Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Manis


__ADS_3

Abi sibuk dengan para pasien, di saat sedang tidak ada pasien, mereka duduk ngumoul menikmati teh , ada yang mengistirahatkan mata, ada yang memakan cemilan. Dan seperti biasa , Abi tetap ngemil kerupuk.


" Bi, kerupuk kamu stoknya banyak banget, roti juga, keliatan banget kamu suka makan, ujar Putera."


" Kalau aku capek, bawaannya lapar, beneran."


" Eh udah lama kita gak maem hot pot ya Bi, " ujar Bams.


" Iya juga, kapan yah ada waktu ,kita ngumpul sama semua ,pasti seru."


" Ya Bi, Sinai dan Nina selalu lebih nyantai dari kita kita, mereka sudah pasti bisa."


" Silakan makan, kebun ku lagi buah jeruknya rame , jadi ini di panen, sabtu ada pisang, " ujar Abi.


" Bagusan kunyah buah kamu Bi, sama kunyah roti, kalau cemilan banyak MSG nya, gak baik buat badan, " ujar Bams.


" Iya , kakek udah marah, tante juga."


" Kakek kalau inspeksi mendadak, kamu bakalan kelabakan deh Bi."


Abigail tertawa.


" Sepi gini, lumayan banget rasanya."


" UGD kita , pasiennya selalu urgent, bernafas pun sulit," ujar Abi.


" Beban mental, pengetahuan , di uji banget, apalagi di awasi dokter senior, dokter Evan dan dokter Rayhan, " ujar Bams.


" Tetapi , kemampuan kita, banyak berkembang dengan banyaknya pasien kita tangani percayalah," ujar Abi.

__ADS_1


" Sebagai manusia biasa ,wajar kita lelah, capek fisik dan mental, namun namanya pekerjaan, besar resiko, juga besar."


" Desy, kamu ngantuk yah?".


" Pasien ku rewel banget, udah tua, pikun Bi."


" Yang sabar Des,besar pahalanya lohhh," ujar Bams.


" Kalau Abi, beda lagi kasusnya , big bos geng star, naksir Abi, hahahaha," ujar Putera.


" Hadiahnya Bi, membagongkan, eh salah, m3mbingungkan, buat temewek mewek, "ujar Desy.


" Termewek mewek gimana ? ada aja deh. Kamu aja bingung, apalagi aku, cukup seram, awalnya mau diamin, eh tambah lama hadianya mengalir kayak air, kalau rejeki mah gak apa apa, ini ngasi sesuatu krn something kan serem."


" Trus kamu gimana Bi ?, " tanya Bams.


" Trus ..., dia gak ngamuk Bi? , " tanya Putera.


" Dia malahan tertawa, dan tersenyum manis banget, trus dia juga mandang aku seribu rupa. ambigu menafsirkannya."


" Yah begitulah , cinta berhak datang kapan saja, bersambut atau gak, yah tergantung manusia nya kan Bi, " ujar bams tersenyum tersipu.


" Benar Bams, dia sopan kok, biqr geng ster gitu, dia gak genit, gak ganggu, hanya kalau mandangi lama benar, dan kalau kita jelasin kondisinya gak nyimak, natap wajah aku aja, grogi juga di tatapi gitu,nasib publik figur ,hahaha, " ujar Abigail ngakak.


" Dia pasti rayu kamu, benar kan Bi," ujar Putera.


" Iya, dia rayuin aku banget."


" Trus, kamu keratu gak Bi," ledek Bams.

__ADS_1


" Ngaco dehhh".


" Orangnya manis lo bi, rapi, berkelas, gak tatoan, malahan menurut nya, dia no drugs, gak merokok, sering donor darah, jadi geng ster gitu kenapa yah, aneh, " ujar Desy.


" Tahu dari mana dia sering donor darah?, " tanya Abi.


" Dari namanya , di search langsung muncul di komputer."


" Pasti ada sebabnya dia jadi geng ster, dia ST loh, sarjana tehnik, " ujar Desy.


" Sampai segitunya nelusuri geng ster, " ujar Abi.


" Perawat banyak yang tergila gila loh Bi, dengan wajah gsi geng ster, manis, rapi, mereka bilang , dia macho banget."


" Gak nyesal Bi, nolak?".


" Endak, gak bakalan nyesal, ku memang gak suka gak ada something."


" Belum jatuh cinta juga kamu ya Bi, setelah sekian purnama, ujar Bams di samput tawa lainnya."


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2