat Yudhis...
Kini hanya Menunggu kondisi Yudhis membaik dan sudah bisa dibawa pulang kekota mereka...
Papah sudah menyiapkan rumah sakit terbaik juga disana...
Dalam satu minggu ini Yudhis sudah bisa duduk.. Pusing dikepalanya sudah mulai berkurang...
Tangan kanannya masih memakai gips...
Yudhis selalu memerlukan orang lain untuk mengambilkannya minum atau pun menyuapi makan...
Mengenai Amnesia atau lupa ingatan yang dialami Yudhis... Dokter memberikan penjelasan...
Bahwa Otak kecilnya cedera dan terhimpit akibat tekanan saat benturan terjadi...
Cedera mengenai dinding otak sehingga amnesia ini dapat disembuhkan... hanya saja jangka waktu penyembuhannya dokter tidak dapat memastikan...
karena setiap pasien memiliki kondisi masing masing...
Amnesia Yudhis tergolong amnesia Retrograde... dimana Yudhis tidak dapat mengingat kejadian sebelum operasi atau sebelum kecelakaan... sedangkan Yudhis pun sulit untuk menerima informasi baru setelah operasi dilakukan...
Hari ini, dikarenakan ada jadwal kuliah praktek di rumah sakit yang sama dimana Yudhis dirawat...
__ADS_1
jadi aku terlambat untuk datang.... handphoneku pun mati...
Aku menuju ke bangsal tempat Yudhis dirawat...
Begitu membuka pintu, aku mendengar suara teriakannya... bergegas aku masuk...
Begitu melihatku masuk... Yudhis berteriak padaku...
"Darimana saja?? kenapa baru datang? apa dokter itu lebih memerlukanmu dari aku? jangan perdulikan aku, PERGI !!!!!"
Aku tercengang... bahkan membuka mulutku karena kaget... kulihat gelas dan piring yang pecah dilantai... aku berusaha maju mendekati...
"JANGAN MENDEKAT... JANGAN MENDEKAT..."
teriaknya lagi padaku...
kemudian Yudhis memegang kepalanya kesakitan...
Aku langsung berlari mendekatinya... memeluknya... Yudhis berontak sambil memegang kepalanya...
"Panggil perawat bi..." teriakku pada bibi...
Tak lama perawat datang... berusaha membantuku menenangkan Yudhis...
Tapi Yudhis tak dapat di tenangkan...
Akhirnya perawat memberinya suntikan atas intruksi dokter... memberi Yudhis suntikan pun bukan hal yang mudah, kami harus melepaskan tangan yang mencengkram erat kepalanya... sampai darah pun keluar dari selang infus...
Ya Allah... kenapa Yudhis bisa seperti ini...
Setelah kondisinya mulai membaik.. kenapa dia mulai menunjukan gejala baru lagi... bahkan menurut bibi tadi pagi pun Yudhis sakit kepala dan muntah muntah...
Akankah cedera otaknya semakin memberat.. 🙈😭
Yudhis tertidur karena suntikan itu... mungkin isinya obat penenang... ku elus lembut kepalanya sambil memperhatikan perawat yang membersihkan selang infus...
Sempat kulihat bibi menelpon... mungkin memberi kabar ke papah dan mamah..
Setelah perawat keluar... kutanya bibi apa yang terjadi sebelum aku datang...
"Den Yudhis mau keluar, katanya bosan dikamar..tapi bibi gak bisa bawa kan neng...aden marah marah.. gak mau makan... piring sama gelas makan dibuang kelantai..."
__ADS_1
Aku menarik nafas...
Yudhis menjadi cepat emosi...
Dokter kemudian menjelaskan... bahwa cedera otaknya Yudhis menghadapi gejala baru...
bila kondisi hatinya tidak baik maka akan terjadi hal seperti tadi...
Ya Alloh... sekarang pun aku harus menjaga moodnya??
Memperhatikan apakah dia bahagia atau tidak??
Banyak sekali hal yang harus kulakukan...
Aku ini baru calon istrinya... bukan istrinya yang harus menjaganya selama dua puluh empat jam..
Aku pun belum tentu berjodoh dengannya...
Masih banyak kemungkinan yang terjadi bila Alloh menghendaki....
Tapi untuk menjauhinya pada saat ini adalah hal yang tidak manusiawi...
Apa aku harus sholat istiharoh seperti dulu ketika aku bingung memilih kuliah dimana 😁
Apa yang kupilih...
Menjauhinya atau menjadikannya????
hmmmmm...
bantu author dong...
tetap menjaga Yudhis
atau meninggalkannya....
berikan komennya yaa...
dan jangan lupa votenya..
LOVE U ALL 😘😘
__ADS_1