
Karena kehamilan sudah 7 bulan, Smith dan Abi berbelanja keperluan bayi mereka. Anak mereka berjenisnkelamin laki laki. Padahal Abi pengen punya anak perempuan.
Tapi kata orang orang, anak laki laki dekat dengan maminya, sedangkan anak perempuan dekat dengan papinya, mikir gitu Abi bersyukur aja, setidaknya bodyguard nya nambah 1 lagi, buat menyayanginya.
Abi juga tertawa , sewaktu sampai di toko baby, ketemu dengan sang mertua dan kakek, padahal dia dan Smith sembunyi sembunyi ke toko baby, tanpa sepengetahuan orang rumah, pengen menikmati moment menantikan anak mereka ber 2 ,nyari apa apa berdua, namun kenyataannya tidak segampang itu, begitu banyak toko peralatan bayi, mereka akhirnya ketemu juga dengan sang mertua dan sang kakek di toko yang sama.
" Hayo...yang datang gak bilang bilang, " ujar sang mami mertua.
Abi dan Smith hanya bisa tertawa.
" Mau dimanapun ,kalau memang ketemu, yah ketemu, benar kan kek," ujar mami Smith.
" Benar ,hehehehe."
Abi merangkul manja lengan sang kakek.
" Bahagia benar mau punya cicit kek."
" Pastilah Bi, namanya sepuh ,hehehehe."
" Kalau begini ceritanya, kita mencar aja kali yah Kek, jangan saling ngintip beli apa . "
" Ya iyalah, gini gini uang kakek buyut lumayan ,masih bisa beli apa apa ,walau cicitnya gak kekurangan, namun kakek buyut punya cicit ,punya income pasti lah ikutan beli."
Abi hanya mengusap lengan sang kakek.
__ADS_1
" Kakek sehat selalu, lihat anak Abi ".
Sang kakek mengangguk terlihat bahagia.
Abi dan Smith buru buru ke rak pakaian bayi, sedangkan mami Smith ke arah sepatu bayi, sang kakek dan papi Smith berjalan ke arah mainan bayi dan tempat tidur.
Abi membeli pakaian anak bayi yang lucu, membeli pakaian hangat, kaus kaki, topi anak, Smith memilih beberapa pakaian couple papa dan baby, sedangkan Abi juga gak mau kalah memilih pakaian couple buat dirinya dan sang bayi.
Setelah sibuk berbelanja , nomor satu selesai berbelanja kakek dan papi smith , mereka saling bercerita dan tertawa. Sudah pasti menceritakan apa aja borongan yang mereka beli.Di susul Sang mami dan Abi serta Smith.
Mereka juga singgah ke restoran pitzza kesukaan Abi.
Abi dengan lahap memakan pitzza nya,tersenyum, semua menemani Abi makan.
Sang mertua sangat sayang pada Abi , bahkan jus juga selalu di buat dengan beraneka makanan bergizi, setiap harinya. Abi merasakan sang mertua sama dengan ibu kandungnya sendiri.
Smith dengan perlahan membuka matanya , masih mengerutkan dahi dan terkejut melihat sang isteri sesekali meringis.
" Kenapa yaaang?".
" Nyeri, keram perut Abi mas, kontraksi juga."
" Kita pergi ke rumah sakit sekarang yaaang ? , jam 5 pagi saat ini."
" Jam 7an aja mas, kalau masih anak pertama , kontraksi pasti terjadi , namun gak usah panikan , wajah mas ketat banget. Anak pertama butuh proses buat lahiran mas, gak langsung brojol, anak ke 2 dan ke 3 baru gak bisa di tahan keluar mau tiba tiba ,bkarena jalan lahirnya kan udah ada."
__ADS_1
Smith buru buru mengangguk.
" Mas masih sempat mandi ?".
Abi mengangguk.
Smith buru buru mandi.
" Mas bantuin kamu mandi mau yaaang ? ,biar seger, mana tau mau lahiran ,emak sudah cakep , trus kan mau di videoin, di rekam sesuai permintaan nona besar, " ujar Smith mencium wajah Abi .
" Masih wajah bantal di cium.Mas aja yah yang hamil anak ke dua ,sakittt," ujar Abi manja.
" Kalau mas bisa , dari anak pertama mas udah hamil yaaang, bisa ngurangi beban mu , sayangnya mas hanya bisa jadi nany kali yah yaanag, mas udah sering belajar, jadi nany gimana. Berat memang menjadi seorang ibu".
Abi ngakak tertawa sambil sesekali meringis.
Memang sang suami banyak mempelajari cara merawat bayi, agar bayi sehat, dan kalau bayi rewel ngadapinya gimana.
Abi sangat bahagia memiliki suami yang peka dan peduli seperti suaminya Smith.
🍭🍬🍭🍬🍭🍬🍭
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment