Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 61


__ADS_3

"Gimana perkembangannya?"


"Sangat berkembang pesat pak,apalagi banyak konsumen yang membeli produk kita dan juga posisi perusahaan kita naik menjadi yang ke dua setelah perusahaan milik queen"ucap karyawan tersebut dari seberang sana.


"Baguslah, pertahankan!memang sulit untuk menandingi perusahaan milik queen,tapi kita harus tetap berusaha!"


ucap deni.


"Baik pak"pamit karyawan itu.Kemudian deni pun memutus panggilannya.


Dan sudah dua tahun juga, perusahaan milik keluarga anderson berada di tangan dani dan deni.Tentu perusahaan milik ayahnya berkembang kembali karena mereka.Mereka berjanji,akan menjaga peninggalan almarhum ayahnya.


"Daddy lihatlah,usaha daddy tidak sia sia"


gumam deni penuh penghayatan.


Tiba tiba seorang pria kembarannya masuk ke ruangan kerjanya.Tentu saja dengan pakaian kantornya.Sekarang dani menjalankan perusahaan transportasi yang ada di jepang.Hari ini dia baru saja pulang dari sana.


"Kenapa lo sangat sibuk sekali dengan pekerjaanmu?"tanya dani seraya duduk di sampingnya.


"Ya begitulah,lo baru pulang?"balas deni.


"Baru saja!mana princess kita?"tanya dani dengan senyuman yang mengambang.


"Dia ada di kamarnya,sedang mandi"balas deni yang masih fokus ke laptopnya.


"Apa sudah lama?"tanya dani tidak sabaran untuk bertemu adik kesayangannya.


"Sudah doong!"balasnya seraya beranjak dari duduknya dan melenggang dari hadapannya.Membuat dani kesal padanya.Dia telah mendahuluinya.


"Anjing lo den!!"dani pun menyusul adik yang lahir hanya 5 menit setelahnya.


Tentu saja wajah mereka sama persis,


tubuhnya sangat bagus,dan pastinya banyak wanita yang mendambakan mereka untuk menjadi miliknya.Tapi sayangnya mereka belum memikirkannya.


"Dinda sayang?apa kamu sudah selesai?"


tanya deni dari arah luar kamar adiknya.


"Sudah bang"balas dinda.


Dani dan deni pun membuka pintunya dan masuk ke dalam kamar adiknya.


Terlihat,adiknya sedang rebahan di ranjangnya dengan ponselnya yang ia mainkan.Mereka berdua pun segera loncat ke ranjang,dan menghimpit adiknya,lalu memeluknya.

__ADS_1


"Sayang pincess"ucap dani,dia dan deni pun mencium pipi adiknya tanpa henti.


"Astagaaa abaang!sudah iih!!"kesal dinda seraya melemparkan ponselnya.Bukan ke lantai dong tapi ke sampingnya.


Merasa nyaman,dia pun tersenyum.


"Abang harap,kita selalu bersama"ucap dani.Mereka memeluk sang adik sambil menatap langit langit kamar.


"Harus dong!,kan kata daddy sama mommy harus begitu!"ucap dinda.


Dia masih hidup?.tentu saja!.Awalnya,


dia memang sudah dinyatakan meninggal.Bagaimana tidak, jantungnya sudah terkena tembakan hebat,dan darahnya keluar banyak.Sekali terkena jantung,pasti harapan untuk hidup, sangat minim.


Namun saat dinda mau dibawa keluar ruangan untuk di urus.Dokter el mencegahnya,dengan alasan dinda masih hidup.Dia lihat dari detak jantungnya yang terlihat hanya satu kali saja dalam satu jam.Entah apa maksudnya,dia memang sangat pintar.


Akhirnya,dinda dibawa ke rumah sakit besar di Singapura.Tentunya tanpa memberi tahu kepada teman temannya.


Menurut dani dan deni,itu akan lebih baik. Karena hal ini tidak menggangu pikirannya dan juga sekolahnya.Pastinya dinda juga butuh ketenangan.


Yang mereka tau, bahwa dinda sudah tiada dan pasti mereka percaya.Karena ada bukti kalau jasad dinda sudah dimakamkan.Dani dan deni pun ikut ke makamnya,tapi itu bukan jasad adiknya,melainkan orang lain.Itu hanya bertujuan untuk lebih menyakinkan mereka.


Jujur,dani dan deni pun tidak tega dengan mereka,terutama kepada varo.Tapi itu hanya demi kebaikan mereka dan juga kebaikan adiknya.Dokter el pun mendukung,jadi tidak ada alasan lagi untuk mereka berdua menghilangkan niatnya.


Sudah hampir dua tahun dinda tertidur. Baru baru ini dia sadar dari koma nya. Selama itu kedua abangnya selalu mendampinginya sambil bekerja.Dan sekarang mereka masih di Singapura.


"Nanti dinda,kamu kan baru sembuh, tunggu beberapa hari lagi"ucap dani,


mereka hanya memastikan kalah adiknya benar benar sehat.


"Ya astaga!aku kan sembuh sudah dua minggu,lagian aku udah bener benar sehat kok!"ucap dinda,dia kesel kepada kedua abangnya.Mereka sangat posesif kepadanya.Ini itu pasti harus izin kepadanya.


"Tidak sayang!satu minggu lagi kamu baru boleh pulang!"ucap deni.


"Perusahaan aku pasti butuh bosnya abang"ucap dinda beralasan.


"Jangan boong!kan ada vina dan indah yang ngurus"ucap dani.


"Wih,kalian kenal mereka?suka yah?"goda dinda.


Dia pikir kedua abangnya cocok dengan kedua kakaknya.Lagian umurnya sama dengannya.Hanya saja vina dan indah lebih menguasai hal bisnis,karena dinda menyekolahkan mereka dari awal bertemu.Dinda ingin mereka bisa diandalkan olehnya untuk mengurus perusahaan miliknya.


"Kita hanya hubungan pekerjaan dinda"


balas deni.

__ADS_1


"Bener?"tanya dinda menggodanya lagi.


"Terserah kamu aja, pokoknya kamu tidak boleh pulang sekarang!"ucap dani.


"Yah bang,besok boleh ya?kan ada peresmian hotel,aku harus datang bang!"


ucap dinda.Karena besok malam adalah peresmian hotel miliknya yang mengharuskan dirinya datang kesana.


"Karena itu apa karena teman temanmu?


atau pacar?"tanya deni membuat dinda terdiam dan murung.


"Mungkin mereka sudah melupakan aku"


ucapnya.


Dani segera menangkup pipi adiknya.


"Percaya sama abang!mereka pasti masih mengingatmu!"ucap dani yakin.


Apakah benar?batin dinda di benaknya.


Sudah lama dia tidak menanyakan keadaan teman temannya,mafianya pun dia tidak tau.Apalagi nomernya sudah ganti,lebih tepatnya ponselnya juga.


"Sudahlah!kita turun,terus sarapan!"ucap deni seraya mencium kening adiknya,lalu dia keluar dari kamarnya.


"Abang tunggu dibawah!"ucap dani, sebelum dia keluar,dia mengunyel unyel pipi tembem adiknya.Membuat dinda berteriak kesal.Ternyata habis sembuh,


badannya semakin berisi.Bukan gendut lho!.


"Abaaaang!!"


Diluar sana,pasti mengiranya enak punya dua abang yang ganteng dan perhatian seperti mereka,tapi menurutnya tidak!!


mereka sangat menyebalkan!selalu menjaganya setiap saat!,tapi dinda sayang!.


Ketika ingin beranjak dari tempatnya,dia terhenti ketika melihat ada seorang menandai akunnya di Instagram.Padahal baru saja dirinya buat akun baru,apa mereka sudah menemukannya.


"Va-varo?"gumamnya.


Dia melihat,orang itu yang merupakan fans nya,menandai dirinya di postingan varo.Yang dimana,dia memposting foto dia dan dirinya.Foto yang sedang berpelukan dengannya,dan caption-nya,'My life feels empty without you! I love you'.Sungguh membuat hatinya tersentuh.


"I love you to"gumam dinda tersenyum.


Tentang kematiannya tentu saja semua orang tau,terutama para fansnya.Dan hal,

__ADS_1


sepertinya mereka salah menandai orang.Secara tak mungkin mereka tau kalau akun ini miliknya.Memang semua teman temannya memposting fotonya bersama dirinya,dengan kata bela sungkawa.Tapi itu dulu, sekarang mungkin mereka udah menemukan teman baru.


__ADS_2