
"Sial!!!"suara bariton itu terdengar menggelegar, mengejutkan para anggotanya.
"Ada apa king?,bukannya rencana kita untuk membunuh beberapa mafiosonya sudah berhasil?"tanya minda heran.
"Memang berhasil!tapi orang suruhan kita sudah mati semua!dan leader mafia blackwhite sudah mengetahui siapa yang menyuruhnya!!"balas candra dengan sorot matanya yang tajam.
"Lalu, sekarang kita harus gimana king?
mereka pasti tidak terima"ucap minda.
"Ya itu sudah pasti,rencana kita gagal untuk menghancurkan mafianya dengan cara perlahan"ucap candra.
Dia memang mempunyai rencana untuk menghancurkan mafiosonya terlebih dahulu, setelah itu,dia akan melenyapkan leadernya dengan mudah.Kalau dia dan para mafiosonya menyerang mafia blackwhite secara keseluruhan,sudah pasti mafianya yang hancur dan lenyap.
Tak mudah untuk menyingkirkan mafia terbesar dan terkejam nomer 1.
"Tak ada cara lain,kita harus pindah markas,agar mereka tidak tau keberadaan kita,aku yakin, mereka sedang mencari dimana markas kita" lanjut candra.
"Pindah?pindah kemana king?"tanya minda.
"Hmm?markas brato?"tanya candra.
Dia memang tidak punya markas lagi selain itu.Dia memang kaya,dia memiliki bisnis dalam bidang jual beli organ tubuh manusia dan jual beli narkoba.Mereka
selalu menyingkirkan mafia yang lain,
agar dapat kekuasaan dan pendapatan.
Tapi sekarang,dia tak akan mengeluarkan uangnya, hanya untuk menolong orang.
"Sudah hancur king, mereka menghancurkannya dengan cara di bom"
balas minda.
"Suamimu kan kaya,kau minta saja uang yang banyak,kita bangun markas sendiri"
ucap candra.
Membuat minda berpikir.Kenapa dia tidak mau keluar uang? membangun gedung itu tidak murah.Butuh uang yang sangat banyak,kalau minta ke jordi,dia pasti curiga.Lagian dia mau meminta uang kepadanya,hanya untuk bersenang-senang untuk sendiri,bukan untuk membangun gedung seperti ini.
"Kau tidak mau?ini permintaanmu,agar aku menghancurkan mereka,tapi kau tidak mau modal?kita batalkan saja kerja sama ini"ucap candra seraya tersenyum miring seperti ada yang ia rencanakan.
"Jangan!!kau butuh uang berapa? untuk membangun markasnya?"ucap minda dengan cepat.
__ADS_1
Amel yang di sampingnya pun merasa tak terima. Kenapa hanya menghancurkan dinda,harus mengeluarkan uang sangat banyak seperti ini.Lagian,kenapa ayahnya menyuruhnya untuk meminta tolong kepada candra,mafia yang lemah dan bodoh.Tapi dia hanya mengumpat di dalam hati, tidak berani mengungkapkannya secara langsung.
"1 M"balas candra.
"Apa!!,aku tidak punya uang sebanyak itu"
ucap minda terkejut.Entah gimana respon jordi,kalau dirinya meminta uang sebanyak itu.
"Kau tidak mau?baiklah a-"
"Aku mau,aku akan mentransfer segera"
potong minda.
Amel menyenggol lengan ibunya,kenapa dia mau mengeluarkan uang sebanyak itu!.Setiap dia dan ibunya minta uang pun,tidak pernah sebanyak itu.Kalau saja ibunya bisa meminta uang sebanyak itu,
dia akan bisa bersenang-senang sepuasnya.
"Diamlah!"sarkas minda lirih.
"Bagus!aku tunggu!"balas candra.
"Dan kalian!tetap jaga markas dan samarkan markas kita,agar mereka tidak bisa melacak keberadaan kita dengan komputernya"ucap candra kepada para mafiosonya.
"Baik king"
"Mama,kenapa mama setuju dengan permintaan dia"ucap amel protes.
"Gimana tidak amel!kau mau dinda terus mengganggumu?"balas minda.
Awalnya dia juga ragu menerimanya, tapi...mau bagaimana lagi,dia sangat membutuhkannya.Dia berpikir,dia harus melenyapkan Dinda sebelum dia kembali mengambil hati ayahnya,dan sudah pasti dia akan membalaskan dendam kepadanya dan juga anaknya.Dilihat dari Dinda yang terus menggangu amel,itu adalah salah satu caranya.
"I-iya juga si,karena dia,muka aku jelek!
semuuuuaa tubuh aku penuh luka! apalagi sekarang aku sangat lelah,dan itu karena mama!"ucap amel dengan kesalnya.
"Kok mama?"
"Kenapa mama bolehin dia main sama aku,secara aku sedang sakit maa,punya ku perih!!"balas amel.Ambigu sekali!.
"Hish, sudahlah,kau itu sudah biasa, lagian ga beda sama mama,mama juga sangat lelah,tapi mau gimana lagi amel, mengertilah"ucap minda.
"hmm, sekarang kita pulang yaa"ucap amel.
__ADS_1
Dia ingin sekali pulang,sudah satu hari dia tidak ikut mama nya pulang. Sudah pasti dia disana sangat tersiksa.Selalu
digempur oleh candra tanpa henti. Sedangkan mama nya,dia pulang ke rumah.Ketika jordi tanya soal amel dimana? dia menjawab,amel sedang menginap di rumah temennya.
"Ameel,nanti kalau jordi tanya kamu kenapa gimana?kamu mau jawab apa?"
balas minda.Mereka tidak mau jordi bertemu dengan anaknya,dinda.
"Gimana ya?!tapi aku ingin pulang maa,
aku ga kuat disini terus hikss"rengek amel.
Minda mulai berpikir.
"Kita pulang"balas minda seraya menarik tangan amel.
"Benarkah?"tanya amel dengan mata yang berbinar,seakan tak percaya apa yang mama nya katakan.
"Iyaa,tapi kamu harus bisa akting di hadapan daddy"balas minda dengan senyum penuh liciknya.
Dia akan menggunakan berbagai cara agar apa yang ia inginkan tercapai.Dan dia akan melakukan apapun agar rencananya berjalan dengan lancar,salah satu nya adalah mengeluarkan uang banyak untuk hal ini.Dan tujuan nya sekarang,dia ingin menguasai harta keluarga anderson dan menyingkirkan dinda dari kehidupannya.
"Akting?"tanya amel.
Tak berbeda dengan nya,dia akan melakukan semua yang mama nya perintahkan.Karena,dia yakin apa yang mama nya perintahkan,itu hanya untuk keuntungan dia dan dirinya.Nyatanya dia hidup enak karena rencana mama nya.
Walaupun terkadang,dia merasa terpaksa dan tersiksa akan apa yang ia perintahkan.
"Iyaa,kamu harus memanfaatkan luka luka kamu ini, untuk meminta uang kepada daddy"ucap minda.
"Caranya?"tanya minda.
"Kita buat,luka kamu ini menjadi terlihat lebih parah,kalo bisa sangat parah,
misalnya ada kelumpuhan di kaki kamu gitu"balas minda.
"Nah,abis itu kamu minta uang kepada nya,dengan alasan buat kamu berobat di luar negeri,didepan dia kamu harus terlihat sangat sedih dan sangat butuh uang itu,oke?!"lanjut minda.
Tanpa berpikir panjang,amel pun menyetujuinya.Dia tidak pernah memikirkan apa yang akan terjadi nantinya.
"Okee deh,aku mau,tapi aku mau minta uang lebih banyak dari apa yang tadi candra minta"balas amel yang sudah dipenuhi berbagai barang yang akan ia beli.
"Harus dong!kita senang senang abis itu"
__ADS_1
balas minda dengan girangnya.
"Iyaa dong!!!"