
" Bi, aku bakalan merindukan kamu".
" Melow amat, mirip Putera aja."
" Hmmmm."
" Sinai gak ngantar, dia bertugas ,tadinmalam langsung balik."
" Kisah cinta wanita ,kok rumit banget ya Bi ?".
" Ya ,rumit, namanya juga hidup, mana ada yang lempeng lempeng, jalan tol aja ada punya liku liku," ujar Abi.
" Jaga kesehatan ya Bi."
" Kamu juga, semoga dapat cewe bule ,yang bohay, semok, yang paling lah dalam banyak hal, " ujar Abi.
" Beneran tega Bi ?".
" He ehhhh, tulus mendoakan ,biar makan makan kita Bams, tahun depan pulang ,bawa calon isteri, hehehehe".
" Kamu payah deh Bi, cintaku terus bertepuk sebelah tangan."
" Kamu nanya? kamu bertanya tanya ?," ujar Abi membuat Bams ngakak tertawa , Abi sambil berdiri dan membuat gaya
" Udah, kamu tuh teman ,bukan temin."
" Smith ?".
Abigail terdiam.
" Jawab dong Bi ".
" Kamu suka Smith kan ?".
Abi hanya diam.
__ADS_1
" Hmmm kamu suka Bi, makanya gak berani jawab."
" Entahlah Bams, perasaanku meragu."
" Udah ahhh bahas yang lain."
" Apa kamu trauma dengan laki laki jaman now, menikah, trus tinggalin pasangannya ?".
" Hmmm, ibarat kata orang Bams, pacaran semua indah indah, namun sesudah setahun, dua tahun, bahkan tahunan, rasa jenuh, bosan melanda, cenderung suami, se fariasi apa pun mentiasati, susah Bams.Contohnya cerita kakak sepupu teman, dia melakukan quality time sama pasangan, merawat diri, belajar memasak, mengurus anak, bekerja, namun jika dapat laki laki gak bisa bersyukur ,ujung ujungnya tidak menghargai.Kedapatan selingkuh, janji berubah, kedapatan buat lagi. Padahal isteri sudah berusaha nanya ,kurangnya apa, salahnya apa, kalau hanya satu pihak mau memperbaiki, pihak lain gak mau, mana bisa, benar kan Bams."
" Benar Bi."
" Memang gak ada rumah tangga yang baik baik aja, adem adem aja, kalau ada ,rumah tangga nya bermasalah Bi, namun jika masalah, kebohongan, menutup nutupi banyak hal, selingkuh, wanita mana tahan di perlakukan gak adil."
" Sakit Bi, pasti."
" Menikah gampang Bams, buat kita, bukan mencari pacar lagi, profesi kita menuntut kita buat fokus belajar, waktu kita habis belajar, bekerja. Jika mencari seseorang, bukan lah mencari pacar ,tetapi teman hidup, kan gak mau hanya sekedar main main, aku sih begitu mandang di usia aku sekarang Bams, mikir banyak hal."
" Benar Bi, namun jangan berpatokan dengan usia juga, menjadi buru buru menikah, seperti membeli kucing dalam karung"
" Aku selalu menunggu mu Bi, tulus aku bilangnya."
Abi hanya diam.
Tidak lama kemudian, pintu gate pun di buka .
" Pesawatku duluan Bams, baik baik di negeri orang, rajin menimba ilmu, biar saingan kita, " ujar Abi tersenyum.
" Kamu juga Bi."
Bams langsung memeluk Abi, Abi sampai bengong.
" Mencari kesemoatan di antara kesempitan kah Bams ?".
" Sambil menyelam, minum air Bi."
__ADS_1
" Ihhh, dasar ," ujar Abi melepaskan pelukan Bams.
" Aku duluan ya Bams."
Bams mengangguk.
Bams sempat mengerutkan dahinya, melihat sekilas sosok yang masuk ke dalam gate, dari postus dan gayanya, seperti dia kenal, namun topi menghalangi wajah penumpang tersebut.
" Kenapa Bams? , kamu perhatiin apa ?".
" Gak Bi, gak..".
Abi pun melambaikan tangan, menyerahkan tiket dan paspor nya.
Abi melangkah membawa koper 20 inci nya .
" Mana mungkin Smith naik pesawat ekonomi ujar Bams ."
Abi perlahan memasuki pesawat, mencari nomer kursinya.Ketika akan menaikkan koper, seseorang membantu Abi.
" Makasih, " ujar Abi, duduk di arah jendela.
Abi duduk tenang, memasang sevety belt, dan mengabari sang kakek dan tante, dia sudah berada di dalam pesawat. Air mata Abi mengalir, membuat pesan suara buat kakek dan tante nya.
Abi mengambil tisu dan menghapus air matanya.
😍🥰😍🥰😍😍🥰😋
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1