Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Aku Ada Untukmu


__ADS_3

Abi jujur masih takut gimana kalau mengandung.Namun mau bagaimana lagi.Begitu sampai di rumah sakit, Abi sempat menolak masuk buat di cek.


Namun Smith dengan wajah lembut mengajak Abi .Hati Abi pun tersentuh.


Abi berbaring, sedikit lega, jam pengobatan susah selesai, jadi ,Abi langsung bisa di periksa.


" Kenapa ke markasku Bi, " ledek Rebeka.


" Periksa dok."


" Kamu ada pakai KB ?".


Abi menggeleng.


" Hanya jaga aja dok, soalnya lagi study."


" Kita cek ya Bi."


Abi mengangguk.


" Hmmm....., ini bi, bijinya masih kecil, usia 5 minggu."


Abi lumayan syok mengarahkan pandangannya pada sang suami dari arah monitor


Smith terlihat sangat bahagia.


Namun tatapannya beradu pada tatapan Abi.


" Apa kamu belum siap Bi, reasksi mu sampai begitu datar ?" .


" Dokter tahu sendiri , gimana pendidikan spesialis. "


" Mudah mudahan kamu bisa melaluinya Bi, hamil adalah anugerah, gak semua wanita bisa mengandung dan melahirkan Bi."


Smith memeluk sang isteri dan mengusap punggung sang isteri.


" Kita akan menjaganya honey, kita akan menjadi orangtua yang terbaik "

__ADS_1


Abi mengusap air matanya


" Karena aktivitas mu tinggi Bi, wajib saya beri suntikan Penguat kandungan."


Abi dan Smith pun mengangguk.


" Bi jangan naik turun tangga yah ".


Abi mengangguk .


Abi memegang perutnya.


Disini, bayi nya sedang bertumbuh, ada rasa bingung, dengan study nya, mau gimana lagi, bukan gak bersyukur.


" Jangan sedih yaaang, nanti anak kita sedih, dia merasa kehadirannya tidak kita terima, " ujar Smith.


" Benar yaaang, aku gak boleh sedih."


" Obat mual , kalau sering mual di makan ya Bi, ini obat asam folat buat bayi, DHA juga."


Abi mengangguk.


Smith memegang Abi. Abi masih seperti sedang bermimpi, berhalusinasi.


Hingga sampai ke ruangannya , Smith tahu sang isteri bingung. Smith mendekap Abi perlahan dengan erat. Mereka diam dengan perasaan masing masing.


Semua tidak mereka rencanakan , namun memang kepercayaan Tuhan memberikan mereka anak.


Lama mereka saling berpelukan , sampai Abi memandang wajah sang suami.


Abi perlahan tersenyum.


" Mas mau bantu jagain ?".


" Tentu saja yaaang, kita berbagi tugas, kamu yang mengandung dan melahirkan , menyusui, dan mas yang merawat."


" Mas kan kerja ."

__ADS_1


" Mas bisa, ada mami, papi ,Tante juga kan, Kakek juga bisa liat anak kita, kita gak sendiri yaaang ."


Abi mengangguk sesenggukan menangis.


" Jangan menangis yaaang. Mas akan bantu kamu, bilang aja mau bantu apa, mas akan bantu."


Smith mendekap Abi dengan erat, mengecup puncak kepala Abi.


" Mas sudah beritahu kakek?, tante ? Mami atau papi ?".


" Mas belum cerita apa apa . Mas bingung lihat kamu yaaaang, mas gak tahu mau buat apa."


Abi tersenyum.


" Mas akan nemani kamu hari ini, hatimu gak nyaman kan yaaang ?".


Abi mengangguk.


Smith dan Dion pun berbicara di luar, tidak lama kemudian Dion pun pergi .


Abi menatap pundak sang suami, bertapa pengertian nya sang suami, dia yang rada manja ,bisa di rangkul, bisa di bimbing menjadi lebih baik lagi.


Abi melambaikan tangannya dan kembali bertugas.


Tentu sangat sulit menilai dan mengetahui, nilai diri kita di hati seseorang, tetapi kamu bisa mengetahuinya, dari sikap mereka terhadapmu.


Jika pernikahan itu ibarat kapal di tengah laut, maka batu karang, ombak dan badai adalah ujian di dalam perjalanan berumah tangga.Maka berlayarlah dengan seorang nahkoda yang kuat dan tangguh, pemberani, bijak dan tanggung jawab.Yang kekeh berjuang kuat sampai tiba ke.pelabuhan, bukan pria yang menyelamatkan dirinya sendiri dan mencari kapal baru.


Layaknya sepatu, jika ukuran tidak tepat, maka kakimu bisa terluka, carilah sepatu yang memberikan padamu kenyamanan.Karena sepatu nyaman akan menemanimu , sejauh mana kamu melangkah , tanpa menghentikan langkahmu, dan tanpa membuat kakimu terluka.


Kita memang tidak selalu bertemu dengan manusia baik, namun...jadilah baik, untuk setiap manusia yang kita temui.


🥰😍🥰😍🥰😍😍😍


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2