Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Obat Rahasia


__ADS_3

Hampir sejam aku memilih pakaian yang ada dihadapanku, aku memilih yang simpel, nyaman dan enak digunakan saja. Pelayan butik itu memperhatikanku dan sepertinya penasaran dengan ku.


"Maaf Bu, anda istri nya tuan Malik ya? Yang baru menikah itu?".


Tanya nya padaku.


Hm.....!!!


Hanya itu jawabku sambil meliriknya dengan serius.


"Bu... Beruntung sekali menikah dengan tuan Malik? Beliau sudah lama saya kenal, beliau orang yqng ramah. Memang banyak sebelumnya wanita yang bersama Tuan Malik, tapi kelihatanya cuma Ibu yang mendapatkan kasih sayangnya?".


Ketusnya padaku.


"Memang nya kenapa?".


Kesalku padanya.


"Banyak sekali wanita yang sering mampir kebutik tapi belum pernah Tuan yang membawanya langsung. Kemarin juga tuan membantu saya... Ketika anak saya sakit dan butuh donor darah. Kebetulan anak saya dan Tuan cocok darahnya, Beliau mendonorkan darah untuk anak saya. Alhamdulillah sekarang anak saya sehat selalu... Saya doakan semoga Tuan cepat dapat anak...!".


Katanya dengan nadanya lembut sambil mengucap syukur seraya berdoa.


' Hah.....aaah.... Sial wanita ini malah mendoakan ku hamil, bagaimana kuliah ku setelah ini. Aku masih mau kuliah, aku masih terlalu muda untuk hamil. Aku tidak mau itu terjadi... Si Jojo genit itu pasti akan menggodaku tiap hari dengan alasan ini dan itu. Iiiiih mengerihkan kalau kubayangkan...!!!'.


Gumamku geli gak ketolongan.


" Bu... Apa sudah semua cocok?".


Tanya kembali memastikan ku.


" Ya sudah. Terimakasih ya...!".


Kataku berterimakasih padanya.


" Baiklah kalau begitu saya permisi, semoga Allah melimpahkan berkat dan rahmatnya kepada tuan dan Ibu supaya diberikan momongan. Amin. Saya pergi ya...!!".


Kata Pelayan itu meninggalkan ku sendiri didalam ruangan.


Kulirik HP dan ku Wa si Jojo genit...πŸ’¬


" Bajunya sudah kupilih, sudah kabari kerumah kalau kita tak pulang? Jangan lupa telpon Bapak dan Ibu, takutnya mereka khawatir dan cemas. Jam berapa selesainya? Selamat bekerja!!".


Itulah pesan yang kukirim padanya.


Aku keluar kedepan pintu dan memanggil Pak Jamal yang sedang duduk didepan ruangan.


"Pak tolong beritahu Ibu kalau kami tak pulang. Takutnya Ibu cemas! Tolong ya! Habis itu Bapak boleh istirahat...!".


Pintaku lembut padanya.


Beliau hanya tersenyum dan melakukan apa yang kupinta tadi padanya.


Kulirik dan akhirnya kupakai juga baju yang dibelikan suamiku itu... Yang kurang bahan. Bagaimana tidak kupakai masa aku pakai kemejanya... Geli aku pakai pakaian nya kalau aku membayangkan keringatnya bercucuran begitu.


Dengan berat hati, kupakai. Awalnya aku pakai pakaian baru yang kubeli tadi, tapi takut Jojo tak suka jadi lebih baik kutanya dulu pendapatnya.


Yuuu........ppzπŸ’–


Gak lama setelah itu Jojo membalas Wa yang kukirim tadi... Tapi waktu sudah tengah malam lah.


Ya......aaah, aku sudah tidur 😴😴😴


" Sayang maaf ya. Satu pekerjaan penting lagi belum selesai, setelah ini aku akan menemui mu. Tunggu saja aku didalam ruangan, tapi ingat jangan pernah tinggalkan ruangan itu.... Dan jangan nakal...!!?".


Itulah isi pesan nya. πŸ’¬


Tengah malam waktu sekarang, aku masih tidur di tempat tidur yang empuk itu. Tak kusadari ternyata suamiku sudah selesai bekerja, sesuai janjinya akan mencari ku.


Dilihatnya aku terbaring, dengan pakaian sexy dan membuatnya menelan air liurnya kembali.


Gluk......gluk.....hm.....mmmπŸ’•


' Sial. Aku lelah sekali. Si bocah nakal malah menggodaku, sial....!!! Sengaja rupanya ya...? Tenagaku habis pula, tapi seleraku dan hasratku tinggi. Gas saja tidak masalah...!?'. Gumamnya licik sambil melihatku terbaring.


Diciumnya ujung kakiku, lalu di singkapkannya bajuku yang tipis. Akhirnya dia melihatan samar-samar tubuhku yang mungil. Tapi dia hanya menggelengkan kepala dan tidur disamping ku sambil melingkarkan tangannya ke pinggang ku.

__ADS_1


Nafasnya berhembus kedadaku dan membuatku nyaman dan begitu hangat, ya tentu saja tanpa kusadari sih. Kalo aku sadar ya aku emmoh... Nanti urusannya panjang tak kelar dalam 10 menit.


Ha....ha....aaa!!! πŸ˜‚πŸ˜‚


Maksudnya ujung-ujungnya pasti olahraga berat, kalau Si Jojo tentu doyan saja kok.


Tidurku gelisah, kejadian tadi malam yang begitu memalukan itu terbawa dalam mimpi. Seperti lari maraton saja rasanya sesak nafas dan gerah, mau berbalik ke kiri-kanan kok aku terasa berat berat dan susah.


Kubuka mata dan terkejut aku, sontak kupukuli kecil pundaknya.


" Sebentar lagi sayang... Aku masih lelah. Kan belum subuh! Ayolah jangan terus bergerak!".


Katanya manja dan menggigit dadaku.


"Au.....auw...! Dasar kamu genit. Lepaskan aku, sakit tahu! Au.....auw.....! Lepas..!".


Kataku agak marah dan kesal.


"Sayang...! Kamu kan istriku. Tolong diamlah sedikit saja... Aku masih lelah.... Hm...mm?". Pintanya manja sambil mengecup dan jadilah ****** didadaku.


Wong drakula isap darah ora ketok kok. Bukan hanya satu, dua dan tiga... Tapi hampir penuh semua ****** sampai lenganku.


"Katanya lelah, lidahnya nakal. Sudah aku lapar...! Tadi malam tidak makan?!".


Kataku datar.


Sontak membuatnya membuka mata dan beranjak dari tempat tidur. Si Jojo sibuk dengan HP nya... Tak lama makanan datang. Entah dari mana Om jin ini mendatangkan makanan, jam 3 pagi ada nasi Padang.


Heran kan?😱


Ya aku saja kaget dari mana kok bisa ya???😡


" Hore... Makan! Kamu mau?".


Kataku dengan sangat girang dan bahagia.


" Ia kan ada 2... Makan saja duluan. Aku mau mandi dulu! Aku kotor dan lengket sekali!".


Kata Si om lalu pergi mandi.


Aku makan dengan lahap dan sangat kenyang.


" Sayang... Bulan madu yuk. Aku dah siapkan semua... Besok pagi jam 8 kita OTW. Pak supir alias Pak Jamal dan istrinya ikut. Mau?". Pintanya manja padaku.


Hm......mmm!!!


Hanya itu sautku padanya.


" Sayang...? Mau tak kamu minum susu penyubur kandungan. Aku ingin kamu cepat hamil? Aku ingin kamu hamil...!".


Pintanya manja sambil memelukku dari belakang.


"Aku masih kuliah, aku belum mau hamil. Hamil itu susah kesana-kemari, nanti saja kalo sudah tamat. Kan sudah janji...!".


Kataku dengan nada dingin padanya.


" Ya kan aku iri sama temanku Dokter yang lain, mereka sudah punya 2-3 anak loh. Aku ingin seperti mereka, usiaku sudah lanjut. Ya kamu kan masih muda, aku ingin punya 7 anak, pokoknya yang banyak biar rame...!".


Katanya manja merengek padaku.


" Maaf tuan, permintaan anda ditolak...!".


Kataku dengan ketus sambil menjulurkan lidahku padanya.... 😜


' Semoga saja dia mau cepat hamil, aku sudah tidak sabar. Umurku sudah lanjut, lah dia??? Masih muda dan kuat!!!'.


Gumam Jojo dalam hati kecilnya


Sungguh miris.... Dan sangat miris...! πŸ˜”


" Hah? Kamu kira hamil itu enak, memang buat anak gampang. Kayak buat roti? Jangan bercanda, sekali kubilang tidak! Tidak...!?". Kataku kesal sambil merapatkan gigi.


Mataku terbelalak mendengar ucapannya, sumpah sepertinya dunia ku yang sudah mulai kutata hancur.... Seketika.


' Hah? Yang benar saja? Apa aku terlihat seperti kucing? Bisa beranak begitu saja? Jangan bercanda padaku, Iiiih seramnya...!'.

__ADS_1


Gumamku dalam hati.


" Sayang ayolah. Kita coba satu dulu, kalau masalah buat nya serahkan padaku. Itu mudah bagiku, asalkan kamu terima saja. Saat inipun bisa kok! Bagaimana sayang??!".


Katanya manja sambil senyum kecil.


' Hah? Yang benar saja ini Jojo genit masih mau lagi. Sumpah bisa mati diranjang aku, stamina nya kuat bagai kuda. Sialan...!! Untung saja aku tak tergoda dengan wajah tampan nya. Iiih.. Kalau aku jatuh cinta padanya bisa mati strees aku karena makan hati. Malah minta anak segala lagi, memang bisa langsung jadi. Tak bisa kubayangkan aku hamil... Tiap hari pasti digodain Si Mesum ini. Iiih.... Merinding aku membayangkan nya. Minum obat saja beres, tak ketahuan! Seram!'.


Gumamku dalam hati.


" Sayang... Bagaimana? Kamu minta apa saja aku kasih, asalkan kamu mau kasih aku Malik Junior aman lah. Ya....! Bolehlah sayangku?".


Katanya sambil merengek seperti anak ayam.


"No...! Intinya tetap tidak bisa, aku tak mau?".


Kataku tegas sambil menyimpangkan tangan didada, tanda penolakan dariku.


" Jahat... Aku cuma minta begitu saja tak mau... Sayang kamu jahat!".


Si Jojo merengek kayak anak kucing saja.


Dipeluknya aku hingga terhempas ketempat tidur, badannya kekar dan berotot seperti menabrak dinding kurasakan. Begitu sakit dan kerasnya terhempas.


"Aduh....!!! Kamu yang betul kenapa. Sakit tahu, bisa lebam semua badanku...! Au....Au!".


Aku meringis kesakitan padahal mendarat disofa loh tapi sakit banget.


"Ini minum obat lebam biar gak biru!".


Katanya sambil memberikan pil yang aneh menurutku.


" Itu pil apa? Gak mau... Ah!!".


Kataku menolak pemberian dia.


" Obat biar tak memar dan biru sayang, mana mungkin racun!".


Katanya sambil terkekeh melihat ekspresi ku yang aneh dan meringis kesakitan.


" Oh ya sudah mana?".


Kataku meminta obat untuk diminum.


" Tunggu sebentar aku ambilkan minum!". Kata Jojo, tanpa sepengetahuan ku Jojo memberikan semacam obat kedalam air minum ku itu, dan langsung ku minum obatnya tanpa pikir panjang.


' Berhasil... Tinggal menunggu hasilnya seminggu lagi. Sebentar lagi aku bakal jadi Bapak... Alhamdulillah. Nipu dikit kan tak apa toh cepat atau lambat dia harus hamil juga. Amin ya Allah...! Semoga saja...!!'.


Jojo tersenyum padaku yang sudah meminum obat itu.


Jam 8 pesawat kami berangkat meninggalkan kota Medan, aku dan suamiku duduk bersebelahan.


Sedangkan Pak Jamal dan istrinya tepat dibelakang kami. Perjalanan ke Bali harus transit di Jakarta, kemudian lanjut ke Denpasar. Baru kali ini aku melakukan perjalanan jauh seperti ini, alangkah malunya aku melihat si Jojo tertawa geli. Karena aku mabuk, lemas dan tak bergairah lah.


Ampun lah...😫


Kapok naik pesawat...πŸ˜–


Puyeng kepala...😡


Meskipun begitu dia tetap siaga untuk menjagaku dan menggandengku, dia memberikan aku obat anti mabuk. Karena lemasnya yang kurasakan, aku minta gendong belakang kepada si Jojo.


Semua mata terpanah melihat aksinya, suamiku super ganteng dan cool kalau jalan saja banyak yang mandangin apa lagi waktu gendong aku. Hampir saja aku tuli mendengar semua pujian yang diberikan orang padanya sepanjang jalan.


Bahkan pramugari pun jatuh hati pada suamiku itu, tapi aku heran ya. Kenapa aku tidak pernah jatuh cinta padanya??? 😘


Mungkin karena kesan pertamaku padanya buruk ya?


Kalau aktor Korea Lee min ho lewat lah, ya itu menurutku. Sosok Jojo begitu tampan, menawan dan tampan.


Yup Thor punya cerita waktu pertama kali ke Bali, pesawat Lion Air yang mendarat di ujung landasan jatuh kedalam air. Saya salah satu korbannya... siang hari kejadiannya. Sampek sekarang kalau Thor naik pesawat pasti tak mau karena trauma... Sumpah aku punya nyawa cadangan lah...


πŸ’žβ€οΈπŸ’žβ€οΈπŸ’žβ€οΈβ€οΈπŸ’žβ€οΈπŸ’žβ€οΈπŸ’žβ€οΈπŸ’›πŸ’›


Jangan lupa like n komen ya...

__ADS_1


semoga kalian suka...


Selamat membacaπŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2