
Hari demi hari terus berlalu...
Tugas paling berat di rumah sakit ini hanyalah menjadi asisten dokter bedah...
Aku suka membelah tubuh manusia...karena memang keinginanku nantinya adalah menjadi dokter spesialis bedah..khususnya bedah forensik ðŸ¤
hanya saja untuk langsung membantu dokter forensik sangatlah sulit...
karenanya aku lebih memilih untuk membantu dokter bedah terlebih dahulu...
ketika dokter spesialis bedah mencari dokter magang untuk menjadi asistennya... aku tanpa pikir panjang langsung menyetujuinya...
Dan sekarang......
Dokter Ryan... umurnya sudah diatas empat puluh tahun... tapi penampilannya masih keren dan tampan.. perawakannya tinggi besar.. tidak pernah tersenyum manis... hanya mengangguk bila disapa atau berpapasan dengan seseorang...
bukan gaya atau sikap dr.Ryan yang kusesali menjadi asistennya... tetapi jadwal operasi dr.ryan yang tidak menentu... aku harus mengatur jadwalku dengan baik antara dinas jaga di UGD dan membantu dr.Ryan di ruang operasi...
Bahkan di tengah malam pun dr.Ryan pernah melakukan operasi usus buntu... dengan alasan kondisi pasien harus segera dioperasi...
walhasil... aku harus menahan mataku untuk tidak tertidur dengan tiga gelas kopi... sedangkan sebelumnya aku sangat tidak menyukai kopi...
Rekan rekan kerja mengejekku...
mengatakan jika dr.Ryan sengaja melakukan operasi dimalam hari karena ingin bersama denganku di Ruang tunggu operasi 🙄
yaaa.... satu hal lagi yang kusesali adalah...
dr.Ryan seorang duda... tepatnya Duren.... duda keren.
beberapa perawat yang selama ini membantu dr.Ryan di instalasi bedah sentral mengatakan bahwa dr.Ryan digugat cerai oleh istrinya dua tahun yang lalu... menurut gosip yang beredar, istrinya memiliki Pria idaman lain... dan memutuskan untuk meninggalkan dr.Ryan....
Dan jadilah dr.Ryan menjadi seperti sekarang ini...
suka marah, tidak pernah tersenyum... bahkan tidak pernah menyapa orang yang tingkatannya dibawah.. terkecuali sesama rekan dokter...
Tapi... perawat perawat itu kembali bergosip...
setelah dua bulan aku menjadi asisten dr.Ryan...
dr.Ryan kembali ceria... kembali suka tersenyum... kembali dengan penampilan stylisnya...
karenanya mereka suka mengejekku...
mengatakan kalo dr.Ryan menyukaiku.. 🙄
__ADS_1
Hmmmmm....
semua itu jauh dari pikiranku...
dr.Ryan juga tidak pernah memperlakukanku secara khusus... hanya saja dia suka mengajariku banyak hal.. memberikanku kuliah praktek langsung..
sering kali membiarkanku yang melakukan operasi dibawah arahannya...
Setelah keluar dari ruang operasi semua kembali normal... tidak ada pertemuan diluar ruang operasi..
tidak ada makan malam bersama... tidak ada telpon atau chating yang berlebihan...
semua normal adanya...
karenanya aku menganggap rumor itu terlalu berlebihan...
Dan satu hal yang harus ditegaskan lagi...
aku tidak akan menikah dengan seorang duda..
Ingat Ega... jangan takabur...
semua Allah yang menentukan...
Dan hari ini, hal mengejutkan itu memang terjadi...
"kamu tinggal di asrama kesehatan?"
dr.Ryan memulai pembicaraan sambil menulis beberapa kata dilaporan kesehatan pasien...
Sebenarnya aku pun ingin langsung pergi setelah operasi... tapi tugasku memang menunggu laporan itu, kemudian diberikan pada perawat yang bertugas... dokter yang berada di ruang tunggu operasi tidak akan diganggu para perawat...
karena kemungkinan para dokter berdiskusi didalamnya mengenai penyakit pasien...
didalam ruangan inilah sering terjadi perselingkuhan para dokter dan perawat 🙄 dengan alasan berdiskusi tadi...
"Iya dok..."
aku menjawab dengan singkat...
"mau temanin saya hari minggu?"
Aku melongo sesaat... tidak bertanya kemana... akupun langsung menolak...
"Maaf dok...saya jaga di UGD"
__ADS_1
dan memang benar, aku berjaga di UGD pada hari itu..
"Saya bisa atur..." ucapnya kembali seperti memaksa.
"Maaf dok.. saya tidak bisa..."
aku kembali menolak... dr.Ryan memandangku...
"kenapa?" tanyanya kemudian
"Saya sudah bertunangan"
kata kata itu tiba tiba saja terlintas dipikiranku dan terucap keluar bibir...
dr.Ryan menyerahkan laporannya padaku...
kemudian keluar ruangan tanpa suara...
aku tersenyum... berhasil...
dr.Ryan tidak akan mencoba untuk mengajakku lagi..
serius, walaupun semua perawat bilang dr.Ryan itu tampan, dan memukau banyak wanita... tapi aku sedikit pun tidak memiliki perasaan padanya...
tidak ada getaran aneh setiap dekat dengannya...
Aku menghormatinya sebagai dokter senior..sebagai guru...
dan rumor itu pun kembali beredar... entah dari mana sumbernya... mereka mengetahui penolakanku terhadap dr.Ryan..
Mereka memperingatiku... bahwa dr. Ryan akan membalasnya suatu saat nanti..
Gak gentlemen dong...
masa ditolak langsung sakit hati..
seharusnya intropeksi diri..
kenapa ditolak...
kenapa waktu itu ditinggalkan istrinya pergi...
huh... jadi laki laki payah gitu yaa... 😄😄
okey guys.. jangan lupa vote, like dan komennya yaa..
__ADS_1
doakan author selalu sehat.. biar bisa UP terus...
Love u 😘😘😘