Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 121


__ADS_3

Dari pihak keluarga pun tidak ada yang membuka suara nya.Dari keluarga dinda maupun keluarga anisa.Harusnya ada semua kakaknya dinda datang ke sana,


tapi ...ya begitulah kerjaan adalah alasannya.Tapi tak hanya itu,juga ada yang memiliki anak masih kecil yang harus mereka jaga.


"Pren,gue pulang ya,anak kesayangan gue nyariin emaknya"ucap fifi.


"Ya udah sana,lagian jadi emak keluyuran mulu deh"ucap anya.


"Yee,kalo ga ada gue aja kalian nyariin anying!,maksa gue ikut,terus-"


"Iya iya,udah sana pergi!,nanti gue bilangin ke dinda"ucap nita seraya mendorong pelan punggung fifi.


"****** lo!"sarkas fifi,seraya melenggang pergi.Sedangkan teman temannya hanya cengengesan.


"Diam atau mati!"ucap dinda,membuat nita dan anya terdiam membisu dengan mata membulat.Sindiran dan ancamannya tidak tanggung tanggung.


Apalagi melihat fifi menertawainya di seberang sana.Menyebalkan.


"Baiklah... untuk seluruh keluarga kak anisa yang saya hormati,terutama untuk kedua abangku yang sangat saya sayang,dan untuk para mafioso ku yang


saya banggakan,izinkan saya untuk melakukan apapun disini sesuka saya"ucap dinda seraya tersenyum kepada para keluarganya yang sedang duduk di sana.Mereka pun membalasnya dengan angguka sopan.Ucapannya memang sangat aneh.


Hening.


Dinda pun melanjutkan bicaranya.


"Sebelumnya...ada yang mau bertanya atau protes mungkin?"tanya dinda.


Hening.


"Ada yang mau ditanyakan?!!!"ucap dinda dengan penuh penekanan.


"Siap!...tidak queen!"balas mereka dengan tegasnya.


Memang tegas,tapi mentalnya tidak.Dan barusan mereka mengetahui tentang queen satu hal lagi,yaitu entah apa pertanyaan yang queen ajukan,harus dijawab.Queen tidak peduli jawabannya apa,yang penting di jawab.


"Baiklah,langsung saja...saya akan jelaskan tentang visi misi kita"ucap dinda.


"Pertama,...jadilah Mafioso yang tegas,


setia,jujur,dan yang penting adalah pintar"


ucap dinda.Yang sepertinya ada yang tersinggung dengan ucapannya.Karena apa?,karena ada yang merasa kalau dirinya tidaklah pintar.


"Bukan hanya pintar di otak,tapi juga pinter dalam berperang"lanjutnya.Lagi lagi membuat nyali para mafioso baru, menciut.


"Jadi siapkan diri kalian, untuk mengikuti


seleksi dalam latihan berperang nanti"


ucap dinda,seketika bulu tubuhnya meremang.


Ada seleksi lagi?.Apa yang tidak terpilih akan mati?.Berbagai pertanyaan menghampiri otaknya.Hanya saja mereka tak berani menanyakannya.


"Si-siap queen"balas mereka.

__ADS_1


"Disini tidak enak...jujur setiap hari harus latihan fisik,jadi siapa yang tidak bersedia bergabung disini,,,saya persilahkan keluar"ucap dinda.


"Siap!...tidak queen!"balas mereka.


"Selanjutnya misi kita adalah terus memperbesar mafia ini,dengan aktif dalam bertindak, merekrut mafia kecil dengan cara baik baik,dan kita cegah mafia luar menerobos wilayah kita,dan mereka berbuat semena-mena di negara ini!"jelas dinda.


"Siyap queen!"balas mereka.Ternyata bukan hanya kejam,tapi juga baik hati.


Kebaikan hatinya,dia keluarkan dari tindakan kejamnya.


"Kita juga ada perdagangan...memang ilegal,tapi hasilnya sangat lumayan,bisa untuk kalian dan juga melengkapi fasilitas markas...saya yakin kalian dapat meneruskannya dengan kejujuran kalian"


Menurut mereka,ini juga sebuah kebaikan sang queen.Strateginya sangat bagus,tak heran mafia blackwhite sangat besar,kaya raya dan berkembang.Dan juga para mafiosonya sangat mencintainya dan patuh terhadapnya. Sungguh mafia yang harmonis dan selalu kompak.Para keluarga anisa pun sangat kagum kepadanya.Dia sangat pintar.


"Apakah ada yang keberatan?mau bertanya?atau mungkin keluar?, sekali lagi saya persilahkan" tanya dinda.


"Saya queen"ucap seorang wanita yang merupakan mafioso garinda.Dalam hati para temannya,berani selaki dia bertanya?!.


"Ya?"balas dinda.


"Seleksinya, bagaimana ya queen?,terus kalau tidak lolos,apakah kita akan baik baik saja?"tanya wanita itu.


"Anda mempunyai anak?"tanya dinda.


Aduhh, dirinya semakin gugup.


"Ti-tidak queen,ta-tapi saya sedang mengandung"balas wanita itu,membuat kedua orang tua anisa terkejut.


"Hey!,saya sudah bilang,tidak ada yang boleh menikah!apalagi mempunyai anak di mafia kita!"bentak ayah anisa, sekaligus leader mafia garinda.Karena menurutnya peraturan itu juga berlaku di mafia blackwhite.


"Ma-maaf king,saya selaku suaminya,


sangat minta maaf...hanya karena cinta,


kita melanggar peraturan king"tiba tiba seorang lelaki di samping wanita itu angkat bicara.Dia bukan lelaki yang tidak bertanggungjawab.


"Hishh cinta memang salah!,... sekarang kalian keluar dari sini!...lihat saja tidak ada mafia yang mau nerima kalian!"ucap ayah anisa.


"Ba-baik king"balas mereka.Mereka pun keluar dari barisannya dengan wajah yang sangat kecewa.Tapi tidak karena hal ini, hubungan mereka terpecahkan.


"Mafia saya mau menerima kalian"seketika semuanya terkejut dengan apa yang dinda katakan. Terutama kedua kakaknya.Tapi mereka yakin,dinda akan melakukan yang terbaik.


Langkah wanita dan pria itu pun terhenti.


"Kenapa?,...mafia saya menerima kalian"


ucap dinda.


"Be-beneran queen?"tanya pria itu tak percaya.


"Jadi gini...maaf pak,saya ingin protes dengan apa yang anda katakan"ucap dinda kepada ayah anisa.


"Emm,i-iya queen?!"balasnya.


"Tadi anda bilang cinta itu salah?..._disini anda yang salah!"ucap dinda.Tentu saja membuat para mafioso sangat setuju.Hal itu juga membuat dinda tersenyum.

__ADS_1


"Cinta itu tidak salah,cinta dalam mafia adalah penting,dengan cinta kita dapat bersatu kompak menjadi satu kesatuan yang harmonis,yang menjadi salah satu cara agar kita menang dalam pertempuran"jelas dinda dengan kebijaksanaannya.


"Bener tidak?"tanya dinda kepada para mafiosonya.


"Betul queen!"balas mereka dengan semangatnya.


"Ah jadi kalian sedang dimabuk asmara"


ucap dinda bergurau,tentu saja mengundang tawa dari semuanya.Jadi,


sikapnya tidak sedingin yang mereka kita.


Mengenang.


"Ma-maafkan saya queen sa-"


"Anda tidak perlu minta maaf pak...jadi..


kalian masih dapat masuk ke mafia ini, tapi bukan untuk menjadi anggotanya"


ucap dinda.


"Jadi apa queen?"tanya mereka.


"Emm,kamu masih jadi anggotanya,tapi kamu tidak bisa,kesehatan kandunganmu sangat penting,jadi kamu bisa membantu memasak untuk mafioso di markas ini"ucap dinda.


"Ba-baik queen, makasih banyaakk"ucap wanita itu dengan senangnya.Entah nasib darimana hari ini,dia sangat bersyukur atas kebaikan sang queen.


"Queen,apakah saya boleh diluangkan waktu untuk saya bekerja queen?"tanya pria itu.Memang aneh,dia ingin bekerja untuk menghidupi anak dan istrinya nanti, tapi dia juga ingin menjadi anggota mafia.


"Kamu memang pria yang bertanggung jawab...tak perlu kamu bekerja,makan sehari hari anak dan istrimu sudah terpenuhi disini"balas dinda.


"Iya queen,tapi--"


"Perlengkapan kelahiran anak kamu nanti?"tanya dinda langsung diangguki kecil oleh pria itu.


"Kamu tak perlu khawatir,saya akan memenuhi semuanya"ucap dinda.


"I-ini beneran queen?"tanya pria itu.


"Bener,ini adalah sebuah imbalan untuk kalian atas kejujuran kalian"balas dinda.


"Ma-makasih banyak queen.."mereka sangat terharu.


Semuanya pun dibuat kagum atas kebaikan sang queen.Terutama dari keluarga anisa.Mereka tak menyangka, sang queen sebaik ini.Dia memang kejam,tapi hati nurani nya masih tatap ada.Fatar dan fatur sangat bangga kepada sang adik tersayangnya ini.


"Queen"panggil seorang wanita.Tapi buka wanita tadi.


"Hmm?"balas dinda.


"Sa-sa-saya sedang hamil queen"balas wanita itu.Dari wajahnya dinda sudah mengetahuinya.


"Bukan urusanku anjing!"sarkas dinda.


Dor!!!.

__ADS_1


"Pembohong!"


__ADS_2