Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Oh Nooo.....


__ADS_3

Jarak mereka begitu dekat. Smith sangat bahagia saat ini, berharap Tuhan mengijinkannya buat dekat dan menjadi bagian dari hidup Abi.


Smith meletakkan Abi di pembaringan, Smith memandang kamar Abi yang berantakan, Smith menata buku buku berserakan di lantai dan di atas meja, memungut tisu dan beberapa bungkus permen dan cemilan.


Pakaian Abi bergantungan di pegangan lemari dan juga berserakan di sofa, Smith memasukkan pakaian itu ke tempat kain kotor, kamar mandi Abi cukup bersih namun ada beberapa kalelawar, alias pakaian dalam bergantungan, Smith juga mengambilnya dan memasukkan ke dalam pakaian kotor.


Smith menyapu kamar, merapikan bunga dan lainnya.Sang kakek melihat apa yang di lakukan Smith dari celah pintu.Sang kakek pun tersenyum dan perlahan kembali turun.


Biarkan dia malu sendiri, oceh sang kakek.


Bandel...disuruh beres beres kamar,gak mau, yah rasakan , malu gak begitu bangun besok, ujar sang kakek tertawa terkikik.


Setelah kamar wangi, rapi dan bersih, Smith pun mengelus wajah Abi.


" Good night Bi, mimpi yang indah, " ujar Smith.


Smith pun turun ke lantai bawah, dan berpamitan pada sang kakek.


" Kamu gak lihat smith membereskan kamar tidur Abi, " ujar sang kakek pada tante tomboy.


" CEO muda, berkelas, mau melakukannya pa, luar biasa ," ujar sang tante .


" Sama dengan mantan terindahmu dulu, begitu baik, namun ujung ujungnya selingkuh, manusia susah di tebak ya nak."


Tante tomboy pun mengangguk.


" Sampai saat ini dia tidak menikah pa, menyesali penghianatannya, namun aku juga gak mau dengan manusia bermuka dua , " ujar tante tomboy.


" Pria jaman sekarang, kesetiaan itu sangat rentan, apalagi punya uang dan kekuasaan, bagai di tumpukan jerami, yang menghargai kata di persatukan Tuhan, " ujar sang kakek.


" Apa papa mendengar tentang kandasnya kisah percintaan Adi dan Abi?".

__ADS_1


" Sekilas papa dengar, kita gak selevel dengan keluarga mereka. Abi urakan, kotor, dikatai juga gak berkelas, beda dengan Adi anak nya."


" Hatiku sakit pa, keponakanku di kata katai begitu, dia ku rawat sedari kecil, terkadang kekuranganku sebagai tante yang bukan ibu kandungnya sangat banyak pa, namun setiap orang pasti punya banyak kelebihan juga kan?".


" Abi juga lelah di UGD, kalau dia tidak rapi, beres beres kamarnya, dia sudah sangat kelelahan juga. Lihat saja , makannya banyak, sejak koas tubuhnya kurus. Kasihan lihat mereka ngantuk sambil berdiri, lain berpeluh, lari kesana kemari, penuh dengan mengejar waktu, berusaha yang terbaik. "


" Abi kepilih pertukaran pelajar ke Swiss , saya temani Abi ya pa, boleh kan pa ?".


" Hmmm, pergilah nak ".


" Teman papa masih ada Pak Karyo, gak usah khawatir."


Tante tomboy mengangguk.


Malam itu begitu dingin, hujan terus mengguyur bumi, Abi tertidur pulas, hingga pagi , hujan tetap bertahan.


Perlahan Abi bangun dan terkejut udah di kamarnya.


Tetapi karena mau biru buru bertugas pagi ini, Abi menyeret langkahnya, bergegas siap siap ke rumah sakit lagi.


Abi pun memakai pakaiannya , dan terpukau kamarnya bisa sebersih ini.


Abi bergegas turun sambil membawa pakaiannya, mengumpulkan pakaian sang tante dan sang kakek, biasa memang Abi hang membawa ke loundry tempat pelanggan mereka.


" Good mprning sayaaaang, " ujar Abi pada sang tante.


" Good morning anakku."


" Yang beresin kamar Abi siapa Tan ?".


" Mana tante tahu."

__ADS_1


" Apa kakek ?," tanya Abi sambil menyeruput teh manis hangat buatan sang tante.


" Si bule," ujar sang kakek.


Abi langsung keselek.


" Smith kek ?".


Sang kakek dengab santai mengangguk.


" Ihhh...,kakek kok biarin sihhhh?".


" Habis kamu tuh ,urakan, berantakan, kapan lagi CEO se sukses itu jadi binatu di kamar kamu, ledek sang kakek."


" Ihhhh, jangan bilang binatu kek, emaknya nanti golok kita lohhhh".


Sang kakek ngakak tertawa.


" Ini pembicaraan kita ber 3 aja, heran CEO bisa bersih bersih, biasa kan hidup tinggal perintah, pengawal aja bejibun, apalagi pelayan, "ujar sang kakek.


" Bisa jadi, ajaran orangtua nya pa, yang bagus, walau tajir melintir , keperluannya , dia mandiri lakukan, "ujar sang tante tomboy.


" Hmmm, biaa jadi, tetapi sleeping beauty kita, malas berbenah, " ledek sang kakek.


Abi hanya sanggup menunduk mengunyah nasi goreng nya, kebayang CEO mengangkat kalelawarnya, Abi merasa sangat malu.


🥰😍🤩😂🤣😅🥰😍🤩


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2