
Wajahku sudah selesai di make over...
Aku hanya bisa melihat wajahku melalui layar kamera handphone...
Ibu melarangku untuk bercermin...
Seluruh cermin di tutup..
untunglah masih ada kamera handphone...
Kata ibu nanti cahaya dan kecantikanku akan diambil oleh cermin... Apa coba??🙈🙈
Aku menunggu di kamar yang sudah di dekor menjadi kamar pengantin...
Membayangkan bahwa aku dan Mandala akan tidur di kamar ini sudah membuat wajahku menjadi merah..
Oh iyaa, apa yang dilakukan pak Kapten sekarang ini... apakah dia juga di make up seperti diriku hahahha
Aku membuka handphone...
mulai mengetik chat untuknya..
"Kapten...."
Mandala memanggilku ayang.. tapi aku memanggilnya dengan kapten...
Mandala tau jika aku memanggilnya Kapten... itu sama saja dengan panggilan sayangnya kepadaku hahahha...
"Kenapa sayang... tadi malam bisa tidur?"
"Tidur bertiga bapak dan ibu hehehehe... seperti waktu masih kecil.."
"Masih bermimpi..."
"Tidak, tidur nyenyak di peluk ibu.."
"Nanti malam aku akan memelukku.. tidurmu akan lebih nyenyak lagi.."
"Jangan menggodaku pagi pagi begini.. wajahku menjadi kepiting rebus.."
"Aku serius, siapa yang menggodamu... Aku memang akan memelukmu mulai malam ini sampai maut memisahkan kita..."
Wajahku tambah memerah..
Aku berusaha mengalihkan pembicaraan..
"Kapteeenn... apa kamu gugup?"
"Tidak.. bagiku biasa saja.."
"Apa kamu sudah biasa ijab kabul dengan wanita lain?"
Tidak lama kemudian telepon masuk dari Mandala..
"Apa?? mau pembelaan apa?"
kudengar Mandala tertawa...
"Melky yang membalas chatmu..."
"MELKY... TUNGGU PEMBALASANKU..."
suaraku naik menjadi dua oktaf...
"Tapi kata katanya dari abang... aku cuma mengetiknya saja..."
kudengar melky membela diri...
Tawa Mandala kembali terdengar...
"Yaangg, kami sudah mau jalan..."
"Iyaa, hati hati di jalan..."
"Tunggu kehadiran suamimu yaa istriku yang cantik"
"Lebay...matikan teleponnya"
Mandala memutuskan pembicaraan sambil tertawa...
Dan setelah menunggu lima belas menit...
Rombongan Mandala pun datang...
dikamar ini di sediakan televisi yang tersambung pada layar diluar...
Aku bisa melihat seluruh prosesi pernikahan diluar..
Mandala turun dari mobil penganten...
Menggunakan pakaian adat sumbawa yang sudah di modifikasi... menggunakan peci khas sumbawa juga..
Mandala terlihat sangat mengagumkan...
seperti seorang Raja...
dr.Farid yang berdiri disamping Mandala pun menggunakan pakaian yang hampir sama...
__ADS_1
Mandala menghormati keluarga besar ayahnya, karena itu memutuskan untuk memakai pakaian adat sumbawa di acara akad nikah..
Aku tersenyum bangga melihat yang hadir kagum pada Mandala...
eits.. Mandala milikku hari ini... jangan macam macam kalian... Cemburu Ega??
🙈😘
Ibu menyambut Mandala...
Mengalungkan rangkaian bunga melati di leher Mandala...
Kemudian semua berjalan masuk...
Keluarga Mandala membawa barang barang untukku.. barang barang itu pun di serahkan kepada keluargaku... dan dibawa masuk kedalam kamar ini..
Aku melihat sekilas barang barang yang dibawa Mandala...
Ada Tas keluaran terbaru yang kumau 🙈
Ada Parfum yang kusuka..
Dari mana Mandala tau semua ini??
Apa Mandala bisa membaca isi hatiku...
Selain tas tas itu ada juga sebuah koper...
menurut para pengantar barang.. koper itu adalah milik Mandala...
Yaa.. bukankah nanti malam mandala akan tidur di sini...
Aku mulai fokus pada layar televisi karena ijab kabul akan segera di mulai...
Tanganku saling terkait... aku sangat gugup.. apalagi aku teringat akan mimpiku waktu itu...
Kulihat Mandala duduk dengan tenang..
Sikap seorang tentara sangat terlihat...
Aku yang berulang kali menarik nafasku...
Sampai sampai Ayu dan Ari yang menemaniku juga ikutan stress melihatku...
"Ega,, yang mengucapkan ijab tu mandala... kenapa kamu yang tegang... kami ikut stress karenamu"
Ari yang memang cuek dan suka asal bicara mulai protes padaku...
Aku cemberut pada dua sahabatku...
Dan kembali melihat layar televisi...
Mandala terlihat santai menyebutkan namaku dan mas kawin yang di berikannya...
ketika kedua orang saksi menyebutkan SAH dan para undangan yang hadir mengucapkan BARAKALLAH... baru kemudian aku lega...
kaitan di kedua tanganku terlepas.. dan aku memeluk kedua sahabatku...
Mandala pun kulihat menarik nafas lega sambil tersenyum...
"Sekarang giliran kita..." Ari dan Ayu ber tos ria...
"Hei, apa yang kalian lakukan.."
"Tunggu dan liat saja..."
Ari memerintahkanku untuk duduk dan diam
Setelah ijab, MC meminta Mandala untuk menjemputku di kamar... Tapi di depan pintu, kedua sahabatku menghadangnya... akhirnya aku tau apa maksud dari tos kedua sahabatku itu 😄😄
"Mau masuk?" Ari bertanya pada Mandala...
"Aku akan menjemput istriku untuk keluar.." Mandala memohon pada kedua sahabatku..
"Tidak semudah itu... Ega sahabat kami, kami tidak akan memberikannya dengan mudah kepadamu.."
Mandala tersenyum... aku di dalam pun tersenyum..
"Apa mau kalian?"
"Kami harus yakin denganmu... lakukan apa pun untuk meyakinkan kami.."
"Kalian ingin uang?"
"Uangmu tidak bisa membeli persahabatan kami.."
Mandala terdiam...
"Baiklah... aku akan bernyanyi..."
Ayu dan Ari bertepuk tangan bahagia... dan aku pun terkejut... Mandala bernyanyi???
Ari mengambil gitar... membiarkan Mandala memulai aksinya... dan Mandala benar benar bernyanyi...
Mandala bermain gitar dan menyanyikan lagu dari ungu "Dia atau diriku"
Aku lagi lagi terkejut... lagu itu.... tersirat kisah antara aku, Mandala dan Yudhis...
__ADS_1
apakah Mandala mengungkapkan isi hatinya..
Tapi suara Mandala memang benar benar bagus.. tidak kalah dengan penyanyi aslinya...
bahkan Ayu yang lagi hamil itupun menangis...
hmm dasar bumil... cepat sekali tersentuh...
Diakhir lagu.. Mandala berkata pada kedua sahabatku.
"Aku tau.. selama ini Ega mencurahkan seluruh masalah, suka dan dukanya pada kalian.. tapi ijinkan aku untuk mengambil alih tugas kalian itu.. biarkan ega mulai hari ini mencurahkan masalah, suka dan dukanya di pundakku... aku berjanji akan menjaga sahabat kalian dan tidak akan membuatnya mengadu pada kalian tentangku..."
Ayu dan Ari kali ini benar benar mengeluarkan air mata... aku di dalam pun meneteskan air mata
"Boleh aku masuk menjemput istriku??"
Ayu dan Ari memberi jalan pada Mandala untuk masuk..
Aku berdiri menyambut kedatangan Mandala...
Mencium tangan Mandala.. dan Mandala mencium keningku...
"Kenapa menangis?" Mandala menghapus sisa sisa air mataku..
"Suaranya jelek.. bikin air mata keluar.."
Mandala tertawa kecil kemudian memelukku..
"Hei cukup... adegan ini disaksikan banyak orang...Ayo cepat keluar... prosesi ijab belum selesai.."
Suara ari kembali terdengar...
Aku tersipu.. wajahku sudah menghangat...
Mandala kemudian membiarkanku untuk menggandeng tangannya keluar...
ketika kami keluar, semua orang bertepuk tangan...
Mandala menyelesaikan prosesi ijab... sampai kami berdua mendapatkan buku nikah...
Prosesi akad nikah akhirnya selesai... kami harus menebar senyum menghadapi kamera dan menerima ucapan selamat dari yang datang...
Panitia meminta kami untuk berganti pakaian.. karena sehabis zuhur prosesi adat akan dimulai...
ini adalah prosesi adat dari leluhur Bapak...
"Boleh baju saya dipasangkan oleh seorang laki laki?"
Mandala bertanya pada perias pengantin kami...
"Gak mau dipegang perempuan?"
Perias itu bertanya...
"Tidak... eehh "Mandala menjawab dengan ragu
"Saya sudah berwudhu untuk persiapan sholat zuhur.. saya tidak mau wudhu saya batal.."
Perias itu pun mengangguk dan keluar memanggil seseorang...
Aku tersenyum pada Mandala yang melihatku...
"Kalo istrimu yang menyentuhmu?"
Aku sedikit menggoda Mandala..
"kamu muhrimku, tidak ada masalah bagiku..."
"Kamu cuma tidak ingin di sentuh wanita lain kan?"
"Iya, aku tidak terbiasa... tapi aku memang sudah berwudhu.."
Perias itu kembali masuk...
"Asisten saya semua perempuan.."
"Saya akan memanggil kakak saya saja..." Mandala akhirnya menelpon kakak Dali... dan kakak Dali pun datang membantu Mandala...
"Kenapa kamu tidak menelpon Melky?" Kakak Dali bertanya pada Mandala...
"Disini ada Istri saya, bagaimana mungkin Melky masuk kedalam kamar ini.."
Aku tertekun mendengar ucapan Mandala...
Mandala begitu menjaga diriku...
Begitu menghormatiku.. sampai sampai tidak ingin ada laki laki yang bukan muhrimku datang ke dalam kamar kami...
Beruntungnya aku memiliki Mandala...
Beruntungnya aku dicintai Mandala...
Semoga Mandala akan terus mencintaiku seperti ini..
------------
Jangan lupa votenya yaa biar upnya tambah semangat...
__ADS_1
LOVE YOU 😘😘