Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 1


__ADS_3

Di kediaman keluarga ANDERSON,,ADINDA VARABELIA ANDERSON putri dari JORDI VANDRADI ANDERSON dan ANALIN VARABELIA ANDERSON pengsusaha terkaya no 1 di ASIA.Dinda mempunyai kakak bernama DANI VARANDI ANDERSON dan DENI VARANDI ANDERSON.Yang dulunya keluarga yang sangat harmonis tetapi satu kejadian yang menjadi keluarga yang berantakan dan penuh ketegangan.


10 tahun yang lalu.


"Abang jangan ledek adek kamu tau"ucap mommy.


"iya nih mom bang deni jahat"sambil memeluk mommy.Dia sangat manja!.


"idih princes manja deh"cibir dani.


"yee biarin"mengrucutkan bibirnya


hahahahaha membuat mommy,deni,dan dani tertawa renyah.Sungguh penuh bahagia dan keceriaan.Apalagi mereka sedang menantikan daddy nya yang sedang bekerja di kantor, itulah kebiasaan mereka.


Tak lama kemudian daddynya pun masuk mension megah milik kekuarga Anderson.


"ada apa ini princes sayang"ucap daddy menghampiri anak perempuan kesayangannya,


lalu dia mencium dinda.


"ini dad abang dani dan abang deni ngeledekin dinda anak manja,kan aku ga suka,huh "ngambek dinda mengadu,lagi lagi tingkahnya membuat mereka tertawa seluruh keluarga.


Mungkin banyak yang tidak suka atau jijik dengan sifat dinda yang terlihat manja dan alay,


tapi keluarganya sangat suka dengan sifat itu.


Sifat itulah,yang membuat semua keluarganya bahagia dan penuh keharmonisan.


"ehem ehem"deheman keras itu menghentikan tawa mereka.Wanita paruh baya dan anaknya pun berdiri samping jordi dengan raut wajah yang menyeramkan.


"o iya kenalin ini tante minda dan ini anaknya amel,daddy menemukan dijalan waktu daddy pulang dari kantor,katanya mereka tidak punya tempat tinggal, jadi daddy bawa mereka kesini untuk tinggal disini "ucap daddy jordi,dia memang sangat baik hati dan dermawan.


"Ya ampun sangat kasihan mereka ya udah ga papa biar aku tunjukan kamar buat kalian"ucap mommy kepada minda dan amel.


"hmm iya nyonya"ucap minda.


"ga usah panggil nyonya cukup panggil alin saja ya"balas alin sangat lembut dan kalem, sifat itulah yang membuat anak anaknya semakin sayang kepadanya.


"i iya alin"ucap minda sambil mengikuti alin dan dinda ke atas.Rumah yang megah dan mewah membuat mereka terkagum dan semakin semangat untuk melakukan apa yang ada dipikirannya.


"ini kamarnya kalian "ucap alin masuk ke dalam kamarnya.Wajah yang dingin dan tersenyum miring membuat alin terdiam.Raut wajah yang cerah berubah menjadi tegang.


"Kau masih ingat aku alin?"tanya minda tersenyum miring.Alin pun hanya diam.Kenapa wajah mereka terlihat benci kepadanya, padahal mereka baru saja kenal.

__ADS_1


"Hah?kau lupa?atau kau pura pura lupa?ya sudah aku akan mengenalkan diriku lagi, Ekhem.. kenalin ya aku minda,teman kuliahmu"


ucap minda.


"Minda?"gumam alin.Sepertinya wajah minda dulu,tidak seperti itu,wajahnya berbeda.


"Iya,minda?kau ingat?minda mantan pacar jordi waktu kuliah,awalnya kita sangat saling mencintai,tapi setelah kau kenal dengan jordi!


dengan tega nya kau merebut dia dariku!"geram minda tajam.


Dengan wajah yang dingin,dia mendekat ke arah alin.Jujur,alin terkejut dengan pernyataan dia,dia rasa dia tidak melakukan itu!.Tak hanya itu dia juga takut,melihat pisau tajam yang dibawanya,dan mengarah kepadanya.Apa yang ia akan lakukan kepadanya?.


"ma mau apa kamu,sa saya ngga pernah merebut pacar mu,di dia nya aja yang ingin denganku,lagian kau bukan minda,ka kau berbeda"ucap alin ketakutan.


"Tentu saja berbeda,aku semakin cantik bukan?


aku akan membuat suamimu jatuh kembali kepadaku"ucap minda telat di hadapan alin,


dengan pisau yang ia arahkan ke perutnya.


Tentu saja berbeda,dia sudah melakukan operasi plastik,agar terlihat cantik dan banyak yang mau kepadanya.Karena,dulu dia sangat sakit hati,wajah yang buruk,membuatnya di ejek dan tidak ada yang mau sama dia.Termasuk jordi!.


"Kau jangan macem macem minda!"sarkas alin.


Tiba tiba dinda masuk ke kamar tersebut.


"Mom-"


"MOMMY!!jangan sentuh mommy ku tante hiks hiks"tangis dinda terkejut.Dia bukan anak kecil yang tidak tau apa yang akan minda lakukan.


"Diam!"sarkas minda.


"Dinda kau pergilah,mommy tidak mau kau kenapa napa!"ucap alin dengan tubuh bergetar.


"Tidak mom,dinda akan melepaskan mommy dari dia"ucap dinda.


Jleb


Sayang sekali,sebelum dia menarik minda, minda sudah menancapkan pisaunya di perut alin.Membuat alin terjatuh ke lantai dengan penuh darah melumuri perutnya.


"MOMMY,mommy bangun hiks! tante jahat tante jahat"racau dinda menatap sengit kepada minda.Dia segera mencoba mencabut pisau tersebut.


"heh anak kecil ini bukan tantemu,seenaknya kau memanggil seperti itu ke 'calon nyonya' disini!"ucap minda menekankan kata Calon Nyonya.

__ADS_1


"mommy mommy kenapa dinda??"teriak daddy diikuti bang deni dan dani.Kebetulan pintu kamarnya terbuka,membuat mereka melihat dari depan.


"hiks hiks ta tadi dinda menusuk tante alin karena dia tidak ingin kita disini hiks"ucap amel nangis berbohong.Hanya kebohongan dan kekejian yang mereka lakukan.


"Dinda tidak mungkin seperti itu,dia sangat welcome kepada semua orang"ucap jordi.


"Mas aku juga tidak percaya anak baik sepertinya melakukan ini hiks"ucap minda sedih mendramatis.


"ngga mungkin dinda melakukan ini dad" ucap deni dan dani.


"Tapi kenyataannya seperti itu!"


"Daddy abang percaya padaku,aku tidak melakukan ini!tante itu yang menusuk pisaunya ke perut mommy hiks,percayalah kepadaku"


ucap dinda.


"Kenapa kau berbohong seperti ini dinda"ucap amel,agar mereka percaya kepadanya.


"Aku tidak menyangka kepadamu dinda!"ucap jordi emosi.


"Daddy,bukan dinda yang melakukannya,kita harus mencari tau kebenarannya"ucap deni.


"Tidak,ini sudah menjadi keputusan daddy!daddy mau kamu keluar dari rumah sayaa, pembunuh!"lantang jordi kepada dinda.


Seakan petir menyambar hatinya.Dinda tak menyangka daddy yang sangat dia bangga banggakan,ternyata tega berkata seperti itu kepadanya.Dia mengatur napasnya kembali.


Mungkin inilah yang terbaik.


"OKEH SEKARANG SAYA ADINDA VARABELIA ANDERSON MELEPASKAN NAMA MARGA ANDERSON KELUAR DARI RUMAH KELUARGA ANDERSON DAN AKAN MEMBALASKAN DENDAMKU ATAS KEMATIAN MOMMY SAYA,DAN JUGA APABILA SUATU TERUNGKAP JANGAN HARAP SAYA AKAN MEMAAFKAN KALIAN"teriak dinda menatap tajam mereka,


terutama minda dan amel yang sedang tersenyum senang dan meremehkan dirinya.


"princes jangan pergi"cegah dani dan deni.Dia sedang bimbang.Entah siapa yang mereka percaya.Tapi kenyataannya sudah jelas.


Tanpa berkata apapun lagi dinda mengemasi barang barang nya dan keluar menuju bandara menggunakan taxi.Dia memang anak kecil,tapi otaknya sudah sangat pintar dan dewasa.Itu berkas ibunya.


Beberala menit di telah sampai bandara.dinda memesan tiket yang akan menuju negara london agar tidak ada yang mencarinya.Salah satunya abangnya.Abang yang sangat ia cintai pun,tidak sayang kepadanya.Ini waktu yang sangat singkat.


"hiks hiks mommy,mommy tenang aja dinda akan membalaskan dendamku kepada orang yang membunuh mommy hiks,mereka sudah tidak sayang lagi kepadaku mom..."gumam dinda


Mohon perhatian!!!


Jika ceritanya tidak pas di episode selanjutnya,memang begitu,karena sedang ada perbaikan!!.

__ADS_1


__ADS_2