
" Kamu lahap benar Bi makannya, buat aku lapar juga."
" Kamu ileran yah...,hayoooo...., aku sengaja makan di depan mu Smith, biar kamu nelam ludah."
Smith tertawa.
" Kamu usil Bi."
" Pastilah, kapan lagi aku ploncoin BIG Bos, CEO muda terkenal, kapan lagi ngeledekin big bos hebat, hehehehe."
" Se umur hidup abang bersedia adek ploncoin , asal jadi teman hidup ,kekasih hati dan jadi auami adek."
" Kumat ...kjmat deh..,apun babget nge halu kamu Smith."
" Nge halu gimana Bi ....., it' s real, no drama."
Abi mengusap dahi Smith.
" Makanan ku sudah habis , makasih Smith, aku memang kelaparan, kalau tugas shift malam ,aku selalu kelaparan."
" Kamu tiduran yah...,nanti suster nehi nehi dendi datang dia nanti marahi kamu, belum tidur."
" Kamu gak jagain aku Bi ?".
" Jagain, aku tidur di sofa."
" Di samping aku aja boboknya Bi."
" Ngasal dehhhh."
" Serius Bi."
Abi gelagapan, terbatuk dan cepat ceoat meneguk gelas di samping meja.
" Itu helas bekas aku lohh Bi, secara gak langsung,kita sudah berciuman."
" Ihhhh...., kamu ngeledekin aku aja dehhh...," ujar Abi mengerutkan dahi.
" Kamu yang ngeledekin Bi, gak mau serius nanggapi perasaan hati aku."
__ADS_1
" Kamu juga ,wajahnya cubby gitu, udah tidur,kalau gak aku suntik pakai jarum yang gedek."
" Jadi dokter kok galak banget sih Bi ?".
" Dapat paaien bandel ,yah harus killer dan galak, kalau gak , aku bisa kena tegur pimpinan, tuh perawat nehinehi dendi bakalan marahin aku,kalau kamu belum tidur, cepet cuci kaki, dan tidur."
" Kakiku bersih Bi."
" Yah udah tidur yah."
" Tidur di samping aku aja ya Bi...".
" Enak aja , aku gadis ting ting, bisa di kampak tante tomboy dan kakek aku."
" Baiklah, tunggu aku halalin ya Bi."
" Iya iyahhh...udah ,stt....,pejamkan mata, tidurlah."
" Kamu tetap di kanar ini kan Bi ?".
" Iya , kan aku lagi urus baby raksasa."
Mereka saling bertatapan. Abi hendak melepaskan tangannya, namun Smith perlahan membelai wajah Abi.
" Good Night Bi...."
" Good Night Smith...".
" Pakai selimut ini Bi."
" Makasih.....".
Abi menyelimuti Smith.
" Tidurlah Smith....".
Abi berbaring.
" Rasanya punggung ini rileks banget kalau udah berbaring, terkadang seharian gak bisa berbaring, punggung pegal, pinggang mau patah."
__ADS_1
" Kamu kenapa mau jadi dokter Bi , jadi dokter kan melelahkan."
" Aku suka menolong pasien Smith, bisa menyembuhkan seseorang, bisa mengobati pasien, aku bahagia banget.Gak bisa tergantikan."
" Apa gak lelah Bi, hidup kamu, dari pagi, ke siang ,ngadapi paisen, lain kalau pasien bertingkah dan keluarga mereka ribut dan ribet."
" Resiko kerja Smith, dimana mana kan pasti adalah resiko kerja,mau gimana lagi."
" Makasih ya Smith, nasi goreng tadi , enak pakai banget loh Smith, udangnya berlimpah, cuminya juga,untung aja tekanan darahku rendah."
Smith tersenyum.
" Kamu butuh banyak energi Bi, tenaga, dan kalau cas batrenya aku, aku bersedia Bi ".
" Ihhh maunyaa.....".
" Iya Bi...., maunya ....".
Abi dan Smith saling bertatapan.
Abi pun perlahan tertidur karena kelelahan.Smith tersenyum menatap Abi.Begitu menggemaskan.
Smith pun memaksa matannya untuk terpejam.
Ketika pagi datang , Smith sudah duduk dan membelai rambut Abi.
Sungguh hatinya begitu bahagia, bisa sedekat ini dengan Abi.Hembusan nafas Abi teratur.Beberapa perawat tersenyum melihat Smith yang memandangi Abi.
Perlahan mata Abi terbuka, mereka saling memandang.
🥰😍🥰😍🥰😍🥲😍
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1