Kisah Cinta Queen Mafia

Kisah Cinta Queen Mafia
episode 38


__ADS_3

Sudah semua sekolah elit yang ada di kota,tidak menerima amel untuk jadi muridnya.Entah apa alasannya,tapi minda dan amel curiga,hal ini ada hubungannya dengan dinda.Bagaimana tidak,semua kepala sekolah beralasan,


kalo muridnya sudah penuh.Tak masuk akal!.


Kalau saja tentang prestasi,tapi nilai amel tidak terlalu buruk.Memang dia bodoh, tapi tidak bodoh bodoh banget.Dia masih termasuk murid pintar.Hanya saja sikapnya yang tidak mendukung kepintarannya.


"Hikss,aku capek ma,masa ga ada yang nerima aku!"ngeluh amel,seraya menyenderkan tubuhnya ke kursi mobilnya.


"Ya mo gimana lagi amel,seberapa kuasanya si dinda,bisanya dia melakukan ini padamu"ucap minda.


"Iya ih,dapet uang dari mana coba!"kesal amel,mereka bisa bilang seperti itu, karena mereka yakin,dinda lah yang dibalik masalah ini.Sepertinya dinda mulai melakukan balas dendam nya padanya.


"Ya udah,kamu ga usah sekolah aja"ucap minda,betapa buruknya dia,menjadi seorang ibu yang tidak mendukung anaknya sekolah.


"Ish mamaaa"rengek amel,dia bukan hanya butuh uang,tapi juga butuh teman.


Dia ingin pamer pamer lagi,dan rindu suasana sekolah.Tak hanya itu,dia ingin sekali mencari korban buli nya.


"Gimana?kalo sekolah ke luar negeri?"


tanya amel.Iyah,dia berubah pikiran,dia ingin sekolah di luar negeri.Sepertinya banyak bule bule ganteng yang bisa ia dekati.


"Dih ga boleh!sekolah ke luar negeri itu mahal amel,mending uangnya untuk kita belanja,lagian uang kita tinggal sedikit,


belum sempat minta lagi ke jordi.


"Maaah,terus aku ga sekolah gitu?"kesal amel.


"Iya yah,ga mungkin kan,kita ngemis ngemis minta ampun ke dinda,ga sudi!"


ucap minda.


"Makanya,kita coba ndaftar ke sekolah luar negeri yah?"ucap amel dengan wajah yang merayu mamahnya.


"Baiklah,kamu ndaftar aja lewat online"


ucap minda,sudah pasti membuat amel tersenyum senang.


"Okeei,makasih mamaku"ucap amel seraya memeluk mamahnya.


Setelah itu,dia pun membuka ponselnya untuk mendaftarkan dirinya ke sekolah luar negeri.Dengan wajah yang berseri-seri pun menyertainya.


Namun beberapa saat,wajah amel berubah menjadi terkejut tak percaya.


"Ih ma,mamaa,kok langsung ditolak si,


kan biasanya tunggu beberapa hari"ucap amel.

__ADS_1


Benar benar tidak beres!.


"Kita harus protes sama dia,kita kasih pelajaran!"ucap minda.


"Mau protes??... silahkan"


Mata minda dan amel terbelalak seketika.Terkejut ternyata ada dinda di samping mobilnya.Minda pun membuka kaca mobilnya,dan terlihat dinda sedang berada di mobil sportnya yang harganya tiga kali lipat dari mobil miliknya.


"A-apaa"ucap amel.


"Apa?mau protes?silahkan,gue akan dengerin keluhan kalian yang menyenangkan itu"ucap dinda seraya tersenyum miring.


"Beraninya kau!"tekan minda tajam.Dia pun membuka pintu mobilnya.


"Mah jangaan!"cegah amel,dia tidak mau dinda melakukan lebih kepadanya dengan segala rencananya yang cerdik.


"Hustt,diamlah,ini demi kamu bisa sekolah amel!"ucap minda dengan wajah geregetannya.


Dia pun keluar dari mobilnya dan menghampiri dinda yang masih santai duduk di mobilnya,tak lupa kacamatanya yang membuatnya terlihat semakin keren.


"Keluar kau! beraninya kau mempermainkan anakku!"ucap minda dengan lantangnya.Dia terus menggedor-gedor kaca mobil dinda.


"Bentar?kau bilang aku mempermainkan anakmu?"ucap dinda seraya keluar dari mobilnya.


"Iyaa!kamu kan yang bayar semua sekolah,agar tidak memperbolehkan amel masuk menjadi muridnya?!!ngaku kamu!"ucap minda dengan emosi.


"Dindaa,gue mohon,lo kasih gue kesempatan untuk sekolah lagi,maafin gue ya"ucap amel.Yah,dia harap dengan cara ini,dia bisa membuat dinda mengubah pikirannya.


"Amel!apaan si kamu!ngapain minta maaf sama dia!dia itu yang salah!"ucap minda.


"Amel amel,bisanya lo mau mengikuti jejak mamah lo ini,yang hidupnya sesat tanpa arah"ucap dinda mengejek.


"Apa yang kamj mau dari kita!hah?mau kembali ke rumah keluarga anderson?


mimipi!"ucap minda.


"Engga tuh!ngapain ke rumah itu lagi!


lagian aku ga sudi tinggal bersama dengan ular berbisa tapi bodoh seperti kalian!"ucap dinda.


"Bodoh?kau yang bodoh!mending kau mati!daripada hidup sendiri,tanpa keluarga yang menyayangimu,lagian mana ada yang mau dengan wanita malang sepertimu!uuh kasihan !"ucap minda menatap ejek dinda.


Hal itu,membuat dinda mengepalkan tangannya.Soal keluarga,dia mudah tersinggung.


"Beraninya kau bicara seperti itu kepadaku!mudah saja aku menghancurkan kalian,tapi kalian beruntung,aku kasih kesempatan kalian untuk bersenang-senang dulu!kalo sudah saatnya!kalian siap siap saja!"ucap dinda tajam.


Minda cukup tertegun dengan ucapan dinda.Tak hanya itu,sorot matanya,cara berbicaranya,dan keberaniannya,minda rasa,dia sudah berbeda.Dia bukan dinda yang lemah dan manja.Sedangkan amel,

__ADS_1


dia hanya menunduk.


"Atau, sekarang saja,aku bongkar semua kelicikan kalian?lihat saja,yang katanya amel sakit?butuh banyak uang untuk berobat?sampai sampai beralasan mau ke luar negeri?wah wah,sungguh menarik"ucap dinda.


Bagaimana dia tau?.Minda dan amel yakin,jordi sudah bertemu dengan dinda.


Dan jangan sampai,dia berbicara tentang ini kepadanya.Bisa bisa kesenangannya musnah begitu saja hanya karena bocah didepannya.


"Ja-jangan,gue mohon jangan din,gue belum siap hidup di jalanan,gue masih ingin tinggal disana"ucap amel memelas.


Membuat dinda terkekeh.Dia anggap dirinya bodoh?.Mudah saja baginya,


untuk membongkar semuanya, dengan berbagai bukti yang sudah ia kumpulkan.


Tapi,bukan sekarang untuk mengakhiri hidupnya.


"I-iya,aku harap,kau tidak membongkar semuanya kepadanya"lanjut minda dengan pura pura memohon.Dia terpaksa melakukan ini.


"Jadi!beri tahu aku,dimana markas vedgrafl!"ucap dinda.


Dia belum tau dimana markas candra?


baguslah.Jadi, keinginannya untuk menyingkirkan dinda bertambah besar.


"Di hutan bagian tenggara"balas minda dengan mudahnya.


"Kau yakin?"tanya dinda,dia semakin mendekati minda.Minda lah sasaran utamanya.


Minda terlihat gugup dan panik,seakan ada yang ia sembunyikan.Dinda paham,


dia sedang berbohong padanya.


"Kau kira gue bego?jujur!atau kau akan hidup sengsara hari ini juga!kau lihat ini"


ucap dinda.


Dia menunjukkan foto minda dan amel yang sedang belanja di mall,dan juga foto mereka yang sedang beradegan panas dengan brato.Tentu saja membuat minda dan amel panik.Dinda seakan tau semuanya.Minda rasa,dia sangat berbahaya.


"A-apa,kau tau darimana?"ucap minda terkejut.


"Itu tak penting,yang penting,kau mau jawab?atau...."


"Markasnya ada di hutan terlarang bagian barat"ucap amel dengan cepat.


"Hmm,anak pintar,pintar tapi bodoh,lo ga usah sekolah,tinggal jadi ****** bersama mama mu itu,beres kan?"ucap dinda seraya terkekeh kecil.


Dia pun masuk kembali ke mobilnya dan menjalankannya menuju sekolahnya.

__ADS_1


__ADS_2