Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 15


__ADS_3

Bayangan dimana dirinya di disalahkan,


di bentaknya,dan tidak ada yang membelanya, terus menghantuinya.Itulah yang membuatnya, sulit memaafkan mereka.Hanya melihatnya pun,dinda merasakan sesak di dadanya.


Teruatama ayahnya.Mengingat ucapannya yang sangat menyakiti hatinya,membuatnya semakin benci kepadanya.Ingin sekali dia menghabisinya segera,namun dia harus menghabisi minda dan amel dahulu.


Mereka adalah target utamanya.


Karenanya, dirinya kehilangan ibunya,


ibu yang sangat menyayanginya.Dengan mudahnya,mereka menghancurkan keluarganya.Hanya karena harta,mereka tega membunuh mommynya dan mengambil alih untuk menjadi nyonya Anderson.Sangat licik!.


"Mommy,I love you"guman dinda,dia memandang langit biru yang sangat cantik.


"I love you to"


Dinda dikejutkan dengan ucapan itu dan sepasang tangan yang melingkar di pinggangnya.Dinda segera menghindar darinya dengan cepat, dengan melepaskan tangannya dengan kasar.Lalu dia menatap tajam pria itu.


"Mau apa lagi lo!"sewot dinda.


Kenapa pria yang bernama varo itu,terus mengganggunya.Dinda hanya tau namanya saja,tidak dengan orangnya.Bahkan melihat wajahnya pun,dinda malas.Memang tampan,tapi menyebalkan!.Tapi dia rasa,varo tidak ada niat jahat kepadanya,yang membuatnya tidak membunuhnya langsung,


mungkin nanti,setelah dia tau apa tujuannya.


"Lo menarik"ucap varo dengan menarik pinggang dinda agar lebih dekat dengannya.


Merasa tidak terima,dinda pun menginjak kakinya,lalu memukul perutnya.Bukannya merintih sakit,namun varo malahan tertawa kecil.Gila!.


"Cukup kuat"ucap varo terkekeh.


Dengan cepat,varo mengunci kedua pergelangan tangan dinda dari belakang.


Dan menarik kembali pinggang rampingnya. Sedangkan kakinya,dia jepit dengan kedua kakinya.Dinda sudah tidak bisa berkutik.Dia selalu kalah dengannya.Urusan dengan psikopat itupun belum selesai, sudah ditambah lagi gangguan darinya.


"Lepaskan gue anjing!"sarkas dinda.


"Inilah yang buat gue suka"ucap varo tanpa menghiraukan ucapan dinda yang terus ingin lepas darinya.Dia sangat suka mengganggunya, menyenangkan!.


"Nakal!"bisik varo tepat di telinganya.


Soal lelaki?dinda belum memikirkannya.


Dari dulu dia hanya sibuk dengan karirnya dan di dunia permafiaaan.Dia menganggap,laki laki hanya bisa mengekang dan mengatur.Memiliki pasangan,adalah niatnya yang entah keberapa.


"Kenapa lo ganggu gue terus!!apa mau lo hah!"ucap dinda dengan lantang.


"Gue mau lo jadi pacar gue"ucap varo santai.


Entah itu benar atau tidak,hanya author lah yang tau.

__ADS_1


"Jangan harap!"balas dinda cepat.


"Hmm"Varo tersenyum miring.Sungguh sulit untuk menaklukannya.


"Mau seberapa banyak,lo bawa seperti ini!"ucap varo seraya mengambil pistol yang ada di saku nya.Membuat dinda geram.


"Balikin pistol gue!"sarkas dinda.


"Mau buat apa!siswa ga boleh membawa barang seperti ini!"ucap varo.Dinda merasa sedang dipermainkan olehnya!.Berlagak bodoh!.


"Balikin!atau lepaskan gue!"ucap dinda tajam.


"Bentar"ucap varo.


Cup.


"Manis"dengan tidak merasa bersalahnya,dia mengucapkan seperti itu!.Memang lelaki mesum!.


Lagi lagi dinda dikejutkan oleh kecupan di bibirnya.Beraninya dia main mencium orang yang gak kenal dengannya!.Kurang ajar.


membuat niat dinda untuk membunuhnya,pun semakin tinggi.


Plakk,bugh,brukk


Beberapa menit saja,varo sudah tergeletak di lantai,dengan memegang perut dan pipi nya yang terasa sakit dan perih.Ternyata,dinda mudah kebawa emosi dan bertindak, tanpa berpikir.


"Gue akan bunuh lo!bangsat!!"


"Dinda!!!"teriak teman temannya yang sedang menghampirinya.Menghentikan niat dinda untuk membunuh varo.Dia merasa kasihan dengan teman teman varo.


Dinda segera memasukkan kembali pistolnya ke saku nya.Membuat varo tersenyum,sudah dia duga,dinda tidak akan tega membunuh temannya.Dia semakin kepo dengannya!.


"Bantu gue!"ucap varo.


Tanpa menunggu persetujuan dari dinda,


dia segera memegang tangannya, untuk membantunya berdiri.Dia masih terasa nyeri di perutnya,karena tendangan kuat darinya.


Tentu saja dinda belum siap, membuatnya terjatuh di atas varo,karena tak kuat dengan tarikan varo.Membuat Dinda malu!!seorang leader mafia,bisa salah tingkah seperti itu.Memalukan!.


"Kau terhibur bukan?"tanya varo di depan wajah cantik milik dinda.


"Diamlah!!"ucap dinda.Dia pun segera berdiri,dan membantu varo berdiri juga


,dengan terpaksa!.Dia tidak mau teman teman varo membencinya,dan juga kepada teman temannya.


"Princess?!"


Lagi lagi tubuhnya menegang mendengar suara itu.Dia menatap abang abangnya yang sangat ia rindukan.Terlihat wajah yang penuh kesedihan dan penyesalan.

__ADS_1


Membuat hati dinda tersentuh.


"Dindaa maafkan abang"


Dani dan dani memeluk dinda dengan sangat erat.Mereka sangat menyesal,


dan merasa menjadi laki laki yang tak berguna bagi adiknya.Bukannya melindunginya,tapi mereka diam saja seperti tidak peduli dengan adik tersayangnya.


"Lepas!"sarkas dinda membuat mereka tertegun akan responnya.Di luar dugaan!.


"Dinda maafkan abang,abang menyesal,


abang tau abang salah,tapi maafkanlah kita,dinda"racau deni yang sedang memeluk adiknya.


"Kita mau melakukan apapun!.. apapun yang princes mau,asalkan dinda mau maafkan abang!"ucap dani.


"Dinda mau, kalian jauhin dinda!"ucap dinda dengan menahan air matanya untuk tidak keluar.Dia tidak akan menangis!.


Ucapannya membuat dani dan dani terkejut.Mereka tidak menyangka,dinda mengatakan itu kepada mereka.


"Abang tidak mau dinda,please maafin abang,jangan kayak gini dinda!!"ucap dani.


Dinda masih bergeming.Teman teman dinda terharu melihat pertemuan kakak adik itu,sungguh menyedihkan.


"Oh,atau abang lompat dari sini,biar dinda mau memaafkan abang!iya?"


ucap deni,dia memanjat dan berdiri,di dinding yang digunakan untuk pagar rooftop.


Dinda semakin kelimpungan.Apakah segitunya mereka ingin maaf darinya?.


"Kalau itu yang membuatmu memaafkan abang,abang juga ikut!"ucap dani,dia oun mengikuti deni,dengan berdiri di sampingnya.Membuat dinda dan para temannya khawatir,mereka takut dani dan deni serius dengan perkataannya.


"Dani deni,kalian gila tau gak!!"teriak tino.


"Turun!dani deni!!kalian turun sekarang!!"


lanjut bima.


"Gue gak akan turun,sebelum dinda memaafkan kita!!"


Dinda masih bergeming.


Varo merangkul bahu dinda.Dinda pun melirik kepadanya.Tingkah apa lagi yang akan dia buat padanya.Secara dirinya sedang bimbang akan keadaan.Dia tidak mau kehilangan mereka.


"Lo ga mau memaafkan mereka,secara mereka sudah meminta maaf ke lo,berkata 'Aku memaafkan kalian' itu tidak susah"ucap varo.


Dinda tertegun dengan apa yang dia katakan."Tentang hati dan tulus,itu urusan besok"lanjut varo.


Membuat dinda berpikir dua kali.Dia menarik nafasnya panjang.Dia harap, keputusannya, membawa kebahagiaan untuknya.

__ADS_1


"AKU MEMAAFKAN KALIAN!!"


__ADS_2