Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 136


__ADS_3

Sudah sedari tadi,anya terus senyum senyum sendiri sambil memperhatikan para pelanggannya yang sedang menikmati makanan di restoran miliknya.


Hal itu sudah biasa.Dia selalu bersyukur,


dengan melihat para pengunjung restorannya semakin banyak,dan melihat betapa lahapnya mereka memakan makanannya.Hanya itu saja,sudah membuatnya bahagia.


"Ga baik lho non,senyum senyum sendiri gitu,nanti di kira...."celetuk tomy yang tiba tiba duduk di sampingnya.Anya sedang ada di depan sambil menikmati makanannya.


"Orang gila maksud kamu?!"balas anya.


"Aku ga ngomong gitu si"ucap tomy terkekeh pelan.


"Ah ternyata kamu bukan pria yang pendiam ya ..tapi kamu pria yang cerewet dan nyebelin!"ucap anya bergurau.


"Nyebelin tapi ngangenin lho"ucap tomy.


"Dan juga tukang gombal palsu!"lanjut anya tertawa pelan.


"Kok tau...hahaha"tawa tomy.


"Btw gimana kerja disini?, tersiksa engga?"tanya anya.


"Tersiksa banget deh"balas tomy langsung membuat anya terkejut.Karena seumur umur,baru kali ini ada sang koki tersiksa bekerja di restorannya.


"Beneran? apa yang buat kamu tersiksa?,


apa fasilitasnya kurang?"tanya anya antusias.


"Tersiksa melihatmu senyum senyum kayak tadi...bisa bisa diabetes aku"balas tomy terkekeh, membuat anya menatapnya malas.Dia baru tahu,se konyol itu si koki baru ini.


"Dasar!gombal!"cibir anya terkekeh.


"Engga non,aku nyaman kerja disini,


fasilitasnya lengkap,gaji nya juga besar,


tak lupa bos nya juga cantik"ucap tomy tanpa meninggalkan kegombalannya.


"Beneran?"tanya anya memastikan.


"Bener non,astaga...gitu aja jadi pikiran"


balas tomy.


"Ya kan-"


"Udah non,aku ke belakang dulu non"potong tomy.


"Ngapain?"tanya anya yang sudah merasa nyaman mengobrol dengannya.


"Mau lanjut kerja dong non,.... pancarannya lanjut nanti aja ya non"ucap tomy,membuat anya tertawa.Astaga betapa lucunya dia.Anya kira,tomy pria yang pendiam,tapi nyatanya sangat berbeda.


"Ya udah sana,kalo bisa kita putus aja,ga usah lanjut pacaran"balas anya.


"Jangan dong...hahaha"tawa tomy seraya melenggang pergi.Hal itu membuat anya menggeleng kepalanya.


Tak lama kemudian, ponselnya berdering


karena sang ayah yang menelponnya.


"Hallo pi,kapan pulang?"tanya anya tanpa basa basi.

__ADS_1


"Hallo sayang, sepertinya bulan depan papi pulang"balas ayah anya.Karena sudah cukup lama, ayahnya sedang bekerja di luar negeri.Tentu saja anya sangat menantikannya pulang.


"Hmm ada apa papi telpon?"tanya anya bad mood.


"Jangan marah dong sayang,maaf kak papi, pekerjaan papi disini belum selesai"


ucap papi membujuknya.


"Iya iya,anya ngerti kok"balas anya tersenyum.Dia mengerti ayahnya adalah orang yang sibuk.


"Syukurlah,papi lega mendengarnya"


ucap papi.


"Hmm,papi ada apa nelpon?"tanya anya.


"Papi hanya ingin tau kabar anak papi,


ga salah kan sayang?"balas papi.


"Engga si,...tapi apakah harus setiap jam pi?"tanya anya terkekeh pelan.


Karena baru satu jam yang lalu ayahnya menanyakan kabar lewat chat, dan satu jam kemudian,dia menelponnya hanya ingin tau kabarnya.Bisa bisa besok setiap satu menit.


"Kalo bisa setiap detik,boleh"balas papi ikut bergurau, mengundang tawa dari anaknya.Ceritanya drama lelucon anak bapa.


"Papi lagi dimana?"tanya anya.


"Papi lagi di kantor nya, gimana perkembangan restoran?pasti bagus dong"balas papi.


"Bagus banget dong,papi tau gak aku baru ngeluarin menu baru disini"balas anya semangat.


"Menu apa?"tanya papi.


"Ah baiklah,papi jadi ga sabar"balas papi.


"Papi pulang,sama calon mami kan?"tanya anya menggoda ayahnya.


"Sayaaang,ada ada aja deh kamu"balas papi tertawa pelan.


"Beneran!, udah ada kan pi?"tanya anya.


"Rahasia deh"balas papi.


"iiiih papi mah!,"kesal anya.


"hahaha...gimana hubungan kamu sama dito sayang?,masih langgeng kan?"tanya papi.


Membuat anya lemes.


"Toxic"gumam anya lirih.


"Apa sayang?papi ga denger"ucap papi.


"Oh engga pi, hubungan kita baik kok sampai sekarang"balas anya.Dia tidak ingin membuat papi nya kepikiran dengannya.Biarlah, dirinya akan menjalaninya tanpa keluarganya tahu.


"Baguslah"ucap papi.


"Ya udah pi,anya tutup dulu yah"pamit anya.


"Iya sayang,papi juga mau meeting sama klien"balas papi.

__ADS_1


"Ya udah byee,papi hati hati disana... terutama kepada para tante tante genit!"


ucap anya kesal, karena banyak wanita yang mendekati ayahnya,terutama para tante tante genit yang makeup nya berjuta juta centi.Mereka bilang ayahnya sugar daddy.Ih ga suka!.


"Hahaha iya sayaaang"balas papi tertawa.


Mereka pun mematikan teleponnya.


Setelah itu,anya pun akan segera beranjak untuk memeriksa laporan hari ini.Bukan hanya untuk restoran ini,tapi juga banyak cabang di berbagai kota maupun negara.


Namun saat anya hendak pergi.Ada seseorang lagi yang menelponnya.Saat itu juga,dia mengenyritkan alisnya heran.


Apa yang membuat ibunya dito menelponnya?.


"Hallo tante"ucap anya.


"Hallo sayang,apa kabar?"balas ibu dito.


"Baik tan,ada apa tante?,tumben telpon"tanya anya.


"Ah tidak ada apa apa anya,tante cuma mau tanya"balas ibu dito.


"Tanya apa tante?"tanya anya.


"Apa dito sedang bersamamu?"tanyanya dengan berbisik.


Membuat anya terdiam.Anya tau ibu dito bisik bisik karena agar suaminya tidak mendengar.Sebab ayah dito sudah sangat kecewa dan lelah mengurusi anaknya yang satu itu.Rasa kemarahannya membuat rasa benci itu muncul pada dirinya kepada anaknya.


Apa selama ini dito tidak pulang ke rumahnya?.


"Tidak tan,berapa hari ga pulang tan?"tanya anya.Karena dia dan keluarga dito sudah terbiasa dengan kelakuan dito yang jarang pulang.Namun,kedua orang tuanya masih selalu mencarinya, walaupun sekedar bertanya kepada anya.


"O-oh begitu yah... dia tidak pulang sudah satu minggu anya,tante sangat khawatir"balas ibu dito sambil was was akan kedatangan suaminya.


Setiap dirinya bertanya soal dito,dia pasti sangat sensitif.Bahkan dia berkata,


'Ngapain nyari anak brandal sepertinya'.


Memang membuat hatinya sakit.Tapi dia tidak bisa membantahnya.Dia hanya berharap,masih ada rasa sayang di hatinya kepada anaknya sendiri.


"Selama itu?...astaga kemana dia"gumam anya yang tiba tiba rasa khawatir kepadanya,datang.


"Tante jangan khawatir ya...nanti aku sama temen temen akan cari dito kok"


ucap anya menenangkan.


"Tente tau anak tante jahat sama kamu anya,tapi kamu masih mau mencarinya dan perhatian padanya....kamu sangat baik sayang"ucap ibu dito yang tidak enak atas kelakuan anaknya kepadanya.


Bahkan dengan kebaikan hatinya,dia menyembunyikan sikap buruk dito kepada ayahnya,hanya untuk menjaga nama baik anaknya.


"Heee"anya hanya tertawa kecil.Garing!.


Perhatian?,apa mereka memandangnya seperti itu?.Padahal yang dirinya mau sikap perhatian itu kepadanya hilang.


"Ya udah tan,nanti kalo ada kabar tentangnya,aku kabarin yah"ucap anya.


"Baiklah,makasih ya sayang"ucap ibu dito terharu.


"Sama sama tante"balas anya tersenyum.


Ternyata saat dito datang padanya,dia belum pulang ke rumahnya.Bahkan saat dia pergi,dia tidak pulang ke rumahnya.

__ADS_1


Dia telah membuat ibunya khawatir,dan dia juga telah membuat ayahnya semakin benci padanya.


"Kamu dimana si dito!!"


__ADS_2