
Pagi ini,fifi mengawali paginya dengan kesibukan bersama kertas dan pensil.
Dia tidak sendiri,tapi para karyawannya juga menemaninya.Dia sedang menggambar desain baju pengantin yang dipesan oleh sang pelanggan.
Setelah mengantarkan anaknya sekolah,
dia langsung menuju butiknya.Yah,cita citanya tercapai menjadi desainer muda dan terkenal.Namanya sudah dikenal banyak orang, terutama para model dan artis papan atas.Dia mempuyai butik besar dan juga terkenal.Apalagi cabangnya sudah kemana mana.
"Bu sepertinya, di pinggangnya bagian belakang,ada pita besarnya deh"ucap karyawan.
"Ah..bener bener,dia ingin ada pita besar di belakang,dan juga kita beri sedikit hiasan di tengahnya,cantik bukan?lebih simpel dan tidak terlalu rame"ucap fifi tersenyum sambil menggambar.
Dia sangat bersemangat, apalagi pelanggannya ini adalah selebgram cantik.Membuat para karyawannya juga tersenyum kepadanya.Soal mendesain dialah ahlinya.Bahkan banyak pelanggan yang puas dan memuji hasil karyanya.
"Cantik bu,kayak yang buat"balas mereka mengangguk mantap.Membuat fifi meliriknya sambil menggelengkan kepalanya.Mereka sangat lucu.
"FIFIIIII"tiba tiba teriakan seorang wanita membuat mereka terjingkat.
"Siapa ya?"tanya fifi heran.Siapa yang berani berteriak memanggilnya.Suaranya sangat persis temannya.Tapi tidak mungkin dia ada disini.
"Engga tau bu"balas mereka.
"Biar saya lihat ke dep-"
"Fifi,baju pengantinnya bagus bagus banget astaga...."pekik nita sambil memandang kagum baju baju yang berjejer di butik fifi.
Tentu saja membuat fifi memijat pelipisnya.Ternyata benar.Sangat tidak sopan sekali.
"Biar saya yang urus,kalian lanjutin ini,dan catat semua pesanan pagi ini,
jangan lupa layanin mereka ya"perintah fifi seraya menunjuk ke arah pelanggan yang sedang melihat lihat.
"Baik bu"balas mereka.
Fifi pun menghampiri sahabatnya itu yang sedang melihat lihat gaun pengantin itu dengan girangnya.Tak lupa bima yang ada disampingnya,heran dengan tingkah calon istrinya.
"Itu punya pelanggan gue"ucapnya membuat nita menghentikan aktivitasnya dan menatapnya.
"Punya gue napa fi"ucap nita.
"Engga bisa,kalo mau yang kayak gitu,
bisa gue buatin lagi"balas fifi.
"Engga deh,nanti sama sama yang punya ini...lagian gue udah ada yang gue suka sendiri"ucap nita.Dengan segala gayanya dia melenggang dari hadapannya,dan duduk di sofa.Lalu dia mengeluarkan ponselnya,dan menunjukkannya kepada fifi.
"Gue mau yang kayak gini fi,buatnya yang niat,jangan asal asalan...buat sahabat tercinta lo nih"ucap nita bergurau.
"Astaga,emang gue sejahat itu apa!"ucap fifi sambil melihat gambarnya.
"Yakali, biasanya kan lo jail sama gue!"
cibir nita.
"Itu dilonggarin lagi ya fi,biar gede dikit"
ucap bima.Karena menurutnya bajunya sangat ngepas sekali.Posesip dia...
"Sayaaang ih,ya jadi ga bagus dong,masa kayak anak SD,bajunya kebesaran gitu"
__ADS_1
kesal nita.
"Oh oke siyap bim,nanti gue besarin 50 persen"balas fifi terkekeh kecil.
"Jangan dong fi,awas lo!"tekan nita.
"Hahaha canda elah...sini gue ukur badan lo"ucap fifi seraya mengambil pengukuran badan.
Badan nita pun di ukur olehnya.Dia wanita yang tinggi dan ramping.Menurut fifi,gaun itu terlihat sangat cocok untuknya.Tumben sekali nita memilih pilihan yang baik.
"Buat kapan bim?"tanya fifi.
"Masih lama,tiga bulan lagi fi"balas bima.
"Owh tiga bulan lagi...jadi gue bisa ngerjain yang lain dulu"ucap fifi.
"Btw tanggal berapa bim?"tanya fifi.
"16"balasnya.
"Owh 16"ucap fifi terkekeh kecil.
"Yah,lo udah tau dong fi"celetuk nita yang baru nyadar tanggal pernikahannya bocor.
"Iya dong hahaha"balas fifi tertawa.
"Ya udah ganti tanggal bim!"ucap nita kesal.Mengundang tawa dari bima dan fifi.
"Fi nanti buatnya yang bagus ya, hiasannya juga"ucap nita.
"Iyaa,gue beri hiasan bunga kantil di sini yah"balas fifi.
Bima hanya menyimak dan terheran-heran,dari awal mereka hanya bercanda dan berantem.Astaga...sahabat macam apa itu.
"Nanti gue ga langganan disini lagi tau rasa lo!"ucap nita.
"Eh jangan anjir"balas fifi.Para karyawan pun ikut menahan tawa melihat kekonyolan mereka.Sangat lucu.
"Ya udah,sekarang tinggal lo bim,mau pilih jas yang ada ato mau buat aja?" tanya fifi.
"Dia laki,mah simpel...pilih aja"balas nita.
"Owh oke"Fifi pun mengajak mereka untuk melihat banyak jas yang berbaris rapi di dalam lemari.Tentu saja jas dengan berbagai model dan warna.
Pastinya harganya juga tidak murah.
"Hmm...lo kan tinggi... kerempeng kayak papan tulis...jadi lo co-"
"Anjir,ya engga sekrempeng itu mbak...
badan besar gini juga"potong bima.
"Iya iyaa ah ribet lo!"ucap fifi sambil mengambil beberapa jas yang menurutnya cocok untuknya.
"Ya lebih besar lagi ada ga fi?"tanya nita,
membuat bima dan fifi heran.
"Sayaaang,itu udah besar lho,kalo kebesaran,nanti gak keren dong"protes bima.
__ADS_1
"Ngapain keren keren,mau caper kan sama cewek lain?hah?,biar mereka terpesona sama kamu?hah!"cerocos nita dengan penuh kecemburuan.
"Astagaaa sayang,kok kamu ngomong gitu, maksudnya-"
"Aku udah maksud!"potong nita dengan wajah yang penuh kekesalan.Tentu saja membuat bima kelimpungan.Sekali dia marah,sangat sulit baiknya.Risikonya dirinya tidak dapat peluk dan cium darinya.
"An-anu sayang, jangan marah dong astaga...aku ga bermaksud kayak gitu kok"rayu bima seraya mencoba mengambil tangannya yang terus menghindarinya.
Hal itu membuat fifi menatapnya malas.
Apaan pasangan ini?!.Hanya hal kayak gini aja sampe berantem seperti ini.
Apakagi urusan yang lain.Dasar pasangan aneh,ditambah penuh keposesipan!.
"Stop!,ribut mulu! mending ga usah nikah sekalian!"ucap fifi.Langsung membuat mereka terdiam,lalu mereka saling tersenyum memaaf maafan.Lagi lagi membuat fifi menggelengkan kepalanya.
Lucu!.
"Sayang,jadinya kamu pilih yang mana?"
tanya nita lembut.
"Engga tau yang,kamu aja deh yang milihin"balas bima tersenyum.
"Baiklah"balas nita.
"Kan gaunnya warna putih,kalian mau jasnya warna apa?"tanya fifi.
"Hmm,gue penginnya biru deh, menurut kamu gimana fi?cocok ga?"tanya nita balik nanya.
"Hmm,biru yah...cocok cocok,nanti gaun lo gue bikin ada biru biru dikit,kayak hiasannya mungkin"balas fifi.
"Okeei"
"Ya udah...lo cobain bim"ucap fifi.
"Udah pas itu"tolak bima.Dia tidak terlalu memikirkan fashion.Jadi soal pakaian nita lah yang mengaturnya.
"Sayaang,ayo dong cobain"ucap nita.
Kalo dia sudah membuka suara,bima tak mampu membantahnya.
"Hmm, baiklah"balas bima.Dia mengambil jas tersebut,lalu dia masuk ke ruang ganti.
"Fi gue serahin semuanya ke lo deh, pokoknya lo harus bener bener niat buatnya!"ucap nita.
"Iya iya nitaa,astaga emang gue pernah ga niat buat baju untuk pelanggan setia gue si"balas fifi.
"Aaaaa lo emang the best deh"ucap nita seraya memeluknya dengan erat.
"Mpthhhh,gu-gue sesak anjir!"ucap fifi membuat nita melepaskan pelukannya,
lalu menyengir gaje.
Tak lama kemudian,bima pun keluar dengan memakai jas nya.Kebetulan sangat cocok dengan kemeja kantornya.
"TUTUP MATA KALIAN!!"
Teriak nita kepada para karyawan di sekitarnya yang terus menatap kagum kepada calon suaminya.Membuat fifi tertawa.Hahaha.
__ADS_1