
TokTokTok
"Non bangun non,waktunya sarapan non"
ucap bibi,sang pembantu di villa milik dinda.Karena dia yang selalu merawat villa ini,lebih tepatnya sudah seperti tempat tinggalnya.Dia sudah lumayan dekat dengannya.
"Non bibi masuk yah?"tanya bibi.Masih saja tidak ada jawaban.
"Non?"panggil bibi seraya masuk ke kamar majikannya.
Terlihat dinda yang masih tertidur pulas
di ranjang.Sepertinya dia sangat kelelahan.Tapi dirinya harus membangunkan.Sarapan adalah kebutuhan yang penting bagi tubuhnya.
Apalagi,setelah perjalanan jauh dari Jakarta ke bali.
"Non dindaa,bangun nak,sarapan dulu"
ucap bibi seraya duduk disampingnya.
"Gue benci lo!hiks lo tega!lo jahat,hikss
lo...hiks"racau dinda gelisah.
"Astaga non,non sakit,bangun non"ucap bibi setelah memegang keningnya.
Ternyata panas,wajahnya pucat,dan keringat dinginnya terus keluar.Bukan hanya karena kelelahan,tapi sepertinya dia juga ada masalah yang membuatnya meracau dalam tidurnya.Apa yang membuatnya menangis sampai sakit seperti ini?.
"Non bangun non"bibi masih menepuk pelan pipinya agar terbangun.
Dengan dada yang naik turun,dinda membuka matanya menatap langit-langit rumah.Barusan dirinya mimpi buruk.
Mimpinya sama persis dengan foto yang varo kirim.Dia melihat dia sedang bermesraan dengan seorang wanita di depan matanya langsung.
Saat itu juga, dirinya merasa apa yang sedang dia rasakan.Apalagi,dirinya menghampirinya dan menamparnya.
Berbagai ucapan caci makinya ia lontarkan kepadanya.Membuatnya mengingat foto itu kembali.
Foto dimana varo sedang tidur,dengan kayla di pelukannya.Kayla memfoto momen itu,dan varo mengirimkannya kepadanya.Tak hanya itu,dia juga mengirimkan pesan,soal ungkapannya tentang dirinya di hatinya.Bukan kata romantis,tapi kata yang sangat menyakitkan.
"Lo kira gue mau kencan sama lo setelah gue kembali dengan kayla?jangan harap!.
malam ini anggap saja, perpisahan kita.
Lo itu barang baru sebagai ganti barang lama gue yang sedang di perbaiki.Setelah barang lama gue kembali,barang baru harus dibuang.Itu definisi dari orang yang setia dengan barang lama,tentunya barang yang sangat gue sukai.Lo paham kan?"
Yah,itu terdengar bukan varo.Karena,dia tidak pernah berkata sepanjang dan se sedetail itu.Tapi memang,dirinya hanya wanita yang dibutuhkannya saat gabut saja.Karena dia sangat membutuhkan barang yang sama persis dengan barang lama nya yang sedang di perbaiki,jadi dirinya lah menjadi barang itu.
Barang yang digunakan sementara sampai barang lamanya kembali lagi.Yah,dia memang pecinta barang lama,dan perusak barang baru.Stop berbicara tentang barang!.Dinda harus melupakan semua tentangnya.
"Non?non ga papa kan?"tanya bibi.
"Aku ga papa bi"balas dinda.
"Non tunggu sini yah,bibi akan ambilkan sarapan buat non"ucap bibi.
"Iya bi"balas dinda.
Setelah bibi nya keluar kamar,dengan tubuh yang lemas,dia turun dari ranjang.
Lalu dia masuk ke kamar mandi untuk membasuh mukanya,tak lupa juga rutinitasnya setiap pagi.Dia juga merasa sedang tidak enak badan.
"Periksa ke dokter yu non,badan non panas banget lho"ucap bibi sambil menyuapi majikannya,yang sudah seperti anaknya.
"Engga usah bi,nanti juga sembuh"balas dinda yang sedang memainkan ponselnya.
Sangat banyak pesan dari teman temannya,dan juga para kakaknya.Intinya mereka menanyakan dimana dirinya. Bahkan mereka ghibahin dirinya di grub.Mereka bilang, dirinya online kok ga balas,sampai sampai mereka bilang kalau dirinya sudah tidak menganggap mereka teman.
Dinda ga bermaksud seperti itu.Hanya saja dia hanya ingin sendiri.Dia juga tidak tega melakukan ini.Soal varo?,dia sama sekali tidak menghubunginya.Dirinya memang bukan wanita yang jago dalam percintaan,tapi dia tau,pria yang benar benar mencintai wanita,pasti akan terus menghubungi di saat wanitanya marah padanya.
__ADS_1
"Non ada masalah yah?"tanya bibi.
"Masalah kecil bi"balas dinda.
"Engga mungkin masalah kecil bisa membuat non sangat sedih seperti ini,
sampai kebawa mimpi juga"ucap bibi.
"Non,seberapa masalahnya,non harus
selesaikan secepatnya,kalau tidak non pasti akan kepikiran terus kayak gini,
membuat non sakit"lanjut bibi.
"Iya bi,aku memang lari dari masalah,tapi
menurutku inilah yang terbaik"balas dinda.
"Bibi paham non"balas bibi seraya menyuapinya lagi.
"Udah bi"ucap dinda menolak suapan itu.
"Tapi non,ini baru tiga suapan lho non"
ucap bibi.
"Udah bi,aku udah kenyang"balas dinda.
Bukan kenyang,tapi ga enak.Rasanya pahit dan sulit masuk ke perutnya.
"Satu suap lagi ya"bujuk bibi.
"Engga bi,udah"ucap dinda.
"Ya udah minum susunya ya"ucap bibi memberikan gelas susu yang ia bawa.
Dinda pun menerimanya dan meminumnya.
Melihat susu yang berkurang snagat sedikit membuat bibi menghela napasnya.Saat sakit,dia sangat sulit makan,apalagi di bawa ke dokter.
"Sekarang non tiduran ya,bibi ngambil kompres dulu"ucap bibi sambil menyelimutinya.
"Iya bi"balas dinda.
TingTingTing
Pesan masuk itu,berbunyi berkali kali,
yang membuat dinda heran.Nomer tidak dikenal?,siapa lagi ini.Dia pun membuka pesan itu.
07:00.
"Sayaang"
"Lo dimana?"
"Maafin gue tadi malam gue ga datang"
"Lo nungguin gue kan?"
"Maaf"
"Ini ceritanya panjang..."
"Kita harus ketemu dinda"
"Maafin gue..."
"Beritahu gue,lo dimana!"
__ADS_1
"Sayang please,gue akan jelasin semuanya"
"Sayang?..."Dan masih banyak lagi.Tak hanya itu,panggilan suara maupun video,
sudah sangat banyak.
Dinda hanya membacanya tanpa membalasnya.Ternyata varo yang mengirimkan pesan ini.Dia memakai nomor baru?apa dia memang pria pengecut?.Dia berlagak seperti tidak ada salahnya,dia akan menyembunyikan kesalahannya.
Ceritanya panjang?,huh apakah dia mau lari dari kesalahannya.Dirinya yakin,dia telah menghabiskan malam itu dengan kayla,dia telah menghancurkan hatinya!.
07:05.
"Read?"
"Lo hanya baca pesan gue?"
"Bahkan lo ga angkat telpon dari gue?"
"Lo udah berani?"
"Balas dinda!!! balas!"
"Angkat telpon gue!!"
10.Panggilan suara tak terjawab 07:06.
Lo marah?.
"Terserah var, sebesar apa marah lo ke gue!gue ga peduli!!!"tekan dinda serya menatap tajam layar ponselnya.
"Lo masih aja ga angkat hah?!!"
"Dindaa please,lo dimana?"
"Gue khawatir"
"Jangan pergi lagi!!"
"Maaf buat lo nangis"
"Gue bener ga tau apa salah gue dinda"
"Kita selesaikan baik baik ya"
"Lo dimana..."
Ga tau kesalahannya?.
Varo lo gila!
Lo munafik!
Lo pembohong!
Lo jahat!
Lo bajingan!
Ada yang lain?.Intinya...GUE BENCI LO!!.
"Daddy Mommy hiks..apakah ini rasanya sakit hati?.."gumam dinda.Akhirnya air yang sudah tergenang di matanya menetes.Dia ingin kembali jadi princess kecil Daddy dan Mommynya.Dia tidak ingin mengenal cinta!.Saat ini pendapat tentang cinta adalah....
Cinta Itu Menyakitkan!.
"Bangsat!!"sarkas dinda.Dia mematikan ponselnya,lalu membantingnya ke sampingnya.Dengan kasar dia mengelap
pipinya yang penuh dengan air mata.
Nangis?ga guna!.
__ADS_1
"Non,bibi kompres dulu ya..."