Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 85


__ADS_3

Di tempat duduk yang sudah dia siapkan,


varo masih senyum senyum sendiri sambil menatap ponselnya.Malam ini adalah malam yang sudah dia tunggu tunggu.Karena malam ini dia akan melamar gadisnya yang sangat dia cintai.


"Mba,nanti kalo pacar saya datang,kabari saya yah"ucap varo kepada sang pelayan.


"Baik den"balasnya.


Varo pun pergi ke belakang untuk bersiap siap dengan konsep yang akan dia lakukan.Saat gadisnya datang dia segera menyambutnya dengan memberinya bunga dan juga diiringi musik romantis yang sudah para pemain musik sudah siapkan.Tidak lupa dengan cincin yang juga sudah ia siapkan dari awal.


"Huftt I love you baby"gumam varo.


Kenapa dia merasa gugup seperti ini?.


Untuk menghilangkan rasa gugupnya,


dia mengambil botol aqua yang kebetulan ada di samping bunga miliknya.Dia pun meminumnya sampai setengahnya.


"Den,non dinda sudah datang"ucap sang pelayan.


"Oh ya? baiklah,kau pergilah,segera siapkan makanannya"balas varo senang tak sabar untuk menemuinya.


"Baik den"balasnya.


Varo pun membenarkan jas dan dasinya yang dia pakai.


"Huh...baiklah,sayang gue datang" gumam varo.


"Anjir ini kenapa?!"batin varo.Karena baru saja hendak melangkah,tiba tiba dirinya merasa pusing berkunang-kunang.


Matanya seakan berat dan tubuhnya lemas.Kenapa jadi sangat mengantuk seperti ini?.Tak lama kemudian dia pun


limbung, penglihatannya gelap.


"Hahaha varo varo,gue akan mendapatkan lo kembali"tawa kayla sambil menatap layar ponselnya.


Dia puas dengan hasil fotonya.Foto dirinya bersama varo di ranjang.Dengan dia menempel sangat dekat dengan varo yang masih tertidur pulas.Tak hanya itu,dia juga meletakkan tangan varo ke bahunya,seakan terlihat dia sedang memeluknya.


"Gue memang bukan lawan lo secara fisik,tapi dengan cara ini,lo pasti kalah!"


gumam kayla seraya tersenyum miring.


Pandangannya terhenti menatap varo.


Sangat tampan dan tentunya seksi.Dia terus membelai wajahnya,lalu ke lehernya,dan juga ke dadanya yang berberapa kancing kemejanya yang sudah dia buka.Kenapa dirinya tidak memanfaatkan keadaan ini?.


Tatapannya tertuju ke bibir tipis milik varo."Dulu lo selalu nolak gue untuk mencicipinya,tapi kenapa lo berikan kepada wanita itu!"tutur kayla sambi mengusap sudut bibirnya.


Dia pun mendekatkan wajahnya ke wajah varo,berniat untuk menempelkan bibirnya ke bibir varo.Dia tidak terima,wanita itu yang mendapatkan ciumannya,apalagi ciuman pertamanya.Menyebalkan!.


Dirinya tidak mau kalah!.


TokTokTok


"Bangsat siapa si!"kesal kayla.Karena sudah sedikit saja jarak wajah mereka,


tapi terhenti oleh ketukan pintu kamar hotel.Dengan kesal dia pun membuka pintunya.


"Apa!"sewot kayla karena ternyata pria yang mengajaknya kerja sama,atau namanya karvon,yang mengetuk pintunya.Pengganggu!.

__ADS_1


"Udah?fotonya?"tanya karvon.


Yah,dia karvon.Leader kartal yang sekarang sudah bubar.Masih hidup?. Masih!.Saat itu,dia masih bernapas.Tapi hanya sangat sulit, seperti sedang menuju kematiannya.Dirinya hanya merasakan sakit tak tertahankan,dia hanya pasrah, napasnya mulai sulit yang segera berhenti.


Namun,saat itu juga,tiba tiba ada alat oksigen menempel di hidungnya.Ternyata


dokter pribadi ayahnya yang datang ke situ.Sebenarnya,dia sudah tidak mengharapkan kehidupannya lagi.Karena


keluarganya,terutama ayahnya sudah tiada.Dia sempat menolak pertolongan dari dokter itu.


Tapi,dia tidak menghiraukannya,dia tetap mengobatinya,dengan membawanya ke rumah sakit miliknya.Di sana,semua tubuhnya di benarkan,tentunya banyak perubahan.Terutama di wajahnya,banyak


yang di rubah karena lukanya sangat parah.Bahkan tulangnya pun banyak yang patah.Mengerikan.


Dan setelah beberapa bulan dirinya merasakan sengsara dan penuh sakit di sekujur tubuhnya.Akhirnya dia hidup dan sehat kembali.Awalnya dia kesal,kenapa dokter itu tetep kekeh untuk membuatnya hidup.Dia sudah menyerah dan tidak semangat karena semuanya sudah hancur.


Tapi,setelah mendengar ucapan dari dokter itu,bahwa dirinya harus hidup untuk membalas atas kehancurannya,


terutama kematian ayahnya.Dia tidak boleh membiarkan para pembunuh hidup tenang dan bahagia.Ucapan itu membuatnya berpikir setuju.


Untuk menghancurkannya,salah satunya adalah dengan cara ini.Dendamnya semakin besar,di tambah lagi cewek dari pria incarannya.Dia memang berbahaya,


tapi dirinya tidak akan menyerah.Bukan menghancurkan lewat fisik tapi bisa saja lewah hati dan mentalnya.


"Sudah!"balas kayla.


"Sudah dikirim?"tanya karvon.


"Mau ini,tapi lo ganggu!"balas kayla.


"Jangan dikirim dulu!"ucap karvon.


"Kita lihat,seberapa lama dia menunggunya"balas karvon.


"Hmm itu mah gampang!nanti lo kabarin gue aja"ucap kayla seraya masuk kembali ke kamarnya.


Mempertemukan mereka di kafe memang bukan rencananya,tapi mereka yang memudahkan rencananya.Karena salah satu anak buahnya terus memantau apa saja yang varo lakukan.


Kebetulah,mereka akan kencan malam ini.Membuat dia dan karvon melancarkan rencananya lewat itu.


Dia membeli air minum,lalu dia memberi obat bius ke dalamnya.Dia menaruhnya di dekat bunga milik varo.Saat itu,kayla ingin sekali mengambil bunga tersebut dan membuangnya.Tapi itu akan menggagalkan rencananya.


Lagi lagi varo memudahkan rencananya,


ternyata dia meminum minumannya.


Padahal,mereka tidak terlalu yakin dengan aksinya yang satu ini.Tapi ternyata berhasil.Mengagumkan.Dan setelah itu,mereka membawanya ke hotel untuk melancarkan aksinya yang kedua.


"Varoo,kenapa si lo ga mau nerima gue lagi!terpaksa gue melakukan ini untuk mendapatkan lo,karena lo ga mau ninggalin cewek itu!kalo saja lo mau,gue ga akan susah susah melakukan ini!"


ucap kayla kembali membelai wajah varo.


Soal di kampus,tentu saja membuatnya sangat emosi.Terutama kepada varo,


kenapa dia tega melakukan itu kepadanya!.Dia mempermalukan dirinya ke semua orang.Menyebalkan!.Tapi....


dirinya tidak membencinya,malahan dia benci ke wanita itu.Karenanya, membuat varo tidak menyukainya lagi!.


"Dia ga pernah nikmati tubuh lo kan?...

__ADS_1


heh,biar gue yang pertama kalinya"ucap kayla terkekeh.Gila!!.


Dia pun kembali mendekatkan wajahnya ke wajah varo.Dia akan mengawalinya dari atas.Semakin dekat wajah mereka,


semakin membuat kayla tergila gila mekihat wajah tenang dan kalem miliknya.


TokTokTok


Baru saja hidungnya bersentuhan, seketika terhenti saat ketukan pintu lagi.


"Bangsat!!siapa lagi si!"kesal kayla.


"Anjir!lo lagi!"ucap kayla frustasi.Ternyata karvon lagi yang mengetuk pintunya.


"Sudah hampir tengah malam dia masih menunggunya"ucap karvon.


"What?,secinta itu dia kepadanya?"balas kayla terkejut.


"Sudahlah,lo kirim foto itu sekarang!"


ucap dito.


"Hmm baiklah"ucap kayla mulai mengutik ponselnya,lebih tepatnya ponsel milik varo.Dan saatnya memencet tombol kirim.


"Centang biru woy!nangis dia haha"ucap kayla tertawa.


"Hmm baguslah"balas karvon tersenyum miring.


"Kayak gini aja?lo ga mau apa apain dia?"


tanya kayla.


"Belum,biarkan dia menikmati sakit hatinya dulu,pastinya dia sudah sangat tersiksa"balas karvon yang menurutnya


patah hati,adalah hal yang sangat menyakitkan.Dih bucin.


"Owh gitu,tapi lo ga mau macem macem sama varo kan?"tanya kayla.


"Ga tau,lihat nanti setelah ini"balas karvon.


"Waah,awas aja lo macem macem sama dia!lagian abis ini,dia akan bucin sama gue dong!gak akan sakit hati karena wanita itu!"ucap kayla dengan pede nya.


Menjijikkan!.


"Terserah lo!"balas karvon.


"Yaudah gue mau senang senang dulu"


ucap kayla hendak masuk kemba ke kamarnya.


"Etsss lo mau kemana?"tanya karvon seraya menahan tangan kayla.


"Gue mau bersenang-senang sama varo!"balas kayla.


"Sama gue dulu!"ucap karvon sambil menarik tangannya ke dalam kamar sebelahnya.


"Enggaaaa gue mau sama dia dulu, nanti keburu sadar doong!"kesal kayla.


"Ayolaaah baby!!"

__ADS_1


Gila!!!!.


__ADS_2