Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 120


__ADS_3

"Ada apa lan?"tanya dinda kepada alan.


Alan.Dia keluarga dari istri kakaknya yaitu fatar.Lebih tepatnya dia adik dari istrinya fatar.Umurnya tak jauh berbeda darinya,


membuat mereka sangat akrab dan tentunya serasi.Dinda wanita yang mudah bergaul,membuatnya sangat dekat dengannya.


Bahkan banyak yang menganggap mereka adalah sepasang kekasih.Apalagi terkadang mereka memanggil satu sama lainnya dengan panggilan sayang.Tapi percayalah, mereka hanya sebatas keluarga.Apalagi hobi mereka sama.Ialah di dunia permafiaan.Lebih jelasnya keluarganya juga mafia.


"Apa kamu lupa?hari ini adalah hari penggabungan antara mafia kita"ucap alan.


Benar, setelah dua tahun fatar menikah dengan istri tercintanya,baru kali ini dinda mengadakan pertemuan sekaligus penggabungan antara mafia nya dengan mafia keluarga kakak iparnya.Hal ini sudah direncanakan olehnya dan juga semuanya.Hanya saja waktu dinda yang belum juga ada,dan kali ini adalah waktu yang tepat.


"Maaf aku lupa,apa mereka sudah pada datang?"tanya dinda.


"Sudahlah dinda,hanya kamu yang belum"balas alan.


"Astaga,ya udah kita kesana"ucap dinda,


langsung diangguki oleh alan.


Mereka pun beranjak pergi dari ruangan dinda.Mereka segera menuju markas mafia blackwhite.Mafia yang sudah sangat besar itu,dan tidak ada yang bisa mengalahkan.Banyak peminat yang ingin masuk menjadi anggotanya.Namun,juga ragu,karena tantangannya sangat ekstrim,dapat membahayakan nyawanya sendiri.


"Maaf kak nunggu lama yah?"tanya dinda kepada sang kakak ipar.


Dia memeluknya dan mengelus perutnya yang sudah besar itu.Dia memang anak keluarga mafia,tapi dari sifatnya dia bukan wanita yang menggambarkan seorang mafia.Dia Anisa, wanita yang lemah lembut,sopan,kalem, ah sangat baik hati.Sangat berbeda dengan suaminya.


"Engga papa sayang"balas anis tersenyum.


"Mana bang fatar kak?"tanya dinda.


"Dia sudah ada di dalam,...ya udah kakak duluan yah"ucap anis


"Oh iya kak"balas dinda.


Anis pun masuk ke gedung,tempat acara yang akan berlangsung.Sungguh,lima tahun ini semua kakaknya melepaskan masa lajangnya.Seperti,dani dan vina,


mereka sudah menikah dan meneruskan kehidupan barunya di luar negeri, dimana perusahaan dani berada.


Sedangkan deni,dia juga sudah menikah dengan indah dan juga mereka sudah tinggal di luar negeri.Awalnya mereka tidak tega meninggalkan dirinya sendiri,


tapi dirinya juga tidak membiarkan hal itu.Lagian bagi mereka keluar masuk negeri,sudha biasa dan tentunya mudah.


Dan terakhir fatar,dia sudah menikah dengan anisa,yang akan sebentar lagi akan di karuniai seorang anak. Sedangkan fatur?, usianya sudah berkepala tiga,namun dia belum juga menikahi wanita simpanannya.


Yah,dinda anggap ini gila.Bagaimana tidak?,dia menyukai , lebih tepatnya terobsesi dengan wanita muda yang sama sekali tidak mencintainya.Karena sebuah perjanjian,wanita itu terpaksa harus terikat dengannya.Sudah tentu hal itu sudah direncanakan oleh fatur untuk mengikat wanita itu agar tetap bersamanya.Anehnya,dia belum juga menikahinya.Dasar pria arogan.


"QUEEEEN TELAH DATANG......SIAAAAP GRAK!!!"

__ADS_1


Para mafioso pun membenarkan barisannya dan berdiri tegak untuk menyambut sang queen.Acaranya di adakan di aula markas yang sangat luas itu.Bagaikan kerajaan besar,yang mewah membahana.Sedangkan para keluarga dan anggota ini, mereka duduk di tempat yang sudah disediakan.


TukTukTuk


Suara langkah kaki berbunyi nyaring di ruangan itu.Aura khasnya mulai dirasakan oleh para mafioso yang tentunya sangat banyak itu.Mendengar betapa kejamnya leader blackwhite,


membuat mereka sangat tegang.


Terutama mafia dari keluarga istri fatar.


"Selamat sore"ucap dinda.


Dengan gaya cool nya,dia duduk di kursi kebesarannya.Sikapnya memang tergantung suasana dan tempatnya.


Apabila sedang serius di tambah sedang ada di mafia ataupun kantor,dia sangat sangat dingin, tegas,dan berwibawa.


Namun saat bersama para temanny dan keluarganya ke luar,dia ceria sangat receh dan bahkan terkadang sangat cerewet.Intinya berbeda.


"Sore queen!"balas para mafioso dengan


kompak dan tegas tentunya.


"Untuk mafia garinda,kalian tau saya?"


tanya dinda.


"Siapa yang tau saya,angkat tangan"perintah dinda.


Tak butuh lama,semua mafioso mengangkat tangannya.Ternyata tidak ada satupun yang belum mengetahui tentang dirinya.


Hmm.


Membuat dinda tersenyum miring.


"Para inti blackwhite....maju"ucap dinda.


Para teman temannya pun maju, bersama para ketua kelompok mafioso.


Yah,mereka ada disana.Mereka masih setia mengikuti mafia blackwhite. Walaupun tidak terlalu aktif karena urusan pekerjaan nya,tapi mereka rutin


mengikuti setiap ada perundingan membahas soal rencana.


Sedangkan bima dan kedua teman monyetnya,mereka sudah tak pernah mengurusi hal ini,mereka juga sepertinya sudah kurang memperhatikan geng virgo nya.Entah karena sudah tak berminat atau karena mereka sangat sibuk kerja.


"Psttt inget anak lo lagi tidur di rumah" bisik nita kepada fifi.


"Lo juga,inget mau nikah"bisik anya kepada nita.

__ADS_1


"Ini cuma seleksi anjir,bukan mau tarung"


ucap fifi.


Mereka pun menghampiri beberapa mafioso yang mereka pilih.Tentu saja sudah mereka bicarakan dengan queen.


Mereka adalah mafioso yang paling mencolok di mata mereka.


Glekkk.


Membuat mafioso tersebut menelan ludahnya kasar.Tak lupa rasa gugupnya dan ketakutan mulai menghampirinya.


Mafia garinda juga terkenal beringas dan kejam,tapi ada satu hal yang membuat dinda benci.Yaitu pembohong!.


"Ah...kalian tak perlu takut,saya hanya ingin tanya...siapa saya?"tanya dinda.


Jari tangannya saling bertautan, keringat dingin mulai mengaliri tubuhnya,tak berani menatap mata tajam sang queen.


Jujur dirinya hanya tau dia leader dari blackwhite.Dan yang lainnya, mereka tidak tau.Bahkan mereka tidak memedulikan hal itu.Yang penting mereka masuk ke mafia blackwhite,dan mereka akan melakukan rencananya.


Hah?... maksudnya?.


"Queen"balas mereka dengan kompaknya.


"Siapa?"tanya dinda yang jawabannya tak sesuai apa yang dirinya mau.


"Queen,leader dari mafia blackwhite"


balas mereka dengan ragu nya.


"Waaah fantastis"ucap dinda seraya mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.


DorDorDorDorDorDor


Seketika sepuluh mafioso tersebut tergeletak tak bernyawa.Tidak hanya laki laki namun juga yang wanita.Dan yang lainnya pun terkejut dengan hal itu.


Sasarannya sangat tepat walaupun jarak mereka jauh.Tanpa terpeleset dan tembakannya tepat di kepala mereka.


Apa maksud sang queen?.Apa karena Jawabannya kurang lengkap?.Kalau saja benar, tindakannya sungguh mengejutkan sekaligus menakjubkan.


Semakin membuat para temannya semakin was was.


"Hmm,saya tidak butuh mafioso yang tidak sungguh-sungguh hormat kepada saya,dan tentu saja calon penghianat!"


tekan dinda tajam.


Ini baru seleksi?.Bagaimana dengan percobaan dan latihannya?.Apakah sekejam ini?.Mereka hanya berdoa di dalam hatinya,agar dirinya jujur, tidak ceroboh dan tidak mati saat ini juga.

__ADS_1


Jujur mereka heran,kenapa dirinya takut pada seorang wanita seperti dia.Padahal hanya satu, sedangkan dirinya sangat banyak.Sungguh mengagumkan.


__ADS_2