Jodohku

Jodohku
Hari libur yang Gagal...


__ADS_3

Hari masih terlalu pagi... tapi handphone ku terus bergetar...


Arrrggghhhh... hari ini adalah hari liburku berkerja.. yang kulakukan di hari liburku jika tidak ada mandala adalah tidur sepuasnya... nonton televisi sepuasnya dan nyemil sepuasnya....


Tapi getaran handphone ini menggangguku...


Aku melirik ke arah handphone.. dari Mandala...


Huh... aku langsung mengangkatnya dengan suara yang malas...


"Assalamualaikum..."


"Waalaikumsalam.. belum bangun yang?"


"Hari ini aku off.. kamu mengganggu mimpi erotisku bersama seorang artis korea"


Mandala tertawa..


"Aku belum bisa pulang... ada beberapa hal yang harus kuurus di sini... amantua memberikan beberapa aset untukku dan Ama... jadi aku harus mengurus pengalihan dan kuasa kepada paman dulu..."


"Baik.... uruslah biar cepat selesai.."


aku masih merespon dengan malas.. bahkan sesekali menguap.. handphone hanya kuletakkan begitu saja di telingaku...


"Aku perlu bantuanmu sekarang... untuk mengurus ijinku ke kantor..


"HAH?"


"Datanglah ke kantor... temui Serma Irma... secara lisan aku sudah memberitahu Serma Irma dan Komandan batalyon keadaanku di sini... tapi ijin tertulis tetap di perlukan untuk laporan ke atasan..


"Harus sekarang?? Haruskah mengganggu tidurku kapten..."


Mandala lagi lagi tertawa...


"Sayangku.. cantikku.. kekasih hatiku... tolonglah suami tampanmu ini... jika tidak maka suamimu ini akan mendapatkan sanksi..."


"Apa imbalannya untukku?"


"Aku akan membawakanmu banyak dollar... amantua memberikanmu juga bagian dari hartanya.."


Aku langsung duduk di atas tempat tidur..


"Serius? Kamu tidak menipuku kan?"


"Untuk apa aku menipu istriku..."


"Apa bagianku banyak? Apa aku bisa membuka klinik dengan uang itu?"


Mandala kembali tertawa..


"Kapten... dari tertawamu sepertinya kamu menipuku.."


"Tidak.. aku tidak menipumu... masalah klinik akan kita bicarakan nanti ketika aku pulang... sekarang cepatlah mandi dan pergi mengurus ijinku.."


"Baiklah aku akan pergi.. jika kau menipuku, aku akan membuatmu tidur di luar kamar selama satu bulan"


"Hahahhaha... love you sayang...


Assalamualaikum... "


"Waalaikumsalam..."


Aku pun meletakkan handphone dan segera bangun menuju kamar mandi..


Hari libur di batalkan 😭😭😭😭


-------------


Selesai mengurus ijin Mandala.. aku langsung mencari tempat makan...


Aku benar benar lapar... sarapanku hanya sepotong roti tadi pagi...


Tapi jika aku makan sendiri, sungguh tidak menyenangkan...


Kuputuskan untuk take away kemudian kembali pulang ke asrama...


Begitu keluar dari pintu rumah makan, aku berpapasan dengan seseorang yang kukenal..


"EGAAA??"


Aku tersenyum...


"Apa kabar Kartika? Kamu hamil?Aku menyalami Kartika dan memperhatikan perutnya yang membesar...


"Alhamdulillah baik, iyaa aku hamil.. sudah lima bulan.. apa kabar Mandala.. aku kangen, lama tidak bertemu dengannya juga.."

__ADS_1


"Sekarang sedang tugas ke luar kota.. kamu sekarang tinggal di kota ini juga?"


"Tidak, suamiku ada tugas, dan aku ikut sekalian jalan jalan.. ayo kita ngobrol di dalam.."


Aku pun mengikuti Kartika masuk ke dalam.. meminta piring pada pelayan dan membuka makanan yang tadinya kubungkus..


Kartika pun memesan makanan untuknya juga..


"Dimana suamimu?"


"Lagi meeting di rumah sakit..."


"Rumah sakit??"


"Iya, suamiku dokter... kamu pun mengenalnya"


"Aku?? Mengenalnya?"


"Hahahahahhaha" Kartika tertawa...


"Temani aku sampai suamiku datang.. anggap saja sebagai suprise untukmu..."


"Tidak, begitu makananku habis, aku pun akan pergi... aku juga harus ke rumah sakit.."


"Sebentar saja.. dia berjanji akan menjemputku lima belas menit lagi.. sekarang tinggal sepuluh menit.. tunggulah..."


Kartika memaksaku... aku pun hanya mengangkat bahuku menandakan terserah pada Kartika..


"Mandala tahu kamu menikah?"


Aku bertanya penasaran pada Kartika.. kenapa Mandala tidak memberitahuku..


"Aku memberitahunya.. tapi waktu itu kalian sedang ke Turki... "


"Ooohhhh"


"Mandala tidak memberitahumu?"


"Mungkin dia lupa..."


"Karena kalian sibuk bulan madu di Turki... cepatlah punya anak... aku baru menikah enam bulan.. dan aku sudah hamil lima bulan sekarang"


Aku tersenyum..


Siapa yang tidak ingin hamil..


Handphone Kartika berdering...


"Di dalam, lagi makan.. masuklah.. ada kejutan untukmu..."


Kartika berkata di telepon sambil tersenyum memandangku...


Kemudian pandangan Kartika beralih pada pintu masuk rumah makan dan melambaikan tangannya..


Aku membelakangi pintu masuk.. sehingga aku tidak melihat seseorang yang berjalan mendekati kami.. sampai seseorang itu berdiri di hadapanku...


"Sayang, masih ingat sama dokter Ega kan?"


Perkataan Kartika membuatku menoleh dan melihat sosok suaminya Kartika..


Aku terdiam sesaat... kemudian berdiri dan tersenyum..


"Apa kabar dr.Ryan?"


Dokter Ryan memandangku sesaat baru kemudian mengangguk padaku..


"Dokter chintya.. lama tidak bertemu.. ikut berduka cita atas meninggalnya bapak.."


"Terima kasih.."


Aku mengangguk dan tersenyum tipis...


"Oh iya, aku lupa.. aku juga ikut berduka cita Ga.. sayang, kamu mau makan?"


Kartika mengelus manja lengan suaminya...


"Tidak, tadi sudah makan di rumah sakit.."


Dokter Ryan pun duduk di samping Kartika..


"Lanjutkan makanmu.. setelah itu kita beli apa kebutuhan bayi ini.."


"Baiklah..."


Kartika pun melanjutkan makannya.

__ADS_1


Aku tersenyum melihat kemesraan mereka.. tidak pernah kusangka kalo Kartika akan menikah dengan dr.Ryan..


Dan dr.Ryan yang cuek serta angkuh bersikap manis pada Kartika..


Seandainya aku bisa mengabadikannya dengan kamera handphoneku.. aku akan langsung mengirimkannya pada Mandala...


Setelah menghabiskan makanku, aku pun berpamitan pada mereka...


Sepanjang jalan aku tersenyum...


Tidak pernah menyangka akan kejadian hari ini dan aku sudah tidak sabar untuk menceritakannya pada Mandala...


Aku mengendarai mobil menuju rumah sakit tempat Sarah di rawat...


Jika aku kembali ke asrama akan memakan waktu.. jadi kuputuskan untuk langsung ke rumah sakit...


Hari ini sudah di pastikan bahwa hari libur ku GAGAL...


Aku menemui Sarah..


Mengajak Sarah kembali berbicara..


Hari ini Sarah mengeluh jika perutnya sakit..


Aku pun menanyakan hal itu pada perawat..


Menurut mereka karena usia kandungan Sarah sudah semakin besar.. dan bayinya pun mulai bergerak... hal itu yang membuat perutnya Sarah sakit..


Aku pun mengelus perut Sarah yang sudah membesar... merasakan bagaimana jika aku yang hamil...


Ketika aku memegang perut Sarah, tiba tiba ada yang bergerak dari perutnya..


"Aduh, " pekik Sarah kaget..


Aku pun ikut kaget tapi juga merasa takjub.. bayinya bergerak... bayinya tahu jika aku ingin menyentuhnya...


Dadaku sedikit sesak..


Seandainya aku yang merasakan sendiri tendangan di perut itu 😭


Ya Alloh, kapan Engkau beri aku kesempatan itu..


"Ibu..."


Sarah menyentuh tanganku yang masih di perutnya..


"Iya..." aku pun menarik tanganku dari perut Sarah


"Ibu sedih?"


Kali ini Sarah memegang pipiku...


Aku berusaha tersenyum dengan normal..


"Sarah harus menjaga bayi di perut Sarah ini.. jika tidak ibu akan sedih"


"Sarah janji.. ibu jangan sedih lagi"


Seketika aku memeluk Sarah...


Bagaimana jika aku berada di posisi Sarah..


Di tinggal suami dalam keadaan hamil..


Melahirkan tanpa di temani suami..


Dan anaknya tidak bertemu dengan Ayahnya dari lahir..


Sarah.. semoga kamu kuat menghadapi ini semua..


Aku saat ini memang belum bisa hamil.. tapi aku beruntung ada Mandala dan keluarga yang mencintaiku...


Sedangkan Sarah... di saat seperti ini dia harus sendiri tanpa ada keluarga di sisinya...


Sarah, aku tidak lagi cemburu padamu..


Aku mengerti kenapa Ama mengambilmu..


Aku paham kenapa Mandala membantumu...


Mulai saat ini aku pun akan di sisimu..


Menjadi penguatmu sampai kamu sembuh dan bisa menjaga anakmu sendiri...


--------

__ADS_1


Jangan lupa vote dan likenya yaa


LOVE YOU 😘😘😘


__ADS_2