Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 126


__ADS_3

Semakin banyak pengunjung, semakin membut anya tersenyum.Restoran besar dan mewah miliknya,siang ini sangat ramai pengunjung.Banyak mobil dan motor yang berjejer rapi di parkiran depan.Setiap hari dirinya dikelilingi oleh orang-orang kaya raya yang membuatnya semakin bahagia.Tak sia sia dirinya mempunyai hobi makan.


"Permisi non..."ucapan seorang sekretaris nya, menghentikan lamunan bahagia yang sedang anya lakukan.Dia sedang melihat para pengunjung menikmati makanannya lewat jendela ruangannya.


"Iya mbak?"tanya anya.


"Saya mau melaporkan tentang menu baru yang baru non keluarkan,sangat laris non,bahkan kata chef...stok bahan makanannya habis siang ini"ucap sang sekretaris.


"Wah syukurlah,...soal bahan makanan gak perlu pusing,nanti sebentar lagi akan datang... layani mereka dengan pelayanan yang terbaik!okee"ucap anya.


"Baik non"


"O iya,si koki baru itu belum datang?"


tanya anya.


"Be-"Belum juga sang sekretaris menyelesaikan ucapannya,tiba tiba ada seorang pria mengetuk pintu ruangan anya yang terbuka.


TokTokTok


"Permisi...maaf saya telat"ucapnya.


"Owh kamu koki baru itu ya?"tanya anya.


"Iya non"balasnya.


"Ya udah non,saya permisi undur diri"


ucap sekretaris seraya melenggang pergi setelah dapat anggukan dari sang bosnya.


"Silahkan masuk"ucap anya mempersilahkan.


Pria jangkung itu pun masuk.Pria itu adalah Tomy.Pria dengan wajah sedikit kebulean itu merupakan koki baru di restoran anya.Tentu saja anya memilih koki yang sudah sangat berpengalaman di dunia permakanan.Dari pendidikannya dan kualitas memasaknya.Pria itulah contohnya.


"Maaf non saya telat...tadi saya kejebak macet di jalan"ucapnya dengan sopan.


"Iya tidak apa apa,ini seragam lengkap buatmu...silahkan kamu bisa ganti baju dan memulai bekerja hari ini"ucap anya seraya menyodorkan seragam koki khas restorannya.


Tomy sangat bersyukur bekerja di restoran ini.Jujur,masuk ke restoran itu sangat sulit.Seperti kemarin dirinya melakukan ujian dengan banyak calon koki yang mendaftar.Tentu saya dirinya harus berkompetisi dengan mereka yang pastinya kemampuannya sangat hebat.

__ADS_1


Namun,tanpa ia sangka, dirinya lah yang terpilih dari sekian banyak koki.


"Baik non... makasih"ucap tomy seraya mengangkat tangannya untuk berjabat tangan dengan bos baru nya.


"Sama sama,saya harap kamu dapat bekerja dengan baik,dan tentunya betah bekerja disini ya"ucap anya seraya berjabat tangan dengannya.


Sikapnya sangat berbeda bukan?.Iyaa,dia tau dimana dia harus bersikap bar bar dan dimana dia harus bersikap profesional.Tak hanya itu,dia juga dikenal bos yang baik,tidak pelit,dan tentunya lucu dengan tingkahnya.


"Anyaaa!"suara bariton itu membuat anya dan tomy terjingkat.


"Ya sudah...silahkan kamu bisa keluar"


ucap anya seraya melepaskan jabat tangan mereka.Dan tomy,dia pun keluar dengan wajah bingungnya.Siapa laki laki itu yang tiba tiba berteriak memanggil nama bosnya?.Wajahnya sangat mengerikan.


"Mau apa lagi!"ucap anya ketus.


"Siapa dia!"bentak dito.Dia menghampiri anya dan menarik tangannya agar berdiri dari duduknya.


"Apaa si!datang datang marah marah kayak gini!"ucap anya seraya melepaskan tangannya dengan kasar.


"Aku tanya,dia siapa! selingkuhanmu?


iya?"ucap dito.


Karena apa?.Ayahnya sudah mempersiapkan perusahaan untuknya.


Hanya saja,dia disuruh untuk bekerja bersama ayahnya menjadi manager terlebih dahulu.Karena menurutnya itu untuk belajar dan memperluas ilmu tentang bisnis.


Bukan hanya untuk itu.Tapi juga ayahnya ingin tau,anaknya sudah bisa bertanggung jawab atau belum dengan pekerjaannya.Karena suatu saat,dia akan menjadi pemimpin di perusahaan tersebut.


Tetapi sepertinya dia bukanlah pemimpin yang bertanggung jawab.Karena setiap harinya dia tidak masuk kantor untuk pergi main dengan para wanitanya di sana.Nah,itulah yang membuat anya sangat sakit hati.Dia memang sudah dewasa tapi pikirannya masih seperti anak kecil.Pikirannya hanya bersenang-senang.


Membuat anya ingin mengakhiri hubungan dirinya dengannya.Dia sudah berusaha untuk mempertahankan hubungan itu,tapi...dia tidak bisa.Dia snagat sedih melihat kelakuan dito yang sudah melewati batas kesabarannya.


Dia seenaknya bermain wanita tanpa menjaga perasaannya.Sudah banyak kali dirinya menasehatinya,bahkan sampai marah marah.Namun dia tetap saja membantahnya.Dirinya sudah berulangkali untuk mengakhiri hubungan,


tapi dia tidak mau.


Entah apa kemauannya.Di saat dia terluka,dia pasti datang kepadanya.Tapi anehnya dirinya tetap menerimanya.Dan di saat dia sedang baik baik saja, kelakuannya kembali lagi.Setelah itu dia terluka lagi,pasti datang padanya lagi.

__ADS_1


Dan anehnya lagi, dirinya tetap menerimanya.Dirinya juga sangat heran.


Seperti sekarang,setelah beberapa hari dia meninggalkannya,dia datang kembali kepadanya.Yang ia herankan,kenapa wajahnya babak belur seperti itu.Pasti katena ulahnya,dia dihajar oleh teman temannya.


"Kalo selingkuh aku kenapa?! masalah buat kamu?...hah!...lagian ini ga penting buat kamu!,sana kamu pergi bersama para ****** mu itu,dan jangan kembali ke aku lagi!"tekan anya emosi.


"Tidak!,kamu ga boleh sama pria lain selain aku!,ga boleh!"ucap dito,dia mencengkeram kuat pipi anya.


"Awshh kamu menyakitiku dito!!!sakiit"


rintih anya,dia tidak bisa lepas darinya,


karena dia sudah ada di kungkungannya.


Yah seperti inilah dito.Penuh kekerasan dan kecemburuan.Dia itu egois!,sudah entah berapa wanita yang ia dekati,anya sudah malas protes padanya.Sedangkan saat dirinya sedang pria lain,entah itu karena kerjaan atau hanya teman,dia sudah marah marah ga jelas seperti ini.


"Sudah beberapa hari kamu tanpa kabar dit...aku sudah selalu menanyakan kabar ke kamu,tapi kamu tidak pernah membalasnya!...sampai sampai aku berharap kamu pergi selamanya dari kehidupanku!"ucap anya.


"Tidak!!!,sampai kapanpun kamu milikku!,


milikku!dan milikku!,aku ga akan biarin kamu sama pria lain selain aku!"bentak dito.


Tanpa aba aba,dia mencium bibir anya.


Kasar!,yah itulah yang anya rasakan.Bau alkohol dan rokok menyurak ke hidungnya.Membuat anya meronta ronta,


memukul dadanya agar dia melepaskannya.


"Mpttthhh le-pas-...ditoo!!"bentak anya.


Membuat ciuman itu terlepas.Dengan dada naik turun dia menatap tajam dito.


Namun,tatapan tajam itu berubah seketika saat melihat dito yang terlihat kesakitan.Dia memejamkan matanya,


seakan menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.


"Dit?kamu kenapa?"tanya anya seraya memegang wajahnya.Panas,yah tubuhnya sangat panas.


"Awshhh,sakiit!!"rintih dito sambil memegang kepalanya.Dengan tiba tiba dia tergeletak di lantai.

__ADS_1


"Dit!ditoo banguuunn!!"ucap anya dengan khawatirnya.Dia segera meminta bantuan untuk membawanya ke rumah sakit.


Yah seperti itulah dia.Dia tetap perhatian dan mencintainya setelah apa yang dito lakukan padanya.Jujur,dia tidak bisa jauh darinya.Tapi,kelakuan dito yang membuatnya berusaha untuk menolaknya dan mengakhiri hubungannya tanpa persetujuan dito.


__ADS_2