
Belum selesai roti yang kumakan..
kudengar suara langkah kaki yang banyak menuju kami... aku menoleh melihat ke arah suara...
Kulihat Papah dan mamah di temani oleh dua orang asisten dan satu orang polisi... sepertinya itu Polisi yang berpangkat tinggi.. karena polisi itu pun ditemani oleh seorang ajudan...
Aku berdiri...
Mamah memelukku dan papah membelai rambutku...
"Sudah lebih tenang?" canda papah padaku..
Aku hanya tersenyum kecil...
"Lain kali, kalo ada kejadian apapun..jangan suruh Ega yang telpon... banyak nangis dari bicaranya"
Kali ini aku cemberut, nanya kabar putranya kek.. ini malah terus menggodaku...
Tapi orang seperti papah... dengan kekuasaan yang dimilikinya... pasti sudah mengetahui detail tentang kejadian kecelakaan ini... sudah mengetahui apa tindakan rumah sakit untuk putra mahkotanya...
karenanya, ketika datang papah tidak lagi menanyai kami..tapi terus menggodaku...
"Operasinya masih lama...Ayo temanin mamah kebawah, kamu pasti belum makan.."
"kok mamah tau " sahutku..
"mukamu pucat gini.. perut tu bunyi terus"
"maksud Ega, kok mamah tau operasinya lama"
" Mamah pasang cctv didalam ruang operasi..
ayo atuh, gak usah banyak tanya...nanti kamu pingsan,Yudhis bakalan ngamuk ke mamah"
Aku tersenyum sambil berdiri kemudian mengikuti mamah ditemani satu orang asisten papah...
Bakalan makmur ni beberapa hari... makan enak terus.. kan ada calon mertua yang traktir 😁😁
Ketika kembali kedepan ruang operasi...
Pintu terbuka...
Dua orang perawat keluar bersama beberapa orang dokter.... aku mengenal salah satunya...
dr.Anthony Simatupang.....Dokter ahli bedah yang terkenal... Aku adalah fans berat beliau... keinginan terbesarku juga untuk bisa menjadi murid beliau...
Beberapa dokter yang lainnya aku tidak mengenalnya.. tapi mereka semua adalah ahli bedah... ada yang ahli bedah syaraf dan bedah tulang..
Sebanyak inikah dokter yang menangani Yudhis??
Resiko menjadi anak pejabat 😄😄😄
Papah dan mamah bersama para dokter menuju sebuah ruangan khusus, Mamah mengajakku walaupun aku sudah menolak...
Ketika mengikuti Papah dan Mamah, aku menyiapkan ponselku, bermaksud untuk foto bersama para dokter 😁
__ADS_1
(kesempatan dalam kesempitan 😁)
Para dokter menjelaskan...
bahwa ada luka robek sepanjang 10 cm dikepala bagian atas didekat ubun ubun... tapi dalamnya luka tidak mengenai otak dan organ kepala lainnya...
Luka di bagian dada hanya merupakan luka goresan, tidak ada luka yang dalam...
Bagian Bahu sampai siku mengalami luka yang cukup parah, mungkin karena Yudhis berusaha menahan melalui tangannya.. dari siku ke jari mengalami patah...
Butuh waktu berbulan bulan bagi Yudhis untuk bisa menormalkan kembali tangannya...
Bagian kaki tidak masalah.. tidak mengalami luka apa apa...
mendengar dokter menjelaskan, kepalaku tiba tiba menjadi pusing...
butuh waktu berbulan bulan untuk pulih???
untung belum menjadi istrinya 🤭
Ega... apa yang kamu pikirkan...
buang jauh jauh bayangan jahat yang mengikutimu itu..
Ingat Egaa... Yudhis selalu menjagamu... saatnya kamu menjaganya...
Yang suruh dia menjagaku siapa??
Aku tidak minta dijaga...
Yudhis saja yang selalu sok ingin menjagaku 😁🤭
Tanpa sadar aku menutup telingaku...
"Ega..." suara mamah menyadarkanku...
Aku memandang mamah dengan wajah malu...
"kamu baik baik saja sayang?"
"Iya mah.. maaf,Ega gak tahan mendengar luka luka Aa... Ega keluar dulu ya mah.."
Aku melarikan diri dari mamah yang memandangku keheranan...
Aku kembali kedepan ruang operasi...
Teman teman Yudhis bertambah yang datang...
Tapi Yudhis sekarang masih berada di ruang observasi setelah operasi..belum bisa dibezuk...
Ketika aku datang... semua mata memandangku...
Mungkin terliat dengan jelas "belum mandi" di wajahku...
Bang Angga yang menghampiriku...
__ADS_1
"Ada kabar terbaru Ga?"
"Masih di ruang observasi Bang... belum bisa keluar dan dibezuk..."
"Luka lukanya gimana?"
Kuulang semua yang kudengar dari para dokter tadi pada Bang Angga...
Papah dan Mamah keluar ruangan bersama para dokter... didepan pintu operasi mereka saling berjabat tangan dan berpisah...
"Ega, kamu pulang dulu istirahat... belum mandi juga kan? kasian kamu klo harus menunggu disini..."
Aku ingin menolak, tapi intruksi Papah sangat sulit untuk dibantah...
"Habis mandi boleh Ega kembali Pah?" tanyaku dengan wajah memelas...
"Aa baik baik saja, lebih baik kamu tidur di kost saja" kali ini mamah yang memberi intruksi...
"Dikost juga Ega gak bakalan bisa tidur mah.." sahutku dengan enteng....
"Okey, kamu pulang diantar Mang Akuy... selesai itu kamu boleh kembali ke sini..." Akhirnya Papah mengijinkan 😉
Aku tersenyum manis...
"Terima kasih Pah, Mah..."
Papah memerintahkan Mang Akuy untuk mengantarku....
Sedangkan Papah dan Mamah menuju ruang rawat inap Yudhis nanti setelah dari ruang observasi...
Kata Papah mo meluruskan pinggang dulu...
Sampai di kost... aku mempersiapkan segalanya... baju,pakaian dalam,peralatan mandi... dan surat ijin kuliah... kemungkinan yang paling buruk adalah, aku akan mengulang semua mata kuliah semester ini...
Tapi, jika memang dosenku baik... mereka hanya akan memberikanku tugas...
Selesai mandi, aku segera bersiap kerumah sakit... Tak lupa juga menggunakan jaket dan kaos kaki...
Di rumah sakit sangat dingin...
Mang Akuy dengan setia menungguku sambil berbincang dengan para sekurity...
Ketika melihatku datang, Mang akuy mengambil tas yang kubawa, dimasukan kedalam mobil...
berpamitan pada para sekurity dan kembali ke rumah sakit...
Tak ada suara antara aku dan Mang Akuy..
Hening...
Aku pun hanya memandang keluar jendela..
Tak ada yang kupikirkan... hanya ingin melihat kota dimalam hari saja...
Kota dimalam hari penuh dengan cahaya...
__ADS_1
Semoga Cahaya itu juga ikut menyinariku...
Dan membawa cahaya di Rumah sakit buat semua pasien...