Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 80


__ADS_3

Dan sekarang,dinda dan varo sedang duduk di taman kampus.Dinda duduk dengan bersandar bahu varo, tak lupa tangannya yang selalu di genggam olehnya.Dinda sempat berpikir,apa dia tidak bosan dengannya?.Bentar!itu bagus dong,dinda mempunyai pacar yang benar benar mencintai dan menyayanginya dengan tulus.


"Lo udah tau?"tanya dinda.


"Udah,lo bohong ke gue,juga gue tau"


balas varo.


Memang,setelah teman temannya mendapatkan buktinya,varo sangat tak percaya hal ini di sembunyikan oleh gadisnya.Dari soal kayla yang mengerjainya di toilet, sampai dia berbohong tentang jaket.Varo sudah tau dengan jelas.


"Tau dari mana?"tanya dinda.


"Lo ga perlu tau,kenapa lo menyembunyikan hal ini?"tanya varo.


"Ya gue,hanya ga mau masalah ini diperpanjang lagi,apalagi gue tau,pasti lo marah dan nantinya akan ada keributan,


gue kan ga mau,eh...malahan tanpa gue tau,lo udah tau"jelas dinda dengan malasnya.


"Makanya jangan sok sok an jadi wanita pembohong di depan gue"ucap varo terkekeh kecil seraya memindahkan kepala gadisnya untuk bersender ke dada nya.


"Hehe kan cuma ini"ucap dinda.


"Engga,soal lo balapan juga gue tau"ucap varo,tentu saja membuat dinda terkejut.


Apa dia selalu tau tentangnya?. Darimana?.


"Yaaa,lo tau semuanya"balas dinda pasrah.Dirinya memang pintar,tapi ada juga yang lebih pintar.


"Jangan pernah boong lagi!"peringat varo sambil mengelus rambutnya.


"Iyaaa itu sia sia,gue boong pun,lo pasti tau"balas dinda,membuat varo terkekeh.


"Tapi,lo jangan apa apa ini reno yah"ucap dinda memohon.


"Apa apa in maksudnya?kayak tadi?"


balas varo.


"Lo kan yang bunuh juna kemarin?"'tanya dinda sedikit lirih, Akhirnya dia mengajukan pertanyaan yang sudah sangat ia inginkan untuk bertanya. Hanya pertanyaan itulah dari segala kecurigaannya padanya. Dia merasa ada yang janggal soal ini.


"Lo tau?"ucap varo balik tanya.


"Engga,makanya gue nanya!lo kan yang bunuh juna?"tanya dinda.


"Engga"balas varo.


"Lo kan yang bunuh juna?"tanya dinda lagi.


"Hmm"Varo hanya berdehem.


"Tuh kan..,jangan ulangi lagi yah"ucap dinda seraya mendongakkan kepalanya menatap varo.


"Ga janji"balas varo.


"Gue serius varo,reno jangan jadi korban lo lagi yah,dia ga salah,malahan dia nolongin gue var...plis"ucap dinda serius.


"Hufttt iya sayang"balas varo seraya mencium bibir gadisnya.


"Beneran?janji?"tanya dinda dengan mengangkat jari kelingkingnya.


"Engga usah"ucap varo.

__ADS_1


"Janji dulu!"kekeh dinda.


"Huh,iya iya"balas varo,dia pun mengaitkan jari kelingkingnya pada kelingking gadisnya.Kali ini, dirinya akan menuruti apa yang gadisnya mau.Apalagi


dia memang benar,reno sudah menolong gadisnya.Lagian, dirinya sudah memberi pelajaran sedikit padanya.Sepertinya itu sudah cukup.


"Makasih"ucap dinda tersenyum senang.


"Semua hanya untuk lo sayang"balas varo dengan mencium keningnya, lalu memeluknya dengan erat.


"Dih anjir,kena mental ga tuh,si kayla"ucap nita.Dia dan teman temannya sedang berkumpul bersama di kantin, setelah keributan yang mereka lakukan.


"Dia pantes mendapatkannya,apalagi beraninya dia menganggu cewek si bos"


sahut dito.


"Gue masih ga nyangka si, kayla pecinta om om kaya raya"timpal fifi.


"Parahnya lagi,dia merelakan tubuhnya ke mereka hanya untuk mendapatkan uang banyak,... menjijikkan!"lanjut tino.


"Untuk para cewek,jangan di tiru, mending kuras aja harta para cowoknya"


ucap nita,tentu saja teman temannya menyetujuinya.


"Betuuul banget"timpal anya.


"Yeee,itu mah sudah kerjaannya cewek!"


sahut tino diangguki mantap oleh bima dan dito.


"Sayaang ga papa kan?"tanya nita seraya tersenyum.


"Engga papa sayang,yang penting kamu jangan kabur setelah aku bangkrut"balas bima tersenyum.Dia pun merangkul bahu nita yang sedang bersender di bahunya.


Jawabannya sedikit....ah sudahlah nita membalasnya dengan senyuman senangnya.


Tidak dimana pun,pasti jawabannya terdengar konyol,yang membuat para temannya tertawa kecil.Dan sepertinya si ceweknya ketularan sikapnya ga ada otak.


"Ditoo ini enak ga?"tanya anya sambil menyuapinya makanan miliknya.Dito pun menerimanya dengan senang hati.


"Hmm, lumayan,coba yang itu"ucap dito menunjuk makanan milik anya yang lain.


Entah modus mau disuapi oleh anya tau bukan,tapi dia tetap menurutinya.


"gimana?"tanya anya.


"Hmm ini lebih enak"balas dito.


"Lagi akuur diaa"cibir bima,membuat dito menjulurkan lidahnya kepadanya. Perusak suasana!.


"Anya nanti malam jadi jalan kan?"tanya dito.


"Hmm..."belum juga anya membalasnya,


rean datang yang membuat anya senang.


"Eh ada kak senior kesini,mau jemput pacarnya ya?"goda bima membuat rean dan anya salting.


"Baru temen"balas rean.Bima dan yang lainnya menatap dito yang masih diam.


"Owhhh baru temen,otewe pacar dong"

__ADS_1


sahut nita seraya melirik dito.Mereka tau,dito sedang panas membara.Apalagi terlihat, tangannya yang mengepal kuat, menggenggam gelas miliknya.


"Hehe mungkin iya"balas rean terkekeh cool.Lagi lagi anya salah tingkah sendiri.


"Hmm,dito"panggil anya.Dito hanya menatapnya mengisyaratkan kata 'apa'.


"Maaf,gue ga bisa jalan nanti malam,tapi besok gue bisa kok"ucap anya,tentu saja membuat dito sangat kecewa.


"Pasti mau jalan sama kak rean ya??"tanya fifi.


"Hehe iyaa"balas anya,dia dan rean pun melenggang pergi berduaan.


Teman temannya hanya melirik dito yang terlihatnya sudah sangat emosi.Yaa,


menurut mereka,itulah risiko jadi cowok playboy.Dia menyukai anya, tapi dia tidak


menyadarinya.Karena dia masih sibuk dengan kesenangan dengan para wanitanya.


"Nangis kan lo!"ucap tino kepada dito.


"Bangsat!"sarkas dito seraya menggebrak meja.


Brakkk.


Teman temannya bukannya menenangkannya,tapi malahan mereka menertawainya.Kapok ga tuh!.


"Sialan!"tekan kayla sambil menyeruput minumannya.Setelah kejadian itu,dia pun pergi,lalu membersihkan tubuhnya dan berganti pakaiannya yang sudah amburadul.


Tiba tiba dia dikejutkan oleh seorang pria seumurannya yang duduk di depannya tanpa permisi.Hmm, sepertinya dia pria dari geng motor.Terlihat dari wajahnya yang tampan tapi banyak bekas luka nya.


"Mau apa lo"sewot kayla.


"Gue ada penawaran bagus buat lo"ucap pria itu.


"Apa?"tanya kayla.


"Lo mau pisahin varo sama dinda kan?"


tanya pria itu.Apa hubungan mereka dengannya?.Kayla tidak ada pikiran seperti itu.Dia hanya ingin varo bersamanya lagi.Tapi setelah mendengar perkataannya...itu ide bagus.


"Tujuan lo sama dengan gue"lanjut pria itu.Dengan memisahkan mereka,dengan mudah,kayla bisa mengambil hatinya kembali,tanpa ada gangguan lagi.


"I-iya..terus?"tanya kayla.


"Kita kerja sama?!"balas pria itu.


"Lo mau ceweknya?"tanya kayla.


"Engga,gue hanya ingin varo hancur, tapi soal ceweknya...boleh laa"balas pria itu.


"Gue ga mau lo sentuh varo!"ucap kayla.


"Lo tenang saja,dengan memisahkan mereka...itu sudah cukup, selanjutnya


itu terserah lo"balas pria itu.


"Hmm,baiklah"ucap kayla tersenyum licik.


"Caranya?"tanya kayla.


"Nanti lo tau"balas pria itu seraya tersenyum miring penuh dengan kelicikannya dan rencana busuknya.

__ADS_1


__ADS_2