Jodohku

Jodohku
I LOVE IT...


__ADS_3

Masih pukul enam pagi ketika handphoneku berdering...


"Haloooo...." Sahutku dengan malas


"Masih tidur?"


"hmmmmm... "


"Temanin sarapan..."


"Sarapan hotel kan lebih enak..."


"Mau cari makanan khas dikota ini..."


"Masih ngantuk..."


"Yaaannngggg.... mau aku kesana untuk membangunkanmu??"


"satu jam lagi yaa..."


"jangan tidur lagi.....bangun terus mandi.."


"hoaammm... ganggu aja.. enaknya tidur..."


"Yaaaannggg...."


"Iyaa... iyaaa... Wait.. matikan telponnya..."


"setengah jam lagi ku telpon.."


"iyaaa.."


Aku bangun dengan malas.. menuju kamar mandi...


Setengah jam kemudian.. handphoneku kembali berdering...


"kalo telpon terus.. gak jadi otw nih.."


"okey.. hati hati dijalan..."


Setelah sampai di hotel... aku menelpon Mandala.. menanyakan nomor kamarnya...


Aku tidak berpikir macam macam..


Kupikir pasti akan banyak orang dikamar itu.. bukan hanya Mandala sendiri..


Didepan pintu kamar...


Aku memencet bel...


Mandala membuka pintu...


Belum sempat aku berkata apa apa.. Mandala menarikku masuk kedalam...


memelukku dengan erat...


"Tadi malam gak bisa meluk, akhirnya bisa meluk juga.."


"Katanya mo sarapan... Ayoo.. aku juga lapar.."


"Aku belum memberimu hadiah..."


"Aku tidak perlu hadiah, aku perlu makan sekarang.."


"Tidak.. aku ingin memberimu hadiah..."


Mandala melepaskanku... mengambil sesuatu dari dalam tasnya...


Aku hanya diam berdiri di depan pintu...


"Aku membeli jam ini sepasang... buat kamu satu.. dan aku satu.."


"Aku pikir satunya buat wanita lain.."


"Sudah ku bilang tidak ada wanita lain..."


Mandala memasangkan jam tangan di tanganku..


kebetulan karena terburu buru aku tidak memakai jam tangan...


"Kenapa bisa langsung pas?"


"Karena aku tau ukuran tangan istriku..."


"Calooonnn...."


"Istriiii...."


"Belum sah..."


"Mau kusah kan sekarang?"


Wajah Mandala semakin dekat dengan wajahku...


Aku mendorongnya... cepat cepat membuka pintu...


"Ayoo.. aku lapar.."


Mandala tersenyum... mengambil tas kecilnya kemudian melangkah keluar...


"Dimana yang lain?"


"Sudah dibawah..."


"Dibawah..????"


"Iyaa sarapan di restoran bawah.."


"Kapteeeeennnn"


Aku sedikit menghentakkan kakiku...


"Kalo tidak seperti itu, kamu tidak akan datang..."


Mandala meraih pundakku... mencubit ujung hidungku...

__ADS_1


dia tidak membiarkan aku berjalan dengan sendiri...


klo tidak meraih pundakku... dia akan menggenggam tanganku... dia ingin menunjukan pada semua orang kalo aku adalah miliknya 🙈


Di restoran...


Bertemu dengan seluruh keluarga yang tadi malam pun datang...


Aku memeluk Mama, Ina dan kakak Dali...


"Kapan kamu datang Ga..."


dr.Farid menanyaiku...


"Dia tidur di atas.."


Mandala asal bicara... Aku melotot padanya...


"Hahahahha, bagaimana mungkin dia tidur diatas, sedangkan kita tidur bersama... tenang Ga, aku tau dia hanya mau mengganggumu..."


dr.Farid berkata sambil tertawa kecil...


"Mandala menipu saya Ma... dia bilang Mama mau sarapan di luar.. mau makan makanan khas kota ini.. Dia membangunkan saya di pagi buta.."


"Tidak usah mengadu pada Mama... tetap aku anak kesayangan Mama..."


"Mama... Dala..." Aku memeluk mama dari belakang


sambil memandang Mandala dengan senyum licik..


"Dala jangan ganggu menantuku..." Mama pura pura memarahi Mandala..


"Mom, this is not fair... aku yang anakmu..." Mandala pura pura sedih...


"Dia menantuku.. tidak ada dia anakku tidak bahagia.." Mama balik memelukku...


Aku memandang Mandala sambil menjulurkan lidahku... Mandala hanya mengangkat tangan dan bahunya.. tanda kalo dia menyerah...


"Siap siap untuk menyerahkan singgasana anak kesayangan"


dr.Farid menepuk pundak Mandala...


Semua tertawa...


Ternyata keluarga Papah pun menginap di hotel ini... dan kejadian penuh bahagia tadi di saksikan langsung oleh Yuri...


Aku tidak menyadarinya...


Sampai kemudian Yuri muncul di depanku dengan pandangan yang aneh...


"Yuriii..."


Yuri langsung berbalik dan pergi...


Aku memberi kode pada Mandala untuk mengikuti Yuri.. Mandala mengangguk...


"Yuri tunggu..."


Aku menarik tangan Yuri... kami bertemu di lorong depan toilet..


"Teteh sudah melupakan Aa..."


"Yuri... kenapa kamu berbicara seperti itu...


Aa punya tempat sendiri di hati Teteh... Dia punya tempat yang spesial... Tapi teteh harus melanjutkan hidup teteh... selama tiga tahun, pernahkah teteh memikirkan laki laki lain?


Yurii... kamu selalu mendukung teteh untuk bisa move on dan mencari pengganti Aa.. tapi teteh sedih hari ini.. ternyata kamu tidak mendukung teteh lagi.."


Yuri memelukku...


"Maafkan yuri teh... Yuri ingat Aa... seharusnya Aa yang bersenda gurau tadi dengan teteh.."


"Teteh mengerti.. Awalnya pun sulit untuk teteh.. tapi jika teteh terus melihat kebelakang.. teteh akan jatuh nantinya ketika melangkah kedepan..."


Yuri semakin terisak di pelukanku..


"Yuri belum mengenal Mandala.. Dia baik.. dia suka bercanda.. dia penyayang.. cuman dengan dia teteh bisa membuka hati teteh.."


" Maafkan Yuri teh..."


"Teteh mengerti.."


"Yuri naik dulu teh.. siang ini kami pulang"


"Baik, sehabis sarapan teteh akan naik menemui papah dan mamah.."


Yuri kembali memelukku kemudian berbalik menuju lift... dan aku pun berbalik menuju Restoran...


begitu keluar dari lorong toilet ada seseorang yang memelukku dari belakang...


Aku terkejut... berusaha untuk berontak.. tapi pelukan itu semakin erat.. aku mengenal aroma tubuhnya...


"Kapteeeennnn lepaskan..."


"Apa betul aku ini baik...apa betul aku ini penyayang?"


Mandala berbisik di telingaku...


"Jangan suka menguping pembicaraan orang.. akibatnya jangan Geer dan Narsis sendiri..."


Aku berusaha melepaskan pelukannya...


"Sayang aku tidak mendengar kamu mengatakan kalo aku ini Tampan.."


"Lepaskan... Aku lapar.."


Mandala melepaskan pelukannya... tapi tetap memegang bahuku...


"Ayo aku lapar..."


Aku melepaskan pegangannya di bahuku...


Tapi sebagai gantinya, Mandala memegang tanganku 🙈


Kapteeennn.... kalo begini terus.. aku akan lari jauh darimu...

__ADS_1


---------------------xxxxxxxx--------------------


Semua sudah kembali...


Dan aku kembali LDR an dengan Mandala...


Minggu ini pernikahan Ayu...


Aku sibuk membantu Ayu...


Bahkan terkadang aku menginap di rumah Ayu... karena sebentar lagi Ayu akan memiliki suami, tentunya kami tidak akan bisa lagi tidur bersama...


Jadi kami gunakan kesempatan ini sebaik mungkin..


Beberapa kali Mandala menelponku ketika aku dirumah Ayu...


Aku sudah menceritakan pada Ayu tentang Mandala.. bahkan Ayu pun hadir di acara lamaranku...


Begitu pula dengan Mandala... dia mengetahui aku mempunyai dua orang sahabat masa kecil...


Ayu meminta Mandala untuk hadir di pernikahannya.. Mandala berkata bahwa dia tidak bisa berjanji...


Takut kalo dia mendapatkan tugas yang mendadak...


Tapi jika tidak ada tugas, dia akan berusaha untuk datang...


Dan satu hari sebelum pernikahan Ayu... ketika semua sedang sibuk... muncul lah sosok yang menggemparkan dunia perkomplekan...


Mandala memakai pakaian sipil.. tapi tetap saja menggemparkan... bagaimana jika Mandala memakai baju penerbang TNI AU nya 🙈


"Kok bisa tau kesini?"


Aku menariknya masuk sebelum banyak ibu ibu yang pingsan...


"Diantarkan supir Bapak tadi..."


"Ayo ketemu Ayu dulu.. sehabis itu kita pulang.."


Kami bertemu Ayu... Ayu senang Mandala bisa hadir..


Berbincang bincang dengan Ayu sebentar, kemudian aku pamitan pada Ayu...


"Kenapa gak telpon?"


Kami menggunakan motor yang tadi kubawa ke rumah Ayu untuk kembali lagi ke rumah....


"Maunya bikin suprise..."


"Tapi bikin heboh kampung..."


"Bukan salahku kan kalo aku cakep.."


"Geer..."


"Tadi waktu datang, Bapak dan Ibu ada di rumah?"


"Gak.. katanya bibi yang di rumah lagi keluar.. ada acara di Dinas mana gitu.."


Aku menyiapkan kamar tamu buat Mandala...


"Tidur sendirian disini?"


"Ntar kusuruh Pak amat menemani..."


"Siapa??"


"Tukang kebon..."


"Ditemanin kamu boleh?"


"Belum SAH..."


"Ku sah in bareng Ayu besok Mau??"


"Gak malu nebeng nikah di acara orang?"


"Kelamaan Yang tiga bulan tu..."


"Dua bulan setengah lagi.... Kamu pikir semua bisa di sulap apa... gaun, makanan, souvenir, undangan..."


"Okeeeeyy.... Aku menyerah.."


"Kamu bisa istirahat sekarang... sehabis subuh kita kerumah Ayu... Aku sudah berjanji untuk menemaninya ketika di rias..."


"Okey..."


ketika keluar dan melewati Mandala.. aku menyempatkan diri untuk menggodanya...


mendekatinya kemudian mencium pipinya dengan cepat dan dengan cepat pula aku melarikan diri... sebelum Mandala Sadar dan melakukan sesuatu padaku...


"Yaaannnggg...."


Mandala berusaha mengejarku... tapi aku dengan cepat masuk kedalam kamarku dan langsung menguncinya...


Aku tersenyum kecil... mengambil handphoneku...


menunggu Chat dari Mandala...


Dan benar, tak lama kemudian Chat dari Mandala masuk...


" I LOVE IT...TUNGGU BALASAN DARIKU.."


Chat Balasanku..


"Selamat Malam... selamat tidur..."


Aku pun meletakkan handphoneku.. berusaha untuk tidak merespon lagi chat chat yang masuk..


Memejamkan Mataku dan berharap esok hari cerah untuk kebahagiaan sahabatku...


------------------


Jangan lupa like, vote dan komennya ya


LOVE YOU 😘😘

__ADS_1


__ADS_2