
Pukul 9 pagi pun tiba, aku masih saja dikamar dan merenungi nasibku yang malang dan tragis. Kuputuskan hari ini tak masuk kampus karena aku sedang berduka atas kejadian tadi malam.
Ais.....aaaizzz......!!π€¦
Kuingat sampai kapanpun kejadian yang memilukan ini.
Tok....tok....tok....tok.....!!π’π’π’
Pintu kamarku diketuk oleh Ibu, karena Bapak bekerja dan semua adikku sekolah.
" Sayang...! Ada yang mencarimu. Ayo keluarlah...!!! Sayang...???!".
Pinta Ibu lembut padaku.
Aku hanya diam saja dan mengacuhkan Ibu yang masih berdiri didepan pintu.
" Sayang. Maafkan Ibu. Kamu wajar marah...! Apalagi membenciku....!".
Ibu hanya diam dan tertunduk.
Om yang duduk diruang tamu, mendengar suara Ibu yang membujukku.
Lalu HP ku berbunyi,
Ting ....tong...!!! π²
Wa masuk dari Om π¬
" Ayolah sayang keluar, kalo dalam 5 menit tidak siap berpakaian aku akan dobrak pintu dan kumakan habis dirimu. I love you! Anak nakal...?!".
Itulah isi pesan nya.
Aku sigap berdiri dan secepat kilat mandi, kurasa gak bersih pun aku mandi. Habisnya ada Srigala yang mengancam untuk memakanku diluar sana, betapa takutnya aku saat itu. Aku pun keluar kamar dan kudapati Ibu yanh terkejut melihatku telah siap berkemas.
" Mau kemana?".
Tanya Ibu heran melihatku begitu keluar kamar sudah rapi sekali.
" Ada Srigala jahat yang mengancam ku, kalau dalam 5 menit tidak keluar...! Aku akan dimakan sampai habis...!".
Kataku kesal dengan sikap Ibu tadi malam.
Ku seret langkah dan tak kuhiraukan Om yang duduk di sofa, aku langsung memasuki mobilnya. Ibu menaikkan alis dan bingung.
" Kami pergi dulu. Secepatnya akan pulang kak....! Oke kami pergi....!?".
Om sembari memeluk dan mencium pipi Ibuku hangat.
' Belom jadi suami saja sok baik gitu. Dasar Srigala berbulu domba...! Aku benci Om!!' Gumamku dalam hati.
*Ada pepatah* Buaya itu setianya cuma di Air,
kalau sudah naik ke darat jadi buaya darat* *.
__ADS_1
Ha....ha....aaaaππ
Kami berangkat menuju kemana hati si Om ingin berlabuh, dan aku hanya diam saja seribu bahasa. Aku tidak memandangnya sedikitpun, aku hanya menatap kesebelah jendela sepanjang jalan.
Sesekali Om mencoba mengajakku bicara, tapi aku tetap diam saja dengan segunung rasa benci dan kesal dihatiku.
'Aku paham sayang namun apa yang bisa membuatmu bisa menerima ku? Apa yang harus kulakukan agar mau menerima aku dalam hidupmu, apakah cintaku tidak cukup besar untukmu?'.
Gumam Om sedih dalam hati.
"Sayang kamu kok diem aja...? Marah sayang? Ayolah sayang ku, bicaralah sedikit!!!".
Tanya om padaku, dan aku hanya diem saja seribu bahasa.
" Sayang dengar tak aku ngomong apa? Ayolah....! Apa yang salah?".
Tanya Om lagi dengan nada agak tinggi.
Aku tetap diam dan tidak meliriknya sedikitpun karena dendam ku tetap subur tumbuh dihatiku ini.
'Mampus Om. Gara-gara hal gila! Om... Egois dan keras kepala Om hidupku hancur total. Entah apa maunya...?'.
Gumamku dengan seribu benci dihati.
Ingin kubunuh saja dia saat itu juga. Sungguh geramnya hatiku saat ini.
" Kita buat kesepakatan saja? Bagaimana? Apapun yang kamu minta...!".
Namun Om gak berhasil karena aku tetap diam saja seribu bahasa dengan kebencian yang kian tumbuh berbunga dihatiku ini.
Om akhirnya berhenti didepan sebuah butik yang banyak memajang baju kebaya untuk Wedding.
Seketika om menarikku dan menciumku paksa dan betapa terkejutnya aku. Aku tak bisa menghindar apa lagi melawan nya karena tubuhnya kuat dan kokoh
Hampir 3 menit dia menciumku, hingga aku agak bosan. Ya wajar saja begitu karena aku emang gak ada cinta dihati...! Darimana jalan nya enak. Kata orang ciuman sama orang ganteng itu enak... Ya bagiku tidak ada enaknya. Hanya dendam yang tertanam dalam hatiku.
Om menyeretku kedalam butik, dan aku hanya diam saja seperti tadi tanpa ekspresi apapun.
" Oh pak Malik ada yang bisa dibantu...!?".
Kata Pelayan Toko dengan senyum dipipi.
" Tolong carikan kebaya untuk acara hantaran, ini orangnya...? Yang paling bagus!!!".
Kata Om sambil menunjuk kearah ku.
Aku langsung diajak oleh pelayan toko ke dalam ruang ganti. Dan disuruh ganti baju dengan mencoba beberapa kebaya model nya baru...! Tentu saja harganya fantastis banget menurutku.
Aku diapain juga diam saja, yang penting Si Om suka artinya saja lah menurutku.
Aku keluar dengan kebaya warna emas, Om hanya bilang.
" Oke ambil itu...! Lumayan juga kok...!!!?".
__ADS_1
Aku coba yang kedua warna ping muda.
" Oke lumayan lucu. Itu Oke!!".
Kata Om singkat.
Aku mencoba kebaya putih yang menurutku cetar membahana.
" Oke itu juga manis! Saya suka, bungkus...!".
Katanya juga.
Lalu aku mencoba kebaya warna cream, Om terpaku dan memerah pipinya.
" Oke jugalah. Mantap???".
Katanya juga singkat.
Om membelikan aku 4 macam kebaya, aku hanya diam saja gak bilang sepatah katapun. Biar kesal sekalian dia, rasain Om genit!
Bayangkan saja semua kemauan nya harus kita lakukan, semua yang dia inginkan harus kita kerjakan, apapun yang dia minta harus kita berikan dan apapun yang disukainya akan jadi miliknya.
" Wah cantik ya? Kelihatannya calon pengantin wanita anda begitu cantik tuan Malik? Sungguh mempesona sekali....!?".
Kata Pegawai Toko memujiku lagi.
' Tentu, tubuhnya harum. Wajahnya cantik dan hatinya lembut sekali. Wanita pujaan hatiku adalah sosok Bidadari di dunia ini!'.
Kata Om dalam hatinya.
" Iya tuan Malik gak salah pilih istri!".
Kata Pegawai itu lagi dengan senang.
" Iya makasih banyak! Saya senang sekali!".
Kata Om sambil memelukku erat sekali.
Emang dia itu siapa? Raja saja gak kayak gitu gayanya kan?
Harta, tahta, wanita itu penyakit pria!
Sama saja semua pria dimuka bumi ini...
β₯οΈππ€ππ€ππβ€οΈπβ₯οΈππππ
Jangan lupa like dan komen ya kak
Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!
Jangan lupa untuk vote ya kak...!! πmohon dukungannya kak,
πSelamat membaca ya..π€π€π€
__ADS_1