Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 111


__ADS_3

"KAYLAAAA!!!"teriakan varo berbunyi


nyaring di kamarnya.Teriakan yang keras,


rasa emosi dan marah adalah rasa yang terkandung di dalamnya.Membuat para temannya yang sedang berkumpul di ruang tengah terjingkat mendengarnya.


"Awas lo kayla!!"tekan varo seraya meremas ponsel yang ada ditangannya.


"Varo ada apa?"tanya nita dari arah luar.


"Apa ada kayla disini var?"tanya bima sambil mengetuk pintu kamarnya.


Cklekk


"Mana dinda?"tanya varo dengan wajah datarnya,dan juga sorot matanya yang tajam.Sungguh menyeramkan.Tapi apa yang membuatnya marah seperti ini?.


"O-iya,ta-tadi dinda keluar sa-"belum juga anya menyelesaikan ucapannya varo sudah memotongnya.


"Keluar?,kemana?!"tanga varo.


"Dia ma-mau ke bandara,nganterin pacar bulenya eh..."dengan cepat anya menutup mulutnya.


"Bukan, maksudnya nganterin cowok bule itu,temennya kan?"lanjut dito membenarkan ucapannya.


"Astaga wanita ini!!"gerutu varo hendak melenggang pergi.Wajah yang gregetan seakan ingin menerkam mangsanya.


Bisa bisanya gadisnya menyepelekannya dan pergi tidak izin kepadanya.Hish,dia selalu membuatnya emosi.


Melihat wajahnya, membuat para temannya bergidik ngeri.


"Var ada apa si?,apa yang buat lo marah?"tanya bima.


Dengan cepat varo melemparkan ponselnya,dan langsung ditangkap oleh bima.Seketika mata semua temannya membulat.Mereka melihat layar ponselnya menampilkan foto varo dan kayla yang terlihat mesra di ranjang.


Yah,setelah berbagai usaha, akhirnya varo bisa menyalakan ponsel milik gadisnya yang sempat rusak.Dia melakukan itu karena untuk menghilangkan rasa bad mood nya setelah emosi melihat kedekatan gadisnya dengan bule itu.


"Ja-jadi kayla pelakunya?"ucap nita.


"Bangsat emang!"ucap dito.


"Pantesan aja dinda pergi,lihat saja pesannya,kayla menulisnya seolah-olah varo lah yang buat dinda sakit hati"jelas anya yang tumben sekali otaknya lumayan encer.


"Kasihan dinda"timpal bima.


TingTing


Suara notifikasi terdengar dari ponsel milik nita.Dia wanita yang aktif dalam media sosial,jadi notifikasi itu dari media sosial,yaitu Instagram.Saat nita melihatnya, ternyata akun milik varo mengunggah postingan.Eh tunggu...


akun varo?.


"Eh anjir,apa nih?...hah...apa ni?"tanya nita seraya menatap ponselnya.


Tentu saja membuat para temannya penasaran dengan apa yang ia lihat.


Saat melihatnya,mereka benar benar kaget.Ternyata foto yang ia lihat di ponsel dinda di unggah di akun varo.Siapa yang mengunggahnya?.


"Anjing!"sarkas varo.


"Pasti kayla!!"ucap mereka bersamaan.


Sudah jelas bukan varo yang mengunggahnya,pasti kayla.Ponsel milik varo masih ada di tangannya.Tentu saja membuat varo sangat marah, apalagi langsung banyak komentar pedas dari para netizen.

__ADS_1


Varo tak peduli itu,yang ia tuju ada kayla!.


"Dinda pulang!"ucap anya yang mendengar ada mobil masuk ke halaman villa.


Dengan cepat,varo melangkah keluar untuk menemui gadisnya yang sangat nakal itu.Bukannya menenangkannya,


dia malahan bodo amat dengannya. Bahkan dia pergi dengan cowok lain.


Menyebalkan!.


"Arghhh,huh...no-n de-n"seketika semuanya terkejut ketika melihat supir dinda keluar dari mobilnya,dengan wajah yang penuh luka.Dia terus merintih kesakitan sambil memegang perutnya.


Bahkan dia sampai tergeletak ke bawah.


"Astagaa,pak- bapak kenapa"ucap dito seraya menghampirinya,lalu dia dan bima membantunya bangun,kemudian mereka dudukan di teras depan.Sedangkan anya,


dia mengambil minum untuknya.


"Pak minum dulu"


GlekGlekGlek


"Huh huh,non dinda den"ucap pak supir kepada varo yang ada di depannya.


"Kenapa pak,mana dinda?"tanya varo mulai panik.


"Maaf den"ucapnya dengan rasa sakit tak karuan di sekujur tubuhnya.


"Maaf?,apa yang terjadi pak!!"bentak varo seraya menarik kerah seragamnya.


"Var var!!, sabar!!"ucap dito nita seraya menarik tangan varo dari kerah si pak supir.


tiba tiba ada segerombol anak muda yang mencegat saya,me-"


"Terus terus?"tanya bima memotong ucapannya.


Tentu saja para temannya menarik napasnya,segera mengeluarkan bersama teriakan mautnya.


"Lanjutkan pak"ucap bima membuat para temannya hanya melirik tajam padanya.


Akhirnya,bima bisa menutup mulut mereka yang ingin berteriak kepadanya.


"Mereka menyuruh non dinda untuk keluar...awalnya non tidak mau,tapi karena mereka terus memaksa,bahkan mereka akan membuka paksa pintu mobil,membuat non dinda keluar dari mobilnya"jelas pak supir.


"Terus?,dari tadi lo di dalam mobil aja gitu?membiarkan majikan lo keluar sendiri?iya?"tanya varo penuh ketajaman.


"Non dinda terus melarang saya keluar den,kalo saya keluar non dinda mengancam saya,membuat saya tidak bisa membantahnya den"balas pak supir,


ada rasa sakit sekaligus takut.


"Bodoh!"sarkas varo.Astaga sangat tidak sopan.


"Varo,nanti gue bilangin dinda lo"ucap bima.Masih sempat sempatnya bercanda.


"Terus pak?"tanya dito.


"Saya nekad untuk membantu non dinda melawan mereka,memang banyak yang sudah kalah karena non dinda,tapi saat non kehabisan tenaga,mereka tidak melawannya,tapi membawa paksa non dinda ke mobil mereka"ucap pak supir.


"Lah terus,bapak dimana?"tanya anya.


"Jelas jelas dia sudah kalah tak berdaya,

__ADS_1


bisa bisa dia sudah tiduran di selokan..


hahahaha"tawa bima.Tidak lucu kan?.


Para temannya hanya menatapnya garing,termasuk pacarnya.Tapi sebego bego nya dia,nita selalu mencintainya.


"Ekhem,te-terus dinda di bawa kemana pak?"tanya bima.


"Sa-saya ga tau den,saya benar benar minta maaf,saya tidak bisa mencegah mereka yang akan membawa non dinda"


balas pak supir.


"Dasar ga becus!"sarkas varo,dia terus mondar-mandir khawatir memikirkan gadisnya.


"Astaga dinda,lo ngilang lagii!!"ucap anya panik.


"Apa dinda terluka?"tanya varo.


"Tidak den, sepertinya niat mereka bukan melawan non,tapi membawanya pergi,


saya lihat mereka tidak melakukan kekerasan fisik kepada non,tapi mereka memaksa non masuk ke mobilnya"balas pak supir.


"Arghhhh masalah apa lagi ini!!!!"teriak varo frustasi.


Baru saja varo bertemu dan senang senang dengan gadisnya setelah beberapa lama tidak bertemu.Tapi sekarang, gadisnya jauh kembali darinya.


Bahkan gadisnya sedang dalam bahaya!.


"Kita harus cari dinda!"ucap dito.


"Cari kemana?, nomor pelat mobilnya aja pak supir tidak melihatnya"ucap nita.


"Dia sudah mabuk berat,jadi ga bisa lihat dengan jelas,burem"timpal bima.


"Gue takut dinda kenapa napa,apalagi mereka banyak"ucap anya.


"Lacak ponsel gue!"ucap varo.


"Maksud lo?, pelakunya kayla lagi gitu?"


tanya nita.


Varo mengangguk.


"Siyap,gue lacak ponsel lo"ucap dito melenggang pergi ke kamarnya untuk mengambil laptopnya.


"Kabarin para kakaknya ga?,dani deni gitu?"tanya bima.


"Jangan!,jangan libatkan mereka di masalah ini,gue ga mau mengganggu masalah ini mengganggu pikiran mereka"


balas varo.


"Blackwhite gitu?"tanya nita.


"Jangan,ribet!,kita harus bisa menyelesaikan masalah ini sendiri!"


balas varo.Tidak ada gadisnya,dia terlihat cool dan dingin,tapi kalo ada gadisnya kelakuannya sangat persis seperti baby.


"Baiklah!"


Dindaaa lo dimana sayang?.

__ADS_1


__ADS_2