
"Queen Racing?"
Benar saja,motor sport warna hitam biru itu mengelilingi arena balapan dengan berbagai atraksi hebat dan memukau.
Entah gaya yang ban depan mengambang atau sebaliknya dan masih banyak lagi,ga tau pasti namanya,tapi yang penting para penonton dibuatnya melongo.
Termasuk varo dan teman temannya.
Mereka sampai memasang wajah heran,
bagaimana roda motor itu bisa melayang?.Mereka tidak tau jelas wajahnya, tentu saja tidak,karena tertutup sempurna oleh helm.
Walaupun kaca helm tersebut dibuka,pasti hanya matanya yang terlihat.Tapi mereka percaya itu perempuan,dilihat dari rambut pirangnya yang terurai.Pakaiannya juga serba hitam,tak lupa jaket hitamnya yang bertuliskan 'QueenRacing' ,sangat keren.
"Waaah akhirnya queen racing nya datang gess"ucap roni,si panitia.
Huaaaa.
"Silahkan apa yang akan kalian sampaikan pada lawannya"ucap roni.
Wanita yang disebut queen racing itu pun turun dari motornya,tanpa melepaskan helmnya.Membuat para penonton kecewa,hal yang sangat dinantikan mereka, tidak terjadi.Tidak bisa melihat wajahnya.
"Buka dong, helmnya,lo liat,semua penonton ingin sekali melihat wajah queen racing nya"ucap roni dan langsung disoraki setuju oleh mereka.
"Diam!atau gue pergi!"suara tajam itu membuat roni meneguk ludahnya kasar.
Sedangkan varo,dia sudah ada di tengah arena,tepat di depan queen racing itu bersama roni,si panitia.Dia terus menatap wanita didepannya dengan tatapan yang sulit diartikan.Dia merasa,. dia tau siapa dia.Dari gelagatnya dan suaranya,varo semakin yakin.Apalagi setelah melihat gelang yang dia pakai.
Kebetulan dia tidak memakai sarung tangan,membuatnya melihat gelang hitam yang ada hiasan bergambar tengkorak.
Nita,anya,dan fifi saling pandang.Mereka butuh penjelasan!.
"Gue punya perjanjian"ucap varo yang sambil meniup asap rokok yang menjadi candunya setiap hari Sungguh santai dan cool.
"Apa!"balas wanita itu dengan ketus,dia berdiri tepat di depannya dengan tangan bersidakep,tak kalah santainya.
"Kalo lo menang,lo boleh bawa uang tuh disana"ucap varo seraya menunjuk ke arah koper yang roni pegang,yang tentunya berisi banyak uang.
"Cih,gue ga butuh!!"balas wanita itu.
Sombong!!.
"Itu terserah lo,tapi kalo gue menang,gue minta,lo jadi pacar gue!"ucap varo tersenyum miring.
Para penonton termasuk teman temannya pun di buat bingung tak percaya.Apa maksud san rencananya?.
"Dih,baru aja ketemu,udah naksir aja dia"
ucap dito.
"Yee,lo juga naksir kan!"sahut anya.
"Gue kan naksir lo"goda dito,itulah sifatnya.Suka buat baper cewek,ujung ujungnya ditinggalin.Suka ngeghosting dia.
__ADS_1
"Gombal lo basi woy!"balas anya seraya menampol lengan dito, membuat dia terkekeh.Betapa lucunya si bocil di belakangnya.
Para penonton seketika diam terkejut akan penolakan sang queen racing tersebut.Mereka sangat heran,setiap wanita pasti berlomba-lomba ingin menjadi pacarnya.Dan wanita itu berbeda
sangat berbeda.
"Bangsat!!"umpat wanita itu.Apa rencana pria itu,bisa bisanya membuat perjanjian seperti itu.
"Gimana?lo itu queen racing,pasti tidak ada yang ditakuti dong,apalagi kalah dalam balapan"ucap varo menyindir.
Wanita itu masih diam.
"Mau mundur?...lemah!"
Varo membuka kaca helm yang dipakai wanita itu.Dia tersenyum sambil menatap mata wanita itu."Beraninya lo!!!"tekan wanita itu.
"Indah sayang"goda varo.
"Gila!!"sarkasnya.'Apa dia tau siapa dirinya?'.
"Siapa si dia?pelit banget,ga mau buka helm"ujar tino sambil menikmati setiap hisapan rokok di mulutnya.Dengan santainya,dia menyenderkan tubuhnya ke belakang,dengan paha fifi sebagai sanggahan tangannya.
"Kepo lo!"balas fifi yang masih setia mencari kebenaran pada wanita itu.
"Emang lo tau,dia siapa?"tanya tino.
"Tau lah"ucap fifi cepat.
"Ya engga lah,tolol!"balas fifi seraya menutup mulut tino.
"Apa si lo!"kesal tino seraya melepaskan tangannya dari mulutnya.
"Asap rokok lo,asu!"ucap fifi sebal.Ya seperti itu mereka,tiap hari gak akur,tapi anehnya mereka selalu menempel setiap bertemu.
"Hmm,mulutnya!!"tekan tino seraya mencubit kecil paha fifi.
"Awww,sakit woy!"
Fifi kembali fokus ke perdebatan antara varo dengan queen racing itu.Dia cukup
kaget dengan persetujuan darinya.
Apakah dia benar benar serius mengatakan itu?.
"Gue setuju!!"ucap wanita itu.
"Hmm, baguslah"balas varo tersenyum.
Mereka pun bersiap siap,menaiki motornya masing-masing.Suasana disana pun semakin ramai.Berbagai sorakan dukungan mereka lontarkan kepada King racing dan queen racing yang sedang berlomba.
BrummmBrummm
"Satu Dua Tiga"
__ADS_1
Mereka pun langsung melesat jauh dengan cepat.Di awal,sang queen racing lah yang memimpin.Itu belum sepenuhnya cepat,dia akan menggunakan triknya.Tapi,sepertinya tidak berjalan lancar.Kenapa pria itu tidak menyalipnya, padahal dia sudah sangat pelan.Apa dia tau triknya?.Tak berpikir lama,dia pun mempercepat sampai kecepatan penuh.
Di balik helmnya,lagi lagi varo tersenyum miring.Dia cukup terpukau dengan bakat wanita itu,sangat pintar dan lincah.Tapi dia tau,salah satu triknya,dia akan memenangkan balapan ini.
"Queen!queeen!!!"teriak anya,fifi,dan nita membuat alis teman laki lakinya mengkerut.
"Anjir!jago banget queen racing itu"ucap bima.
"Iyah,keren si"lanjut dito.
"Gue takut varo kalah deh"ucap tino.
"Wiiiihhh,tuh varo menang geees"heboh bima.
Yah benar saja,king racing lah yang menang.Di saat hampir memasuki garis finis,varo segera menyalip motornya dengan kecepatan penuh.Akhirnya dia lah pemenangnya,membuat para fansnya meneriakinya.
"Yeeee King racing menang lagi gess,ga nyangka si,lo bisa ngalahin queen racing yang super jago sepertinya"ucap bima.
Dia dan yang lainnya menghampiri varo,
sedangkan queen racing masih ada di motornya.Dia memukul motornya kesal,
baru kali ini dia dikalahkan lawannya.
"Lo sudah kalah!jadi lo pacar gue"ucap varo yang ada di samping motor wanita itu.
Wanita itu pun turun dari motornya.
"Mau lo apa!!"ucapnya.
"Sesuai perjanjian kita tadi"balas varo.
"Yang lain!!"tekan wanita itu.
"Ada"balas varo.
Mereka menjadi pusat perhatian para penonton.Kalau dia berada di posisi queen racing,sudah pasti mereka akan berusaha untuk kalah di balapan tadi .
"Apa!"ucap wanita itu dengan sewotnya.
"Buka helm lo!"balas varo.
Terlihat,wanita itu terdiam,dengan tangan yang mengepal.Dia merasa dipermainkan olehnya.Apa si,tujuan dia?.
"Ingat!jadi orang yang menepati janji!, termasuk menjadi pacae gue"ucap varo menyindir.
Wanita itu masih diam,menahan emosinya.Dia bukan orang yang tidak menepati janji.Harus disiplin! sesuai apa yang dia katakan.
"Ayo!tunggu apa lagi sayang"ucap varo.
Merasa tidak sabar,dia pun melepaskan helmnya tanpa persetujuannya.Terlihat wajah cantiknya, tentunya mereka sangat kenal.
"DINDAAA!!"
__ADS_1