
Viona segera bergegas utuk mandi ,selesai mandi dia memakai pakaian santai lalu turun kebawah menuju ruang makan.
"Malam dek....."ucap viona sambil tersenyum ke arah raisa
"Malam jga kak.."jawab raisa
"Mbak dara..." teriak viona dari ruang makan. Dara yang mendengar nona nya memanggil langsung bergegas berjalan menuju ruang makan.
"Ada apa non..."tanya dara pad viona
" sini ikut makan sama kita .."ajak viona
"Nggak peru mbak ,nanti saya makan di belakang aja nona"jawab dara cepat
"Enggak enggak cepat duduk dan makan bersama kita "ucap viona. Akhir nya dara pun duduk dan ikut makan bersama ke dua nona nya.
Mereka sudah selesai makan
"Dek kamu ada pr tidak...."tanya viona
" "nggak kak...." jawab raisa
Viona mengajak dara dan juga raisa naik ke lantai atas menuju kamar nya
Viona sedang memakai perawatan malamnya sedang kan dara dan Raisa duduk di sofa sedang menonton tv. Saat viona sedang memakai krim malam nya tiba tiba ponsel nya berdering dan dilihat nya itu panggilan masu dari bunda nya kemudian viona mengangkat telepon dari bunda nya ,bunda nya melaku kan panggi lan video.....
"Hai buda "ucap viona sambil melambai kan tangan nya ke layar ponsel nya
"Hai sayang, bagaimana kabar kamu?...."tanya bunda syifa
"Viona sehat bun....
" oh ya bun viona mau nanya kakak uda punya pacar belum" ucap viona sambil berpindah duduk nya di atas ranjang nya.
" kayak nya belum vi...emang nya kena pa vi?"tanya bunda syifa
"Viona punya calon nya kalau kakak belum punya pacar" kata viona sambil mengarah kan kamera depan menjadi kamera belakang ke arah dara yang sedang bercanda denan raisa lalu membalik kan nya menjadi kamera depan lagi.
" cantik vi ,siapa dia?..tanya bunda syifa
__ADS_1
" di mbak dara bun di pengasuh raisa sekaligus putri pembantu disini ,di sangat baik bun"jawab viona
"Oh ya......
"Iya bunda..."ucap viona lalu memanggil dara agar menghampiri nya
"Mbak dara ke sini sebentar "teriak viona lalu dara menghampiri nya lalu viona mengarah kan kameranya pada dara dan berhadapan dengan bunda nya di telepon.
" halo tante "sapa dara
" halo sayang...siapa nama kamu..?"tanya bunda viona
" dara Tante...."jawab dara
" minta tolong di jagain viona nya disa,kalau bandel tinggal di marahin aja"ucap bunda syifa.
" ahahaha ..baik tante tenang aja"jawab dara sambil tertawa.
"Bunda apaan sih...."ketus viona lalu melihat kalak nya yang sedang berjalan di belakang bunda nya.
"Kak...Brian...kak...." teriak viona dari telepon lalu Brian di panggil oleh bunda nya dan menghampiri nya
"Ad apa bi...kamu ini teriak teriak manggil kakak di telfon bunda"jawab Brian setelah bunda nya memberi kam telpon nya.
"Ah dasar viona ,aku belum sempat menanya kan siapa wanita itu, dia cantik...."ucap Brian lalu bunda nya menghampiri Brian.
"Kena pa kak kok ngomel sendiri...nggak tau nama nya ya.."ejek bunda syifa
"Emang bunda tau......"tanya brian
"Oh tentu dong....."jawab bunda syifa.
" siapa bun...."
"Ada deh...cari tau sendiri ding gimana mau dapet istri kamu ini" ucap bunda syifa
" huh..bunda gak asik ah " ucap Brian.
Sedang kan viona dia terus terusan membuka tutup layar ponsel nya untuk mengecek panggilan atau pesan dari alwan ,tetapi ternyata alwan tidak mengirimi pesan atau menelpon nya.
__ADS_1
Viona merasa kesal, dia sangat merindu kan suami nya ,padahal dia baru di tonggal sore tadi, viona ingin mendengar suara Alwan tapi alwan tak kunjung menelfon nya..
Dara masih menonton tv di kamar viona sedang kan raisa sudah tertidur di pangkuan dara sedari tadi karena memang hari sudah semakin malam.
"Mbak..dara..."panggil viona lalu dara menoleh ke arah viona
"Ada apa nona"tanya dar
" mbak temenin tidur di sini ya, ......"pinta viona
" baik nona" ucap dara mengangguk kan kepala nya.
Viona menuju ke arah sofa lalu mengangkat raisa yang tidur di pangkuan dara lalu dia membaringkan raisa di ranjang nya dan mengajak dara untuk segera tidur
"Ayo mbak kita tidur, udah malem " ucap viona
Dara mengangguk kan kepa la lalu dia berkata
"Saya di lantai saja non...."ucap dara
"Mbak ini apa apaan kita ini sama sama orang jadi mbak juga harus tidur di atas ranjang.."jawab viona
"Tapi non....
" nggak ada tapi tapian ayo cepetan naik mbak....."suruh viona, akhir ya dara menuruti perkataan viona untuk tidur di atas ranjang.
Viona memang takut tidur sendiri, jadi waktu dia bertengkar dengan Alwan dia memilih tidur di kamar raisa , dia tidak memilih tidur di kamar tamu. Saat dulu di rumah bunda nya viona kalau tidur di temani bunda nya atau kakak nya dan setelah tidur baru di tinggal.
Bagi viona baik dara bi ita, dan bi nia dia anggap sebagai keluarga nya sendiri dia tidak menganggap mereka sebagai pembantu karena di pikiran viona semua orang itu sama saja mau dia miskin atau kaya mereka juga tetap sama sama orang dan kalau mati juga akan sama sama di kubur.
Saat tengah malam viona terbangun dia merasa kebelet pipis akhir nya viona pergi ke kamar mandi utuk membuang hajat nya. Tapi setelah di ke kamar mandi mata nya tidak mengantuk lagi saat dia mencoba memejamkan mata nya , padahal dara dan raisa mereka sudah tidur dengan nyenyak nya.
Viona mengambil ponsel nya dan melihat layar ponsel nya kalau kalau alwan menghubungi nya tadi atau mengabari nya tapi ternyata alwan tak kunjung mengabari nya sampai sekarang.
Viona memang tidak ingin menelpon alwan terlebih dahulu , viona takut nanti telpon nya mengganggu pekerjaan alwan. Viona membuka layar ponsel nya dia membuka ikon bernama album dia membuka foto alwan saat pertama kali masuk kampus dan memandangi nya , suami nya benar benar tampan dan mempesona. Viona mengambil foto alwan diam diam saat masuk pertama kali ke kampus jadi dia mempunyai foto suami nya itu di ponsel nya.viona mengambil foto alwan tidak hanya satu di mengambil beberapa foto yang disimpan di ponsel nya.
Viona terus terusan memandangi wajah tampan suami nya itu di ponsel nya.
"Lagi apa sih...kamu mas aku sangat merindu kan mu , kamu sibuk banget ya, sampek Sampek nggak bisa ngabarin aku, apa kamu nggak bisa mengirim pesan untuk ku, untuk mengabari ku......."viona membatin dalam hati nya melihat foto alwan di layar ponsel nya lalu sambil menyentuh foto alwan dengan setu jari nya.
__ADS_1
"Huhhhh......"viona menghembus kan nafas dan membuang nya dengan kasar karena dia kesal. Viona melihat ke dua orang yang di samping nya sudah terlelap dalam tidur nya mungkin malahan sudah sampai di alam mimpi
Akhir nya viona membaringkan tubuh nya lalu memejamkan mata nya agar tertidur.