
"Gesss kalian ke kafe biasa!cepet!"suara pesan itu memekakkan telinga dinda.
Suara yang keras dan cempreng,tentu saja itu suara milik anya.Dia mengirimnya lewat grub sahabat.Grub itu masih utuh dari SMA sampai sekarang.Langgeng bukan?.Walaupun mereka jarang bertemu,tapi komunikasi masih selalu berjalan.
Btw,di grub itu belum ada varo.Dinda tak peduli.
"Ngapain anjir?"tanya tino.
"Ada yang mau gue omongin ini!"balas anya.
"Ngomong di sini aja,gue sibuk!"ucap nita.
"Lo udah ada sama gue anjing!"sarkas anya.
"Hehe"
"Gue juga ga bisa!,ga ada waktu"ucap bima.
"Lo mau mati hah?!lo udah sama gue bangsat!"sarkas anya.
Yah seperti itulah isi grub itu.Selalu membuat dinda menggelengkan kepalanya.Tiada hari tanpa ribut.
Walaupun sudah pada gede, tapi tingkahnya masih anak kecil.Dinda akui mereka sama sepertinya.
"Emang ada hal penting apa anya?, soalnya gue lagi njemput fino di sekolah"
ucap fifi.
"Kesini aja fi,bawa fino gantengnya"balas fifi.
"Jangan sayang,nanti dia nyosorin fino mulu lagi"cibir tino.
"Sialan lo!,heran deh anaknya ganteng,
kalem ga kayak orang tuanya dah,udah jelek ga ada otak lagi!"ucap anya bergurau.
"Maksud lo gue nya?"tanya fifi.
"Eh engga fi.. maksud gue tino elah"balas anya tertawa garing.Bahaya kalo emaknya marah.
"Gimana din?lo ikut kagak?"tanya fifi yang malahan menanyainya.
"Gue otewe,lagian kalian belum makan siang kan?"balas dinda bertanya.
"Gue belum si"ucap fifi.
"Gue juga belum ya sayang"ucap tino.
"Belum tiga kali maksud kalian?"tanya Dinda.
"Hehe iyaaa hahaha"
"Okeee kita otewe!!!"
Melihat semua pesan dari para teman monyetnya,membuat dinda tertawa geli.
Sungguu konyol.Se aneh Anehnya mereka,tapi mereka lah yang selalu membuatnya ceria dan tertawa.Dengan segala tingkahnya, membuatnya lebih
bahagia.
__ADS_1
"Permisi queen"ucap sang asisten pribadinya.
"Iyaaa ada apa mbak?"tanya dinda.
"Ini ada titipan dari pak varo buat queen"
balas sang asisten.
Varo?.Apa yang ia berikan padanya.Dia pun mengambil tas Tote bag itu.Ternyata isinya tempat makan.Membuatnya mengingat saat dia memberikannya makan juga kepadanya kemarin.Dan rasa penyesalan itu pun datang.Apalagi mengingat cerita dari berli soal varo memasak sendiri dengan sangat niatnya.
"Kenapa bukan dia yang masuk mba?"
tanya dinda.
"Dia engga ngomong langsung si queen,
tapi saya dengar dia tidak mau melihat
penolakan dari queen secara langsung"
balas asisten.
Walaupun kemarin tidak ia terima,tapi varo tetap mau memberinya lagi.
Walaupun bukan dia yang memberikannya langsung.Hal itu tentu saja dinda tau betapa kecewa dan sedihnya varo saat makanannya tidak diterima olehnya.Membuatnya semakin menyesal.
"Owh makasih mbak"ucap dinda.
"Iya queen"balasnya seraya melenggang pergi.
Sedangkan dinda dia bersiap siap untuk pergi ke kafe.Dia mengambil tasnya dan tas Tote bag tersebut.Dia akan membawanya dan memakannya nanti di sana.Yah,kali ini dia akan memakannya.
"Semuanya, sekarang jam istirahat....
jangan lupa makan siang...saya mau keluar sebentar"ucap dinda kepada para karyawannya.
"Baik queen"balas mereka.
Dinda pun melajukan mobilnya menuju kafe biasa mereka kunjungi.Kebetulan tempatnya tidak jauh dari kantor,tak butuh waktu lama pun dia sudah sampai disana.Terlihat para teman temannya sduah berkumpul sambil bersenda gurau,
tawanya memenuhi kafe tersebut.
"Wiiih akhirnya si bu bos datang gesss"celetuk anya.
"Ganti mobil lagi nih"sahut tino.
"Biasa...sultan mah bebas"ucap nita.
Dinda hanya menanggapi celotehan para temannya dengan tatapan malasnya.
"Traktiran nih"timpal bima.
"Gue traktir,tenang aja...haha"balas dinda terkekeh.Tentu saja seketika kebahagiaan datang kepada mereka.
Bahkan,mereka mulai memesan berbagai makanan dan minuman untuk dimakan bersama.
"Eh fino ga ikut fi?"tanya dinda.
"Engga,lagi tidur siang dia"balas fifi diangguki olehnya.
__ADS_1
"Tumben bawa bekal lo din"ucap anya yang melihat dinda mengeluarkan kotak makannya.
"I-iya,kak...kak indah yang nyiapin...yah kak indah"balas dinda terpaksa berbohong.Kalo jujur,...malu dong!.
Dia pun membukanya dan terlihat isinya adalah nasi goreng seafood dan telo mata sapi di atasnya.Membuatnya tersenyum melihatnya.
Makanan yang simpel dan sederhana, namun menurutnya sangat enak.Saking enaknya,nasi goreng menjadi makanan favoritnya saat makan siang.Varo masih mengingat makanan kesukaannya?.
"Nasi goreng lagi?,ga bosen din?"tanya fifi heran.
"Engga dong...selamat makaan"ucap dinda mulai melahap makanan itu.Sedangkan para temannya,hanya menggelengkan kepalanya.Dia sangat semangat makan hari ini,padahal makanan yang mereka pesan belum datang juga.Sungguh menggemaskan.
"Enak banget ya din?,fokus amat"ucap nita.
"He'em"balas dinda sambil mengunyah makanannya tanpa melihat para temannya.Dari tadi dia tidak peduli dengan sekitarnya,dia sangat fokus dengan makanannya.Dia sangat menikmatinya dan pastinya rasanya sangat enak.
"Gue minta boleh ga si?!"ucap bima bergurau.Dia ingin tau responnya saat makanan tercintanya dipinta.
"Jangan dong...ini spesial gue gue"balas dinda membuat para temannya tertawa kecil.
"Spesial banget ya?"
"Iyaa,ini tuh nasi goreng paling enak yang pernah gue makan"balas dinda.
Menggemaskan.
"Buatan siapa?"
"Buatan orang"balas dinda tanpa melihat siapa yang bertanya.Sedangkan para temannya, mereka sedang menahan tawa.Saat ini dinda ketahuan berbohong.
"Buatan aku maksud kamu?"
Pertanyaan itu membuat dinda terdiam sejenak.Lebih tepatnya suaranya yang tidak asing di telinganya.Apa pendengarnya yang tiba tiba ada kerusakan, membuat suara itu terdengar seperti suara seseorang.
"Kenapa diam dinda?"tanya anya seraya tertawa pelan bersama para temannya.
Mereka sangat lucu.
Kenapa mereka tertawa?.Dengan wajah yang berusaha tenang,dia mendongak memastikan dugaannya tidaklah benar.Namun keberuntungan tidak ada padanya.Karena benar,varo ada di antara mereka.Jadi yang dari tadi menanyainya adalah dia?.Astaga sejak kapan dia disini?.Membuatnya sangat malu!.
"Kamu ga papa kan?"tanya varo.Dinda membuang mukanya,dia merutuki kebodohannya yang barusan dia lakukan.
"Gu-gue ga papa...kamu dari kapan disini?"tanya dinda yang masih berusaha membuang rasa malunya.
"Saat lo makan din,masa lo ga nyadar si"
timpal tino terkekeh kecil.
Engga,lagian dinda kira varo tidak ikut karena dia juga tidak masuk grub.
Otomatis dia tidak tau soal ini.Namun nyatanya,dia datang dan tanpa sepengetahuan dirinya.Apalagi dirinya sempat memuji makanan pemberiannya di depannya langsung.Dirinya telah membuat malu dirinya sendiri!.
"O-owh o-oke"balas dinda.Dia tersenyum garing membalas varo yang juga tersenyum padanya dengan segala rasa kemenangannya.Hish menyebalkan!.
"Aku senang kamu suka sama makanannya"ucap varo bangga.Tak sia sia dengan keteguhan hatinya,dia memasak kembali dan memberikannya kepadanya.Dia sempat berpikir,jika dinda tidak menerimanya lagi.Lagi nyatanya dia menerima dan memakannya dengan sangat lahap.Apalagi dia bilang makanannya adalah nasi goreng paling enak yang pernah dia makan. Membuatnya sangat senang hari ini.
"Emm iya...makasih ya"ucap dinda.
"Sama sama"
__ADS_1
Para temannya paham dengan mereka berdua.