Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 151


__ADS_3

"Pi,dito udah pulang?"tanya anya kepada ayahnya yang baru saja keluar kamar mandi sehabis mandi.


"Nanyain dito nih?"goda ayahnya.


"Eng-engga, maksudnya tadi malam kan dia disini...lagian ah apaan si papi ih!"


ucap anya seraya menutup wajahnya yang ingin tertawa.Kenapa dia salting seperti ini si!.


"Cieee bilang aja ingin ditemenin dito lagi"


ucap ayahnya semakin menggodanya.


"Papi stop!intinya aku benci dito!"ucap anya.


"Iya iya papi ga percaya"ucap ayahnya.


Membuat anya mendengkus kesal.


"Lagian kenapa dia tidur disini, perasaan dia pulang deh"ucap anya.


"Iya dia pulang,tapi papi suruh kesini lagi,


eh kebetulan dia ada niatan kesini lagi"


balas ayahnya sambil skincare an.


Ish dasar orang tua narsis.Tak heran dia menjadi incaran para wanita.Terutama para tante menor.Membuat anya menyesal telah memperkenalkan skincare itu kepada ayahnya.Tapi tak apa,


biarkan ayahnya mencari pendamping hidupnya saat tua nanti.


"Engga papa sayang,tadi malam biar ada yang jaga kamu,kamu kan tau papa tidurnya kayak orang mati,...lagian dia ingin bertanggung jawab atas kesalahannya,dengan merawat kamu" balas ayahnya.


"Ish papa setuju?"tanya anya.


"Setuju lah,asalkan itu untuk kebaikan kamu,papi setuju"balas ayahnya.


"Iih engga papi,aku ga setuju!,aku.ga mau dirawat sama dia!"kesal anya.


"Anyaaa,engga papa yaa...dia kan mau bertanggung jawab,itu bagus lho... pokoknya kamu harus mau"ucap ayahnya.


"Kan ada papi,suster,bibi yang ngurusin aku!,ga perlu ada dia"protes anya.


"Iyaa sayang,papi tau...tapi papi tidak bisa seratus persen jagain kamu,kamu tau kan papi setiap harinya ngapain?"


tanya ayahnya.


"Kerja"balas anya.


"Nah itu,memang ada sustes,bibi,... tapi papi hanya berjaga jaga,biar ada laki lakinya yang jagain kamu"ucap ayahnya sambil mengelus rambut anaknya.


"Hmm"anya hanya berdehem.


"Jadi kamu mau kan?"tanya ayahnya.


"Hmm"anya berdehem sambil mengangguk kecil.Terpaksa!.


"Tapi dito juga ga seratus persen jagain kamu,karena dia sekarang kerja di kantor ayahnya,tapi dia bisa membagi waktunya"ucap ayahnya membuat anya tertegun.


Kerja?.Sungguh membuatnya terkejut.


Jadi sekarang dia mau bekerja kembali?.


Tanpa sadar dia tersenyum mendengarnya.Sepertinya dito benar benar ingin berubah.


"Kenapa senyum senyum gitu?, senang ya mendengar dito mencoba mandiri"

__ADS_1


ucap ayahnya.


"Engga"cuek anya sambil menahan senyum.


"Aaa jangan boong"ucap ayahnya.


"Apaan si pap-


TokTokTok


"Permisi"


"Masuk"balas ayah anya.Dia dan anya heran,siapa yang datang pagi pagi sekali.


"Hay sayang,gimana keadaan kamu sekarang?,baik kan?"ucap seorang wanita sambil menghampiri anya.


Anya hanya mengedipkan matanya dua kaki.Demi apa!.Tiba tiba ada seorang wanita...ya terlihat masih muda,tapi dandanannya sangat tua.Wajah fake dan


gelagatnya sangat lenjeh.Dia menatap ke ayahnya seakan tanya siapa wanita itu.


Namun, ayahnya juga menggelengkan kepalanya pelan.Dia juga terkejut atas kedatangannya.


"Emmm baik tante"balas anya.


"O iya,ini tante bawakan steak daging mahal dari restoran tante...dimakan yah"


ucap wanita itu menekankan kata mahal.


Lagi lagi ayah anak itu terbengong-bengong olehnya.Sepertinya anya tau apa yang harus ia lakukan kepada tante norak dan berlagak kaya itu.


"O-oh emm btw restoran mana ya tan?,


siapa tau nanti aku berkunjung ke sana"


"Nama restorannya A'nyaFood,tapi harus bawa uang banyak kalo mau kesana lho"


balas wanita itu terkekeh.


Anya juga dibuatnya ingin tertawa.Itu nama restorannya,mana bisa dianggap restoran wanita itu juga.Engga masuk akal.Udah bohong, ucapannya sangat sok kaya raya lagi.Ah,sombong!.Ayahnya pun dibuat tertawa kecil.


"Oh kok namanya sama kayak nama aku yah...anya...o iya tante siapa yah?"tanya anya.


Tentu saja membuat wanita itu terkejut, sekaligus panik dan gugup.


"Emm...oh iya kenalin nama tante,tante maria...calon mami kamu,iya kan mas"


balas wanita itu sambil melirik nakal ke arah ayahnya anya.Membuat dia bergidik ngeri.Sedangkan anya?,dia jijik dengan gelagatnya yang centil kepada ayahnya.


"Oh tante maria, kayaknya tidak cocok jadi mami aku, cocoknya jadi...badut kayaknya"ucap anya.


"Apa maksud kamu?,kurang ajar"ucap wanita itu langsung emosi.Fisiknya saja anya ga suka,apalagi sikapnya.


"Eh maksudnya,jadi penghibur aku tante,


jangan marah dulu dong,...kan seorang ibu harus menghibur anaknya,iya ga pi?"


tanya anya menatap ayahnya yang sedang menahan tawanya.


"Bener banget sayang"balas ayahnya.


"Oh gitu,jangan badut tapi dong,masa Tante cantik gini,jadi badut, pantesnya jadi princess,iya ga si mas"ucap wanita itu menatap ayah anya.


Mas?.Dih apaan tante ini!.


"Emm,i-iya bu"balas ayah.

__ADS_1


"Kok bu!,mba dong!"protesnya.


"Oh iya mba"lanjut ayah.


"Eh maaf,itu bulu matanya berapa centi yah?,panjang banget kayak kereta"ucap anya.


Lagi lagi membuat wanita itu kesal.Dia merasa dipermalukan oleh bocah sepertinya.


"Dan itu tuh,lehernya kok item,ga kayak mukanya tante"lanjut anya semakin mempermainkannya.Haha rasain!.


Ayahnya juga hanya diam sambil tertawa kecil,seakan setuju dengan apa yang anaknya lakukan.


"Beraninya kamu!"tekan wanita itu.


"Eh santai bro,katakanya mau jadi ibu aku,kok marah marah,gagal deh jadi istri sugar Daddy"ucap anya terkekeh kecil.


Membuat wanita itu semakin geram.Dia kesini kan hanya ingin mencari perhatian ayahnya dia.Dia berpikir,dengan mendapatkan hati anaknya, membuatnya mudah mendapatkannya.Tapi,anaknya sangat menyebalkan dan kurang ajar padanya.


"Tante kesini naik motor yah?,kok rambutnya berantakan gitu kayak orang gila"ucap anya semakin memanasinya.


"Kurang ajar!,dasar wanita cacat!,ga sopan sama orang tua!"ucap wanita itu dengan lantangnya.


Langsung membuat ayahnya anya mengepalkan tangannya kuat.Anya pun menyadarinya.Padahal dia yang di ejek,


tapi ayahnya yang marah.


"Fiks,tante dalam bahaya!"ucap anya tersenyum miring.


"Bukan hanya cacat,kamu juga aneh,tiba tiba bilang gi-"


"Anda keluar sekarang!"bentak ayah anya.


Membuat wanita itu terjingkat.Melihat wajah dingin dan datarnya membuatnya takut,panik,dan gugup.


"Ma-maaf atas ucapan saya-


"Keluar!,beraninya kamu mengejek anak saya!, sekarang kamu keluar!,siap siap jadi gelandangan!"ucap ayah anya dengan lantangnya.


"Pa-pak maafkan saya,saya tidak sengaja,saya mohon jangan buat saya menderita"ucap wanita itu memohon.


Dia telah masuk ke tempat berbahaya.


"Saya memang tidak tau tentang kamu,


tapi saya akan mencarinya,dan kamu sama keluarga kamu,siap siap saja!"


ucap ayah anya.


"Aku mohon,jangan pak,maafkan saya,


saya salah...maafkan saya"ucap wanita itu sambil bertekuk lutut di hadapan ayah anya.


"Pergi!,dan bawa steak murahan kamu ini,apa yang kamu lakukan ini sungguh menjijikkan!, menjatuhkan harga diri kamu sendiri!"ucap ayah anya sambil melemparkan bungkus makanan yang tadi ia bawa.


"Ba-baik pak"ucap wanita itu pasrah.


Dengan berat hati,dia pun keluar dari ruangan tersebut.Mungkin,sampai rumah,dia akan diusir oleh ibu kontrakan.


"Sayang kamu tidak papa?"tanya ayah kepada anaknya.Dia takut,anaknya sakit hati dan membuatnya menyerah menjalani hidup dengan keadaannya.


"Aku tidak apa apa pi"balas anya.


"Papi sayang kamu nak"ucap ayah sambil memeluknya.


"Aku juga sayang papi"

__ADS_1


__ADS_2