Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Menggoda


__ADS_3

" Aku ngantuk, aku tidur duluan ya. Maaf aku tidak bisa menemani kamu main HP lagi!".


Kataku sambil mengejek.


" Ya masuk saja. Aku segera menyusul!".


Jojo sibuk dengan HP nya.


Aku masuk kekamar dan main HP sebentar, kulihat YouTube yanb asik iklan coklat SilverQueen membuatku ingin coklat. Ah tapi kusingkirkan dalam hatiku.


Sepuluh menit aku didalam asik dengan YouTube ku, Jojo muncul bawa Buket bunga mawar sungguh mewah dengan coklat yanh dihiasi pita warna Pink.


" Alhamdulillah.... aku suka. Aku tadi membayangkan coklat dan sekarang aku dapat coklat. Makasih ya!".


Kutertawa dan mencium pipi Jojo.


Jojo sangat bahagia melihatku tersenyum ikhlas dan tawa nya bermekaran indah.


" Kapan kamu beli bunga dan coklat!".


Aku menghampirinya dan kuajak dia duduk disofa.


Ku duduk dipangkuannya seperti anak kucing yanb rindu tuan nya.


Ploook......!!! 🀀


" Aku suka... Akhirnya kamu menerimaku juga. Biasanya aku yang suka memaksamu duduk dipangkuan ku sayang!".


Katanya sambil tersenyum dan melingkarkan tangannya dipinggangku.


" Iya. Mulai sekarang aku mau belajar untuk jadi istri yang baik..!".


Aku tertawa ringan dihadapannya.


' Alhamdulillah... Akhirnya dia bisa menerimaku dalam hatinya. Terimakasih atas pemberianmu, aku mendapatkan 2 cinta sekaligus....!'


Gumamnya dalam hati.


Aku asik menikmati coklatku yang masih duduk dipangkuan nya. Sesekali kulirik dan kuberikan coklat kepadanya, Im kelihatan bahagia sekali.


" Kita kemari bulan madu... Tapi sepertinya tak ada romantisnya....!".


Katanya mulai mengeluh.


" Tak masalah kok. Besok pulang yuk. Sudah hampir sebulan penuh aku tak masuk kuliah loh. Nanti aku ketinggalan pelajaran loh. Aku tak mau IP ku rendah... Malu sama Ibu dan Bapak. Ya kita pulang saja, aku tak suka disini! Tak enak...!".


Kataku manja minta pulang.


" Iya sayang besok kita pulang kok. Sekarang kamu istirahat sana biar aku pesan tiket dulu. Oke..? Kalau butuh apa-apa bilang saja padaku, kamu tak boleh lagi capek sampai pingsan apalagi tidur di bak mandi. Ah .... Aku Tak mau kamu begitu lagi?".


Katanya padaku dengan gambalang.


Aku mengangguk saja dan langsung tidur setelah puas menyantap coklatku tadi.


Kupeluk buket bunga yang diberikannya tadi padaku, sangkin senangnya sampek kedalam mimpi lah.


Keesokan harinya aku terbangun lebih awal dan menggapai HP ku untuk menanyai kabar sahabat kampusku.


Aku mengirimkan pesan Wa ke semua sahabatku, dengan bangga...πŸ’¬


" Hari ini aku akan pulang, besok aku masuk kampus seperti biasa lagi. Aku bawakan oleh-oleh untuk kalian dari Bali. Jadi tunggu aku!".


Itulah pesan yang kubagikan kepada sahabatku.


Seketika sebagian mereka membalasnya dengan cepat dan menggodaku.


" Ah iya beb. Gimana malam pertama? Enak?".


Tanya Nael.


" R...A...H...A...S...I...A! Keep silent baby. Don't ask me! *****....!!".

__ADS_1


Jawabku singkat.


" Ah tak seru. Gimana bentuknya? Pisang Ambon? Pisang lilin? Pisang batu Atau Pisang raja...? Pilih yang mana?".


Tanya Nael lagi.


" Mau tahu saja. Pokoknya tak perlu tanya lagi. Tak ada duanya., Ha...ha...aaa....!".


Jawabku lagi.


" Alhamdulillah masih ingat dengan kami. Aku tunggu ya beb...!".


Seto membalas pesan ku tadi.


" Okelah kutunggu dikampus. Besok kuberikan foto kopy catatan pelajaran yang ketinggalan!".


Darwis salah satu anak yang pintar dikelasku.


" Masih ingat nya? Kukira sudah hilang ditelan bumi, enaklah ya yang sudah punya suami itu... Apa lagi malam. Vitamin nya sudah jelas asalnya. He....he...ee!!".


Yudi menggodaku dengan genit.


Membaca pesan mereka membuatku kesal setengah mati. Aku berteriak.


"Hah? Kalian jahat, semua menggodaku terus. Semua jahat...!".


Suaraku membuat Jojo terbangun dan bingung


" Pagi-pagi kok sibuk sendiri sayang? Kok emosi sama HP? Emang kenapa?".


Katanya dengan menatapku bingung


" Temanku menggoda ku lagi....! Aku kesal deh...! Tuh karena kamu juga nih... Kesal aku....! Jaha.....aat!!!!".


Kataku sambil memukuli dada Jojo yang keras dan suspect karena tak pake baju.


Aku terdiam melihat kekar dan gagahnya Jojo yang otot perutnya itu berbentuk kotak.


Kiraba dan kupegangi satu satu bagian tubuhnya yang bisa kujangkau, kucubit sedikit dan tak bisa sangkin kerasnya.


Katanya memuji diri sendiri,


Ha.....ha....!!! πŸ˜‰


"Air laut asin sendiri woy....!!".


Kataku bergema kesal dibuatnya.


Aku hanya mengangguk saja didepannya.


Aku naik ketubuhnya dan kusandarkan tubuh mungilku itu kedadanya.


" Ah... Nyaman. Entah kenapa aku suka saja seperti ini...!".


Kataku lagi dengan polos.


Jojo tersenyum sambil mengelus kepalaku saja dan berulang kali Jojo menarik nafas panjang, mungkin aku terlalu berat tidur diatas tubuhnya itu.


" Baiklah, aku mau turun saja. Aku berat ya? Makanya kamu sesak?".


Tanyaku padanya dengan wajah polos yang tak berdosa itu.


" Bukan itu sayang ku, tapi aku menahan gairah karena kamu naik keatas tubuhku. Aku tidak ingin memaksamu untuk melayaniku lagi, kamu jangan takut sayang. Mulai sekarang jika kamu tidak mau, maka aku tidak akan memaksamu!".


Katanya dengan lega, aku begitu terkejut sekali mendengar ucapannya.


" Iya terimakasih. Aku senang kok!".


Aku nemplok saja diatas tubuh Jojo.


" Sayang. Aku tidak tahan lagi, bisakah kamu berniat sedikit padaku...?".

__ADS_1


Tanya Jojo padaku sambil menahan nafas.


" 5 juta + coklat SilverQueen and boneka Koala. Bagaimana?".


Kataku sekedar menggoda Jojo.


" Apapun yg kamu minta... Bagaimana sayangku? Servisnya mantap... Kutambah laptop keluaran baru...! Bagaimana?".


Katanya meyakinkan aku.


" Satu titik... 10 dollar. Bagaimana?".


Kataku dengan nakal menggoda suami yang sudah bernafsu tinggi itu.


" Wow...? Mahal juga tarif mu sayang, tipsnya 10 dollar..! Kalau aku tidak puas denda 10 juta sayang? Bagaimana?".


Katanya sambil tersenyum sombong.


" Baiklah. Kalau puas bagaimana? Apa imbalannya?".


Tanyaku lagi nakal, macam betul saja.


" Aku berikan 3 ronde tiap malam!".


Katanya padaku lagi.


" Itu merugikan aku loh. Yang menguntungkan aku dong!!".


Kataku dengan nada protes padanya.


" Baiklah. Kamu mau apa? Aku penuhi keinginanmu sayang, aku kalah?".


Katanya dengan pasrah padaku.


" Baiklah. Seharian kamu menemani aku kemana saja aku pergi. Tak boleh nolak ya. Gimana???!".


Aku membujuknya.


" Baiklah kamu menang. Istri senang rumahtangga bahagia...!".


Katanya dengan pasrah.


Aku pergi kekamar mandi dan membersihkan diri, serta memakai baju yang kurang bahan yang dibelikan oleh Jojo kemarin itu.


Kupakai dan aku memakai farfum sedikit, biar lebih erotis lagi dan menantang si Kambing ompong.


Setelah selesai... Aku keluar dan mata Jojo memandangiku sambil melotot tak berkedip sedetikpun.


" Bocah nakal ku sudah dewasa rupanya ya??? Sungguh menggodaku?".


Katanya sambil mengelus dada,


" Oh ya. Ingat janji kamu ya...!".


Kataku sekedar mengingatkan dia kembali.


" Huh? Dasar mata duitan?".


Katanya padaku sambil tertawa lebar.


" Iya dong ah!!!! Duit kok ditolak!".


Kataku sambil main mata.


Sungguh nakal aku pada saat ini, tak bisa kubayangkan bagaimana Kambing ompong ini akan memakanku sampai habis tak tersisa sedikitpun. Tapi mau bagaimana lagi...?


β™₯οΈπŸ’›πŸ–€πŸ’œπŸ–€πŸ’›πŸ’šβ€οΈπŸ’β™₯οΈπŸ’™πŸ’šπŸ’”πŸ’›


Jangan lupa like dan komen ya kak


Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!

__ADS_1


Jangan lupa untuk vote ya kak...!! 😊mohon dukungannya kak,


πŸ’žSelamat membaca ya..πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2