
"Abaaang!!kapan pulaaang!"teriak dinda sambil menatap layar laptopnya.Dia dan kedua abangnya sedang video call, saling mengutarakan rasa rindunya.
"Sayaang,maafkan abang,mungkin satu bulan lagi,kita pulang"balas dani lemas.
"Yaah lama lagi dong,padahal calon istri kalian sudah menunggu lho"ucap dinda.
"Siapa sayang?jangan ngada ngada deh"
tanya deni.
"Kak vina sama kak indah wkwk"tawa dinda sambil menunjukkan layar laptopnya kepada indah dan vina yang sedang sibuk dengan laptopnya di sampingnya.Dinda duduk di himpit oleh mereka.
"Apaan si kamu dindaaa ih!"tegur vina.
"Jan kesal gitu dong!nungguin aku juga ga papa,kamu yang sabar aja"ucap dani bergurau.Tentu saja membuat vina tersenyum malu.
Yah,memang mereka berjauhan,tapi mereka cukup dekat,karena kerjaan.
Walaupun karena kerjaan,tapi selain waktu kerjaan,mereka juga sempat saling menanyakan kabar.Tak hanya itu mereka sering bercanda bareng,sampai membuat vina dan indah kesal.Tapi itulah yang membuat mereka terlihat seperti pasangan kekasih.
"Dih abang mah,pinter gombal deh"timpal dinda tertawa kecil.
Dan satu pasangan lagi,mereka masih saling bertatapan.Yaah,namanya lagi bucin,apalagi sedang virtual. Menyedihkan.
"Sabar kak indah,satu bulan lagi"ucap dinda.
Membuat mereka berdua tertegun salah tingkah.
"Aku tau kalian udah jadian kan?..ngaku lhoo"lanjut dinda.
"Eh,kalian udah?...tega lo!"kesal dani kesal karena dia tidak diberitahu soal ini.
"Eh bukan kayak gitu,lagian ini penting buat lo?!"balas deni terkekeh.
"Waah parah si lo!"ucap dani.
"Btw,kamu tau darimana din?"tanya indah.
"Buat aku apa si ya ga tau"balas dinda dengan gayanya.
Tunggu!. ponselnya?.
"Kakak tau,dari ini kan?!"ucap indah seraya mengambil ponselnya dari pangkuan dinda.Pantesan saja dia tau.
"Hehe,selamat yah,semoga kalian sampai nikah,terus aku punya keponakan deh"ucap dinda tertawa kecil.
"Yeee,bikin ponakan itu cape sayang"
ucap deni.
"Tapi enak kan?"tanya dinda menggoda.
"Iyaa siih"balas deni mengundang tawa dari semuanya.Hahaha.
"Idiiih princess abang udah besar nih" goda dani.
"Abang iih"Suasana hangat seperti inilah yang dinda mau.Apalagi ditambah kedua orangtuanya.Mengingat itu,membuat dinda senyum senyum teringat suasana harmonis bersama keluarga utuhnya.
"Udah dulu ya,abang masih ada meeting bentar lagi"ucap dani.
"Astaga bang,ini udah malam lho,masih aja kerja"ucap dinda.
"Ini penting sayang"balas dani.
"Hmm,ya udah deh,tapi jangan lupa istirahat,makan,dan minum vitamin!" peringat dinda.
"Iya sayang"
"Apa pesan bang deni sama kak indah nih?"tanya dinda.
"Apaan si dinda,engga deh"balas indah yang salah tingkah.
__ADS_1
"Ayolaaah,aku juga menantikannya"ucap vina.
"Kamu ga kirim pesan buatku?"tanya dani.
"Engga,aku lagi marah denganmu!"ketus vina.
"Hayooo kok marah marahan si,abang jahat yah sama kak vina!"kesal dinda.
"Ini masalah kecil"balas dani.Membuat vina melototkan matanya kepadanya.
"OkeOke aku paham,kalian selesaikan lah masalah itu"ucap dinda.
"Sekarang gimana pesan kedua pasangan kekasih ini"ucap dinda.
"Huftt baiklah"ucap deni seraya menarik napasnya panjang.
"Sayaaang,jangan macam macam!tunggu aku"ucap dani terdengar singkat tapi penuh makna.
"Aku tunggu"balas indah tersenyum.
"Cieee, ternyata bang deni posesip nih"
gurau dinda membuat semuanya menertawai mereka.Hahaha.
Setelah panggilannya terputus.Mereka pun kembali berdiskusi tentang kerjaan.
TingTing
Bunyi suara pesan masuk terdengar dari ponsel dinda.
"Datang ke lokasi yang gue kirim! sekarang!maaf gue ga bisa jemput lo..gue tunggu."
Seperti inilah pesan dari varo untuk dinda.Tentu saja membuat alis dinda mengkerut.Kenapa sangat mendadak seperti ini?.Apalagi tidak ada janjian sama sekali.
"Aduuh,kakak maaf yah,aku harus pergi"
ucap dinda.
"Hehe iya,ya udah aku mau siap siap dulu yah byee"balas dinda.
Dengan cepat dia pun pergi ke kamarnya untuk bersiap siap.Bentar,dia ingat apa yang varo katakan tadi pagi.Katanya dia akan memberikan kejutan untuknya.Tapi entah apa itu?.Sepertinya malam ini adalah malam kejutan yang akan ia berikan untuknya.
"Gue harus tampil perfect!"gumam dinda.
Gaun selutut berwarna putih adalah pilihannya.Malam ini dia harus berubah menjadi wanita anggun sementara.
Apalagi,melihat lokasinya yang merupakan kafe mewah yang bukan tempat tongkrongan para remaja. Membuatnya tidak sabar.
Tak lama kemudian dia pun sudah siap dengan penampilan cantiknya.Dia juga merupakan wanita yang suka dandan dan mementingkan penampilan.Dengan
rambut yang ia gerai,dan juga sepatu flatshoes yang ia pakai.Membuatnya tidak hanya anggun,tapi juga imut.
"Waaah adek kakak cantik banget"ucap vina terpukau.
"Diiih iya,tapi ada yang salah!"timpal vina.
"Apaa?"tanya dinda.
"Kenapa lo ga pakai sepatu heels,kan kalo pake itu,lo akan terlihat lebih cantik"
balas indah.
"Ga nyaman kak pake itu!!"ucap dinda.
Sudah beberapa kali dia mencoba memakai sepatu heels,tapi tetap saja dia tidak bisa.
"Yee, engga papa kok,kayak gitu aja lo udah cantik cantik banget malah"ucap vina.
"Beneran?"tanya dinda berbinar.
"Iyaa,apalagi kalo pake heels"balas vina bergurau.
__ADS_1
"Iiih itu sama aja kaak!!"kesal dinda.
Hahahaha.
"Sudah sudah,nanti varo lama nungguin kamu"ucap vina seraya mendorong pelan punggung dinda.
"Semoga menyenangkan"ucap vina.
Sampai di kafe,dinda dikejutkan dengan
dekorasi yang sangat indah.Lilin lilin yang tertata rapih mengiringi red karpet yang mengantarkannya ke satu satunya meja dengan dua kursi saja.Tak hanya itu berbagai bunga dan hiasan berbentuk love menghiasi disekelilingnya.Sangat indah dan romantis.
"Nona dinda yah?"tanya sang pelayan.
"Silahkan duduk non"ucapnya seraya mempersiapkan dinda untuk duduk di kusi tersebut.Dia heran,kenapa varo tidak ada disana?.Yang ada hanya para pelayan dan para pemain musik yang berbaris rapi menyambutnya.
"Nona tunggu disini dulu,pacar non sedang bersiap-siap untuk memberi sesuatu yang spesial untuk non"ucap pelayan itu.Semuanya sungguh terkagum-kagum dengan wanita ini.
Sangat cantik.
"Baiklah"balas anya tersenyum senang.
Ternyata varo sudah menyiapkan ini semua untuknya.Dia tidak sabar dengan apa kejutan yang varo berikan padanya?.
Di awalnya saja,dinda sudah terpukau,
apalagi nanti saat varo menemuinya.
Apakah dirinya akan terkejut lagi?.Dia sangat menantikannya.
"Mba,kok lama yah?"tanya dinda,karena sudah sekitar setengah jam dia menunggunya.Bukannya tidak sabar,tapi tak biasanya seorang cewek menunggu pria sampai setengah jam.Apalagi sudah jelas jelas dia yang menyiapkan ini semua.
"Iya non,saya juga ga tau,baru saja saya cek ke belakang,tapi dia tidak ada non"
balas pelayan itu.Dia dan para temannya juga bingung,kenapa dia tidak kunjung datang.Apalagi dia sudah siap tadi.
"Owh ya udah ga papa,mungkin dia masih banyak persiapan"ucap dinda masih bersabar.Para pelayan juga melihat wajah cantiknya yang sumringah.
TukTukTukTuk
Untuk menghilangkan gabutnya,dinda mengetuk meja beberapa kali,tak lupa dia gelisah di tempat duduknya,karena bosan.Sudah satu jam lebih dirinya masih setia duduk di sana.Para pelayan juga saling berbisik heran.
"Non,non ga mau pulang saja? sepertinya dia datang lebih dari jam wajar"ucap sang pelayan.
"Engga mba,saya akan tunggu sebentar lagi"balas dinda tersenyum tipis.
Di batin para pelayan,dia wanita yang setia dan penyabar,tentu saja sangat mencintai pacarnya.Walaupun pacarnya belum juga datang,dia masih setia menunggunya dengan senyum manisnya.Berbeda dari wanita biasanya,
mereka pasti akan marah marah tidak jelas jepada pacarnya.
"Non,sudah hampir tengah malam non,
non ga mau pulang saja?saya kasihan lihat non sudah terlihat sangat lelah"
ucap pelayan.
"Oh iya,maaf ya kalian pasti lelah,tapi saya akan menunggunya sedikit lagi,
saya takut mengecewakan dia"balas dinda.Jujur,dia juga sangat lelah selama hampir tiga jam ini.Sudah berkali-kali dinda mengirimkan pesan dan menghubunginya,tapi ponselnya tidak aktif.
"Baik non"balasnya.Benar benar wanita yang baik.
TingTing
Mendengar suara pesan masuk membuat dinda dengan cepat membukanya.Siapa tau itu balasan dari varo.
Namun,seketika dinda terdiam membisu.
Dadanya bergemuruh hebat,matanya mulai penuh dengan air mata yang akan membasahi pipinya,dan tubuhnya bergetar.
"Hiks lo jahat!"gumam dinda.
__ADS_1