
Resepsi selesai pukul tiga siang... pukul empat baru kami bisa meluruskan kaki 🙈
Tapi malam ini Mandala akan menjamu teman teman angkatannya sebelum besok kembali ke tempat tugas masing masing...
Aku sudah memesan satu tempat di kota ini buat mereka kumpul..
Acara di tentukan setelah sholat Isya...
Kulihat Mandala tertidur...
Aku merapikan pakaian yang ada di koper Mandala...
Menyusunnya di dalam lemari...
Seseorang mengetok pintu kamarku...
"Mbak.. ada yang cari suaminya mbak dibawah.."
bibi asisten rumah tangga memberitahuku.
Suami????? oh iyaa.. kami kan sudah menikah hehe
"Siapa?"
"Namanya Melky..."
"oohhh... sebentar saya turun"
Aku turun menemui Melky...
"Kakak ipar..." Melky berdiri ketika melihatku..
"Abangmu tidur... ada perlu apa?"
"Abang memintaku untuk membeli ini.."
Melky memberikanku sebuah tas...
"Baik, nanti akan aku berikan padanya..."
"Terima kasih kakak ipar..."
"Sama sama..."
Aku mengantar Melky sampai kedepan pintu...
Naik kembali kekamarku dan kembali bersih bersih...
Ketika Mandala bangun.. melihat tas yang kuletakkan disamping tempat tidurnya...
"Apa ini?"
"Melky yang antar.. katanya kamu yang suruh.."
"Ga ada..." Mandala mengerutkan keningnya... kemudian membuka tas, mengeluarkan bungkusan didalamnya dan membukanya...
"Ambilkan hape ku yang"
Aku memberikan handphone kepada Mandala dan melihat bungkusan yang dibuka mandala tadi...
"Abang..." suara Melky terdengar di ujung telepon...
"Apa yang kamu kirim ini?"
"Hehehehhehe... abang sudah terima... buat persiapan nanti malam"
Mandala menatapku dan aku melotot padanya...
"Kamu kira, abangmu sudah gak sanggup jadi harus meminum obat kuat ini??"
"Yaaa siapa tau" terdengar suara Melky tertawa..
"Ambil kembali bungkusan ini... kalo tidak, abang tidak tanggung jawab dengan kemarahan kakak iparmu"
"Baaaannggg... itu hanya lucu lucuan saja... aku cuman bercanda... abang simpan saja... siapa tau suatu saat berguna... aku takut ketemu kakak ipar..."
"Aku akan berikan besok ketika ketemu kamu.. mengenai kakak iparmu.. kamu hadapi sendiri... aku tidak ikut campur.."
__ADS_1
"Abaaangggg" terdengar suara Melky memohon..
Mandala kemudian mematikan panggilan...
"coba lihat" aku mengambil bungkusan di tangan mandala...
"Mau dicoba?" Mandala mengedipkan mata kepadaku..
"Tidak percaya diri jadi harus meminum obat kuat?"
Mandala tersenyum.. berdiri dan membelai rambutku.
"Kita buktikan nanti..."
Mandala masuk ke kamar mandi sambil tersenyum..
"Melkyyyyy.... tunggu kamu"
---------------------
Menjamu teman teman akademinya Mandala...
Sebenarnya kakiku pegal dan aku sangat mengantuk.
Tapi aku harus menemani Mandala...
Sebagai tuan rumah yang baik, aku mengobrol bersama istri istri tentara ini....
lagi pula aku harus mencari teman dan mencari informasi untuk nantinya bisa mudah masuk dan bergabung di dharma wanita.
Mandala meminta ijin pada teman temannya untuk pulang lebih dulu... karena memang kulihat pun Mandala juga lelah...
Dan Mandala berjanji untuk mengantar mereka semua besok di Bandara....
Lagi pula sudah pukul sebelas malam...
Apa mereka juga tidak mengantuk ???
Kami di goda ketika minta ijin pulang....
Tapi Mandala tidak perduli dan hanya tersenyum..
Masalah pembayaran, asisten bapak sudah mengaturnya....
"Ngantuk?" Mandala membelai kepalaku yang tertutup hijab ketika kami sudah di dalam mobil...
"Bukan cuma ngantuk, kaki dan badan sakit semua"
"Besok panggil tukang pijit ..kalo tidak kita pergi saja ke pijit yang ada di Mall mall itu... ataaauuuu..."
"atau apa? klo bicara tu jangan suka gantung"
"Atau mau aku yang pijitkan?"
Mandala bermaksud menggodaku... tapi aku benar benar mengantuk...
"emmmm"
Aku tidak menanggapi kata kata Mandala... tapi terus memejamkan mataku...
Mandala kembali membelai kepalaku...
Dan kemudian,
keesokan harinya aku sudah berada di atas tempat tidurku didalam pelukan Mandala...
tertidur pulaskah aku atau pingsan??
sampai sampai aku tidak menyadari bahwa diriku sudah di gendong dari mobil menuju tempat tidurku..
"Sudah subuh?" aku memandangi Mandala yang entah memandangiku sejak kapan...
"kamu minum obat tidur atau obat bius"
"eh?"
"Aku gendong dari mobil,kubuka bajumu satu persatu.. akuuuuuu"
__ADS_1
"AKU APA??"
aku kemudian melihat kepakaianku... dan Mandala tertawa...
"Ayo sholat subuh dulu... tenang, aku tidak akan melakukan apa pun tanpa seijinmu... oia, lusa kita pulang.. beritahu orang tuamu hari ini.."
Dan Hari ini kami pun kembali sibuk...
Mengantar teman teman Mandala di Bandara...
Mengantar Keluarga Mandala yang kembali ke Sumbawa...
Membeli beberapa makanan khas kotaku untuk oleh oleh...
Jika Kaki ini buatan jepang.. aku yakin baut dan mornya akan terlepas semua...
Di Sore hari, baru aku bisa menikmati pijitan tangannya mbok jum... tukang urut langganan keluarga kami...
Dulu, kalo aku di pijit mbo jum dikamarku...
Aku hanya mengenakan hot pants pendek... tapi sekarang ada Mandala...
Walaupun dia suamiku... tapi aku tetap malu memperlihatkan bagian bagian tubuhku yang selama ini sudah kututup rapat...
Walaupun aku sudah mengenakan sarung panjang... tapi aku merasa mandala terus memandangiku 🙈
"Tukang pijit yang cowok ada mbok?"
"Bapak kan juga biasa sama mbok, neng.."
"Suami saya gak suka di pegang wanita yang lain muhrimnya"
"Mbok sudah tua.. anggap saja mbok ini ibunya"
Mbok Jum tertawa...
"Kapteeennn... mau di pijit sama mbok Jum?" Aku bertanya pada Mandala..
"Tidak usah, terima kasih mbok jum"
Entah apa yang dikerjakan Mandala di atas tempat tidur dengan laptopnya...
"Saya nanti di pijit istri saya saja.."
kata kata Mandala membuat wajahku seketika menjadi hangat..
Ega.. ega... cuman dengan kata kata saja kamu sudah menjadi sangat malu...
Bagaimana nanti jika malam pengantinmu terjadi...
Aku menutup wajahku dengan kedua tanganku...
Malam Pengantin??
Kenapa Mandala tidak pernah membahas tentang itu?
Aku sering mendengar dari teman temanku... kalo suami suami mereka... tidak perduli apa pun, akan tetap melakukannya di malam pertama...
Tapi mandala tidak...
Disaat tidur memelukku.. aku tau ada perubahan di beberapa bagian tubuh Mandala... Tapi Mandala tetap tidur dengan tenang...
Apa Mandala memiliki kelainan seksual??"
Hmmmm... mungkin aku harus mengujinya malam ini.. aku kembali menutup wajahku... memikirkannya saja wajahku sudah menghangat...
Akhirnya aku berusaha rilek dan tidak memikirkannya
Tertidur di dalam pijitan lembut mbok Jum..
-------------
Vote dong biar rankingnya naik...
tambahan dari dr.Ega dan Kapten Mandala...
"Tetap stay di rumah untuk menghindari penyebaran virus Covid-19 semakin meluas... sayangi keluarga dan diri kita sendiri"
__ADS_1
Jangan lupa selama Stay di rumah... tetap baca kelanjutan kisah kami...
LOVE YOU 😘😘😘