Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 34


__ADS_3

"Mama ini apa ga papa?"tanya amel.


"Ga papa gimana?"tanya minda.


"Ya maksudnya,1 miliyar saja sudah sangat banyak,terus kita minta lebih, untuk kita sendiri lagi,aku rasa itu kebanyakan ma"balas amel.


"Apaan si amel,kamu malah merasa kasihan sama dia! sudahlah kita senang senang aja,belanja sepuasnya,kamu mau kan?"ucap minda.


Mereka mulai memasuki mall besar di kota nya,setelah mereka dari salon. Sudah beberapa tempat yang mereka kunjungi.Dari berbagai tempat belanja,


perhiasan,dan juga restoran terkenal.


Tentunya butuh biaya yang tidak sedikit.


"Mau dong"balas amel.


"Ya diamlah!pilih saja apa yang kamu mau,yang 500 juta,kita habiskan!"ucap minda.


"Okeei"balas amel dengan senang.


Awalnya dia berpikir itu salah, mengingat kebaikan dan kasih sayang yang jordi berikan padanya,membuatnya merasa bersalah.Namun,ucapan mama nya,


membuatnya menghilangkan pikiran itu.


" Aku kan mau perawatan kulit,mau ngilangin semua bekas luka ini"ucap amel seraya menyeruput minumannya,


mereka sedang makan siang di restoran yang mahal.


"Baiklah,nanti kita kesana"ucap minda.


"Terus aku juga mau sekolah lagi ma"ucap amel.


"Ngapain sekolah?lagian kita sudah kaya raya kan?jadi kamu ga susah-susah mikirin sekolah, untuk kesuksesan mu nanti"ucap minda.


"Tapi kan,aku masih ingin punya teman lagi mah,lagian kalo aku sekolah,nanti sukses,dapet banyak uang lagi,mama seneng kan?"ucap amel.


"Hmm...ya udah,besok mama daftarin kamu ke sekolah yang lebih bagus dari sekolah milik si dinda itu"ucap minda.


"Beneran?"tanya amel.Ya itulah dia,


aslinya pikirannya masih waras dan ada rasa baiknya,tapi karena pengaruh dari kedua orang tuanya,membuatnya penuh kejahatan dan kelicikannya seperti kedua orang tuanya.


"Iyaa sayang"balas minda.


Saat mereka sedang menikmati makanannya,tiba tiba ponsel minda berbunyi,ada seseorang yang memanggilnya.


Dan saat mengetahui nama yang tertera di layar ponselnya,seketika matanya terbelalak penuh kepanikan.Dia ragu ingin mengangkatnya.


"Siapa ma?kok ga diangkat angkat"tanya amel.

__ADS_1


"Daddy,amel"balas minda.


"Aduuh,gimana nih maa,nanti kalo kita ketahuan gimana?bisa bisa kita ga diberi uang atau kita bisa diusir dari rumah" ucap amel sama sama panik dan gelisah.


Tak beda dengan minda,dia bingung, kenapa rencananya menjadi seperti ini.


Yang ia inginkan adalah, terbebas dari jordi,setelah dia mendapatkan uangnya.


Sepertinya,alasan yang ia buat, ternyata salah.


"Kamu yang tenang,jangan panik,kita harus pintar beralasan"ucap minda.Dia pun mengangkat panggilan dari jordi.


"Ekhemm...ha-hallo mas?"ucap minda.


"Gimana keadaan amel sekarang mah?"


tanya jordi.


"Sekarang dia lafi tidur,dari tadi dia terus menangis karena kesakitan,tapi nanti malam dia akan di operasi di bagian kepalanya"balas minda dengan nada yang ia sedih sedihkan.


"Apa amel tau ciri ciri perampok itu,atau pelat motornya?"tanya jordi.


"Emm,katanya,dia tidak tau jelas perampok perampok itu, emang kenapa mas?"tanya minda.


Dia harap,jordi tidak memperpanjang masalah ini.Bisa bisa dia akan ketahuan dan diceraikan olehnya sebelum dia menguras habis harta keluarga anderson.Dia tau,keuangan jordi sedang tidak baik baik saja,namun simpanannya masih banyak, seperti mension,mobil mobilnya,dan harta yang lainnya.


"Aku akan melaporkan ini kepada polisi"


balas jordi.


"Aku rasa jangan deh mas,eh maksudnya ga usah,percuma saja mencarinya kalau kita ga punya buktinya,mending sekarang kita fokus dalam penyembuhan amel saja"ucap minda.


"Tapi-"


"Sudahlah mas,hal itu jangan dijadikan pikiran, nanti kau sakit dan jadi ga fokus bekerja"ucap minda pura pura perhatian.


"Baiklah,tapi maaf banget,aku tidak bisa menemani amel,maaf banget"ucap jordi kecewa.Bukannya lebih mementingkan harta,tapi dia tidak mau karyawannya tidak digaji olehnya,karena keadaan keuangan perusahaan.


Mendengar kata itu,minda langsung tersenyum senang bersama amel. Mereka tidak susah susah menghalangi jordi untuk menemaninya.


"Iya ga papa kok mas,kau bekerja saja,


cari uang yang banyak,aku yang akan mengurus amel"ucap minda bersemangat.


"Hmm iya, ngomong ngomong kamu lagi dimana? sepertinya rame banget"tanya jordi.


"Emmm,oh ini,aku lagi diluar cari makan siang buat aku sama amel,kau sudah makan siang?jangan lupa!"ucap minda.


"Iya,aku sudah makan tadi,ya sudah aku mau lanjut kerja,kau hati hati disana, selalu hubungi aku soal keadaan amel ya"ucap jordi.

__ADS_1


"Iya,jangan lupa juga, transferannya"ucap minda tanpa berpikir.


Transferan?semua uang yang ia miliki sudah pas untuk kebutuhan berbisnis di perusahaan.Apalagi mengingat meeting tadi, membuatnya sedih dan kecewa pada diri sendiri.Waktu itu.....


"Kau mengingkari ucapanmu?!"ucap dinda dengan sedikit emosi.


"Ma-maaf queen,saya terpaksa mengambil uang itu, untuk berobat anak saya queen"ucap jordi.


Yah,uang yang ia transfer untuk minda,


yang jumlahnya sangat banyak.Dia mengambilnya dari uang investasi dari queen.Itupun tanpa izin,dia terpaksa mengambilnya,sebab dia sangat bingung.


Dia sempat berpikir untuk menjual aset-aset nya, seperti surat tanah,ataupun barang barang berharga fi rumah,tapi dia rasa,itu tidak perlu.Itu simpanan untuk anak anaknya nanti.Dia akan berusaha mengembalikan keuangannya.


"Ada apa dengan anakmu? sandiwara apa yang ia buat lagi!"ucap dinda.Entah apa queen maksud,tapi jordi tidak memikirkan ucapannya.


"Anak perempuan saya,habis di rampok,


dia terluka dan dihajar oleh mereka, apalagi luka di kepalanya sangat parah,


sampai ke dalam,jadi dia butuh uang untuk operasi"balas jordi dengan wajah yang sedih.


Dinda tersenyum miring.


"Kau percaya?"tanya dinda.


"Apa maksudmu queen?saya rasa anda tau semuanya tentang keluargaku"ucap jordi.


Dinda juga heran,apa yang mereka lakukan sampai membuat daddy sangat mempercayainya.Dilihat dari mereka selalu meminta uang padanya dan sikapnya,belum juga membuatnya curiga pada mereka.


"Oh tidak,tapi saran saya,kau cari tau tentang mereka,....emm sudahlah lupakan"ucap dinda.Kenapa dia masih ada rasa kasihan kepada ayahnya. Seakan ingin melepaskannya dari rencana minda dan amel.


"Baiklah,tapi saya sungguh minta maaf,


anggap hal ini hutang saya,saya akan segera melunasinya"ucap jordi.


Para karyawannya pun merasa kasihan padanya.Mereka merasa, semenjak istrinya meninggal dan menikah lagi,dia terlihat tidak terurus dan tidak bersemangat.Sebelumnya dia sangat bersemangat dan penuh keceriaan.


Membuat perusahaan berkembang pesat,namun sekarang... sangat menurun jauh.


"Tiga kali kau tak menepati ucapanmu!


kau harus bayar tiga kali lipat hutangmu!


kalau tak sanggup! perusahaanmu yang akan saya ambil!atau saya hancurkan!"


ucap dinda menekan.


Mengingat ucapannya, membuatnya semakin pusing memikirkan karirnya.

__ADS_1


__ADS_2