Jodohku

Jodohku
Bab 30


__ADS_3

Walaupun viona berusaha untuk tidak memikir kan laki laki pujaan di hati nya itu tetapi tetap saja mengingat wajah tampan milik alwan dia sangat terbayang bayang dengan wajah suami nya itu. Dia tidak bisa melepas dalam ingatan nya sama sekali.


Kemudian viona membuka ponsel nya dan membuka galeri di ponsel nya untuk melihat foto alwan. Viona hanya bisa melaku kan itu untuk mengurangi rasa rindu nya pada suami nya itu.


Viona menyentuh wajah alwan yang berada dalam foto ponsel nya. Tapi saat dia sedang melihat foto alwan raisa tiba tiba memanggil nya dan masuk ke dalam kamar viona.


" kak ayo makan malam, kata bibi makanan nya sudah siap .."ajak raisa pada viona.


Viona melihat ke arah jam dan memang sudah waktu nya untuk makan malam. Akhir nya viona dan Raisa turun ke bawah menuju ruang makan untuk makan malam sampai di sana mereka langsung memulai makan malam nya . Viona selesai makan malam dia kembali ke kamar nya sedang kan raisa akan tidur di kamar nya mala. Ini bersama dara.


Viona duduk di atas ranjang nya dan berkata.


" kamu lagi di mana mas...terus lagi apa dan sama...siapa...?


" apa kamu tidak merindu kan ku sama sekali  , atau aku memang tidak penting dalam hati mu...?


" aku sangat merindu kan mu mas. Aku tersiksa dengan menahan rindu ini...kamu tau gak sih..? " viona berkata sendiri di dalam kamar nya hingga tidak menyadari kalau air mata nya sudah mengalir di pipi nya.


Kemudian ponsel viona tiba tiba berdering dan di lihat nya panggilan vidio dati alwan.


Viona segera menghapus air mata nya dengan telapak tangan nya kemudian mengangkat panggilan vidio dari alwan. Viona menatap ponsel nya dan dilihat lah di sana terdapat laki laki yang sangat dia rindu kan sedang menatap ke arah nya sambil bersandar di sofa di dalam ruangan nya.


" viona kamu habis menangis ya...kamu kenapa nangis " tanya alwan di seberang telepon nya


Viona tidak menjawab perkataan Alwan dia terus melihat ke arah alwan dengan mata yang sudah berkaca kaca. Viona menyeka mata nya agar tidak menangis  dan tidak tumpah membasahi pipi nya yang mulus dan putih..


"Kamu ini kenapa sih vi.....kamu itu kak menangis....." tanya alwan sambil menautkan alis nya dengan tangan nya.

__ADS_1


Viona belum juga menjawab karena air mata nya malah tumpah membasahi pipi nya.


"Kamu ini kenapa malah nangis...cepat ayo jawab  mas, ayo ngomong vi , aku akan mematikan panggilan nya jika kau tidak mau bicara "ancam alwan pada viona.


Alwan yang sifat nya dingin dia malah tidak mencoba merayu istri nya dia malah akan menutup sambungan telfon nya.


" mas ini kenapa, mas tidak mencoba merayu ku tapi mas malah ingin menutup telepon nya  , cepat mati kan saja , tapi jangan harap setelah mas pulang ke ru.ah bisa melihat mu fi rumah ini lagi " ucap viona mengancam balik alwan. Dan membuat alwan .enjadi kikuk sendiri...


Alwan melihat wajah istri nya yang sedang .menangis dan suka ngambek dan cemburuan itu.


" mas ini tau gak sih aku ini sangat merindu kan mu , siang malam aku selalu memikirkan mu , mas lagi apa di sana...sama siapa ... tapi mas aja bah kan tidak membalas pesan ku dan bah kan tidak membalas nya ....


" semua itu sangat mengganggu pikiran ku ..hiks...hiks...hiks...


Viona mengucap kan unek unek di dalam hati nya sambil nangis sesegukan.


Viona masih saja tetap menangis...hiks...hiks...hiks...


"Sudah dong vi jangan menangis lagi, mas itu lagi capek mas ini menelfon kamu tidak ingin melihat kamu menangis , mas ingin menghibur diri mas dengan melihat kamu, jika kamu terus menangis kamu membuat mas tambah pusing.....


" kamu harus ngerti dong vi, suami kamu ini pemilik perusahaan yang besar besar, mas mempunyai tanggung jawab untuk itu, pekerjaan mas sangat berat dan melelahkan, mas juga ingin hanya duduk bersantai di rumah, tapi itu tidak mungkin aku anak laki laki satu satu nya di keluarga kusuma , tidak ada yang mengganti kan ku , mana mungkin raisa yang akan mengganti kan ku sedang kan dia saja masih kecil, dan lagi aku sudah mempunyai seorang istri yaitu kamu jadi aku harus menafkahi lahir batin, aku sudah menerima kamu dari orang tua kamu jadi


Akhir nya viona berhenti menangis dan menghapus air mata nya dan menatap alwan di layar ponsel nya...


" nah gitu dong, jangan nangis lagi.."ucap alwan.


" kamu sudah makan belum vi...." tanya alwan

__ADS_1


" sudah mas tadi sama raisa " jawab viona


" bagus lah kalau kamu sudah makan, jangan sampai lupa untuk makan , nanti kamu sakit " ucap alwan


"Raisa sudah tidur.." tanya alwan


"Sudah mas tadi selesai makan malam langsung tidur raisa" jawab viona


" sebentar mas aku mau ke kamar mandi aku kebelet"ucap viona lalu meletakkan ponsel nya di atas ranjang setelah alwan mengangguk kan kepala nya. Viona langsung berlari menuju kamar mandi karena sudah tidak kuat menahan hajat nya.


Viona kembali dari kamar mandi , Alwan yang melihat viona sedang menuju ke arah ranjang nya dari ponsel nya.


Alwan terpana dengan penampilan viona,  alwan menelan ludah nya kasar di tenggorokan.


Dia melihat penampilan viona yang hanya memakai tentop ketat dan celana pendek ketat di atas pangkal paha nya dan terlihat lah paha mulus viona dan belahan dada nya..


juniar alwan mulai bereaksi , junior nya menegang  melihat penampilan viona, alwan berusaha mengontrol diri nya.


Saat viona sedang menatap alwan , tiba tiba doni datang mengganggu nya ,dia mengetuk ngetuk pintu kamar alwan di sana..


Tok...tok...tok...


" siapa..."teriak alwan dari dalam kamar nya.


" wan, ayo turun , ayah nya Riska mengajak kita untuk turun ke bawah.


Viona yang mendengar nama riska, jantung nya hampir berhenti berdetak.

__ADS_1


" duluan saja, nanti aku akan menyusul ke lantai bawah..."jawab alwan tanpa membukakan pintu untuk  doni , dia tadi berbicara di dalam kamar tanpa membuka pintu.


__ADS_2