Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 33


__ADS_3

Varo mempercepat pukulannya pada samsak tinju milik bima.Bima heran,tiba tiba varo datang malam malam ke rumahnya,dan memberinya satu pukulan.


Apa masalahnya,dirinya yang menjadi korbannya.Menyebalkan!.


"Sudahlah varo,apa lo ga bosen, kasihan samsak gue,sudah mau jebol dia"ucap bima.


"Arghhh!"Di akhirannya,varo memukul samsak tinju dengan kuat,sampai samsaknya terpental mengenai bima.


"Anjing kau!"sarkas bima.


Varo pun duduk dilantai dan meminum minumannya yang bima berikan padanya.Dia masih dalam emosinya dan


sulit menanganinya.Ingin sekali dia membunuh pria itu,yang sudah berani menyentuh miliknya.


Setelah meneguk air sampai tak tersisa,


di meremas botol plastik itu dan melemparkan sembarangan.Tanpa diduga,ternyata botol itu mengenai kepala bima.


"Ashhhh,apes banget di gue!teman anying lo!"gerutu bima,dia pun duduk di samping varo.


"Btw,roti di perut lo,bagus juga"ucap bima seraya memegang perut varo,karena dia tidak memakai bajunya atau telanjang dada.


"Jauhkan tangan lo,banci!"sarkas varo.


"Bajingan lo!"ucap bima yang tak terima dikatain banci olehnya.


Bima pun mengambil ponselnya, memanggil para teman teman monyetnya.


"Woy sini ke istana gue!tolong gue!pangeran sedang mengamok"ucap bima lewat pesan suara,dia mengirimnya di grup khusus mereka berenam.


"Ada apa si lo?masih masalah di klub?"


tanya bima.


Yah,saat dinda tidak di rumah,varo memutuskan untuk berkumpul di klub bersama teman temannya, untuk meredakan rasa emosinya karena dinda tidak ada di rumah saat ia jemput.Tapi saat di klub,dia disuguhkan hal yang sangat membuatnya geram.Teman temannya pun menyaksikan keributan itu.


"Gue marah sama dia!dan pria itu!"ucap varo.


"Itu pasti si,ngapain juga di babi itu ada disana bersama cewek lo"ucap bima.


"Terus lo apain dinda?lo ga macam macam kan?"tanya bima dengan serius, dia kepo dengan jawaban varo.Sepertinya jawabannya menarik untuk dibahas.


Pikiran ngeres emang!.


"Gu-"


Ucapannya terhenti ketika ada setan masuk ke rumahnya, tepatnya masuk ke kamar bima tanpa permisi.


"Hallo epibadeh,kata tante kalian lagi arisan, gue ikut dong"ucap tino.


"Arisan pantat lo!"sahut bima kesal,kesal karena diganggu.


Mereka pun duduk di ranjang besar milik bima.Dan mulai menyelesaikan masalahnya.


"Princess gue lo bawa mana?"tanya dani.

__ADS_1


"Gue,bawa apartemen"balas varo.


"Lo ga kasarin dia kan?"tanya deni.


Varo orangnya santai,jadi walaupun salah,dia akan jujur.


"Maaf"ucap varo.


"Bangsat lo!"dani melayangkan pukulannya ke wajah varo,varo pun hanya diam.Dia tidak merasa bersalah,hanya saja inilah yang harus ia terima.


"Sudah sudah,kita pikirkan saja gimana cara kita membalas pria itu dan para anggotanya"ucap tino.


Anggota?yah,mereka itu anak jalanan,


lebih tepatnya mereka memiliki geng motor.Dan pria itu dan para anggotanya adalah musuhnya di dunia jalanan.


Namanya kartal.Geng motor yang selalu membuat onar dan kerjaannya hanya mengganggu mereka.


Salah satunya mengganggu varo dan teman temannya.Mereka bukan geng motor,hanya saja mereka memiliki nama di perkumpulannya.Namanya Virgo,yang isinya 6 orang.Hanya hal tidak sengaja atau hanya hal main main,mereka pernah membantu satu orang saja,mereka membantunya untuk menjual dagangannya sampai tak tersisa.


Itu hanya hal kecil,tapi bisa menghibur mereka,tanpa niat yang pasti.Bukan itu saja,mereka juga sering membantu dan menangkap para perampok yang selalu membuat masalah.Itupun hanya hal kecil bagi mereka,tapi mereka menjadi terkenal dan nama virgo semakin masuk ke pikiran para orang.Setelah itu banyak laki laki yang mau menjadi anggotanya.


Awalnya mereka menolaknya,tapi para anggotanya memaksa dan beralasan ingin sekali menjadi bagian virgo. Akhirnya mereka pun menerimanya dan mereka memutuskan untuk memperbesar geng itu dan mempertahankannya.


"Salah mereka bukan hanya mengganggu cewek lo,tapi mereka juga pernah melenyapkan satu persatu anggota kita!"


ucap dito.


"Terus?kita harus gimana?"tanya deni.


"Jangan!kita lakukan,sama seperti apa yang mereka lakukan"ucap varo bijak.


"Menggoda pacar pria itu?"tanya bima memulai kebodohannya.


"Ya engga lah ******!"sarkas tino.


"kita culik pria itu!"ucap varo dengan penuh ketajaman.


Teman temannya pun mengangguk setuju.


"Gue pulang"ucap varo seraya beranjak dari duduknya.


"Awas lo macam macam sama dia! terutama kesuciannya!"tekan deni.


"Ga janji"balas varo singkat.


"VARO BAJINGAN!"


Setelah dalam perjalanan, dengan cepat varo pun masuk ke kamarnya.Dia rasa,


dia memang salah,tapi itulah yang harus ia lakukan padanya.Dia akan membuatnya sesuai apa yang ia inginkan.


Saat pertama varo membuka pintunya,


terlihat dinda yang sedang tidur terlentang di ranjangnya.Posisinya tidak berbeda dan keadaannya membuatnya ingin sekali memeluknya.Gila!dia memang gila.

__ADS_1


Varo masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.Tak butuh waktu lama,dia pun keluar,tanpa memakai baju dan bawahannya dia hanya memakai bokser.Pakaian seperti itulah yang selalu ia pakai saat tidur.


Dia menatap dinda dengan senyumannya.Wanita miliknya, yang membuatnya sangat terobsesi padanya, dan selamanya akan jadi miliknya.


"Lo cantik dan... seksi"ucapnya.


Varo pun naik ke ranjang,lalu memeluknya,dan menelusupkan wajahnya pada leher dinda.Posisi favoritnya,namun aroma minuman alkohol dan rokok membuatnya geram padanya.Bisa bisanya dia mengonsumsi seperti itu.


Dan apa?fia juga baru tau ternyata dia juga banyak tato ditubuhnya.Seperti di punggung dan di lengan bagian atas.


Wanita nakal!.


"Varo?"ucap dinda yang terbangun karena pelukan varo.Dia tertidur saat varo keluar dari kamar.Mungkin karena efek minum dan juga lemas karenanya.


Tentang itu,dinda sangat lemah.


Cup


Varo mengecup bibirnya.


"Maaf"ucap varo.


Maaf?Dinda cukup tertegun dengan apa yang ia katakan.Apa dia harus memaafkan begitu saja?.Sepertinya iya,


sebab kalau dia melawannya lagi, dia takut hal tadi terulang kembali.


"Gue ga mau lo kayak gitu lagi!gue ga suka!"lanjut varo.


Dinda ga janji!.


"I-iya,tapi...."


"Masih ada tapi?"tekan varo dengan menatapnya tajam.


"E-engga,gue juga minta maaf,tapi jangan kayak gitu lagi,gue takut"ucap dinda dengan jujur.


"Kalo lo ga nakal lagi,gue juga ga kayak gitu lagi,gue melakukan ini cuma untuk kebaikan lo"ucap varo.


"Lo milik gue,dan selamanya akan jadi milik gue!gue ga akan membiarkan ada yang ganggu milik gue!"ucap varo mantap.


"Dan lo!lo harus nurut apa yang gue mau!


kalo ga?lo tau akibatnya!"tekan varo.


Membuat dinda tak bisa berkata kata.


Dia menyerah!menyerah untuk menolaknya.


"Hmm,gu-gue mau ke kamar mandi"ucap dinda.


"Hmm,jangan pernah berniat kabur dari


sini!apalagi kabur dari pelukan gue!"peringat varo.


Dinda hanya mengangguk kecil.Dia pun beranjak dan melangkah masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2