Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Wanita Lucuku


__ADS_3

" Tapi Smith, aku lebih suka kita ke yang dekat dekat aja deh, hemat ongkos, hemat waktu.Aku pengen buat anak ibaratnya di negeri dongeng, dimana tempat syuting Harry poter."


" Desa Grindelwald ?".


" Benar, letaknya di Swiss, kita gak pakai ongkos,ini di nobatkan negara terbaik di dunia,yaitu Swiss. Ada begitu banyak desa desa di seputaran gunung Alpen yang indah ,tanpa pendatang desa ini begitu sunyi, dan kita memang butuh kesunyian kan? 🤭🤭🤭🤭,Desa Grindelwald hanya di huni 5ribu orang, jika ada warga yang meninggal, bisa saja tetangga tidak ada yang tahu, aku dengar cerita, ibarat negeri dongeng.Tebing tebing gunungnya di lumuri salju, dan di tebingnya mengalir air tejun yang mengalir ke bawah, sangat indah.Pemandangan pemukiman penduduk di bawah gunung yang terlihat sangat rapi dan enak dipandang. Pemandangan ini terlihat seperti rumah-rumah di negeri dongeng dan seperti menara Rapunzel. Pemandangan rumah di desa dengan rumput-rumput bertumbuh bunga yang cantik. Laut biru di desa ini juga sangat cantik dapat menyejukkan mata. Rumah dengan pemandangan belakang gunung yang berawan . Pada saat musim salju sangatlah indah, atap-atap rumah tertutupi oleh salju. Pemandangan laut biru dan gunung yang tertutupi oleh salju. Walaupun rumah di desa ini sederhana namun tetap sangat indah di pandang mata. Aku belum pernah kesana , kita kesana yuk Smith".


" Ayukkkk...".


" Desa itu , tempat orang yang suka kesendirian Bi."


" Hmmm...,aku sebentar aja kok disana Smith, aku lebih betah di Indonesia, soalnya tempatnya katanya terlihat tenang dan nyaman tapi percayalah kita gak akan betah disana. Gak ada tukang bakso, seblak, cireng yang tiap hari lewat, aku merindukan makanan itu Smith, Suasana yg begitu aku rindukan, tapi sayang aku tak bisa jauh dr indomart dan Alfamidi, aku suka jajanan ala Indo."


Smith tersenyum melihat sang isteri, sosok sederhana , dan sangat menggemaskan.


" Cireng? Seblak? Makanan gimana Bi ?".


" Hahahaha...kamu belum kenal yah, nanti yah, kalau di Jakarta , aku bakalan traktir kamu.Murah meriah."


"Bahagiakan wanitamu maka kamu akan menemukan bahagia."


Kata kata ini selalu Smith tancapkan dalam hatinya.


" Minum Bi. Dari tadi makan, belum ada minum."


Smith mengulurkan minuman buat Abi.


" Makasih mas."

__ADS_1


Smith mengangguk.


" Mas kerja dulu ya yaaang, jam berapa pulang kabari."


Abi mengangguk.


Dan benar saja ,begitu pulang kerja, hujan begitu deras, Smith tetap menjemput Abi, memayunginya , dan melap sisa hujan di bagian tubuh Abi . Bahkan ketika sampai di rumah, Smith menampung air hangat buat sang isteri.


Abi menjadi tidak enak hati.


" Yaaang, aku bisa sendiri, gak usah lakukan banyak hal. Aku ngerasa jadi isteri durjana yang hanya di layani tanpa melayani."


" Sttttt...., suami isteri bukan hitung hitungan yaaang, cepat mandi dan kita akan makan malam. Mami dan papi masak buat kita. besok mereka akan kembali ke Canada."


Abi pun mengangguk. Berendam di air hangat, membuat badannya peggal menjadi rileks.


" Mas ,pakaiannya aku buat di sini yah, jangan keluar kayak tarzan seperti kemarin ,aku terkejut melihat burung kakak tua."


Smith pun tertawa. Begitulah kocaknya sang isteri


Abi dan Smith bergabung dengan ke dua orangtua Smith. Melihat mami dan papi Smith minum sake. Abi hanya melihat saja.


" Mau coba Bi ? " ,tanya mami Smith.


" Tidak mi, nanti saya mabuk, dan bakalan terjadi perang dunia ke 5."


" Apa kamu pernah mabuk Bi ?".

__ADS_1


" Yah pernahlah, sampai nyanyi nyanyi di jalan, trus temanku pada rekam. Lain aku muntah di jalan, aduh parah banget, aku bahkan mau pipis di jalan, dan tidur di toilet. Minum sedikit udah buat aku mabuk, gak banget, mana besok nya aku mau ujian praktek, aku kena marah dosen, untung aja dosennya suka sama aku mas, dia care dan gak menggagalkan ujianku. Aku sampai minum larutan anti mabuk , dia beliin. "


" Aku jadi cemburu Bi....".


" Aku hanya punya pacar Adi, yang lain gak."


" Itu juga jarang ketemu, dan maminya galak, dan dia anak mami."


Mami Smith menahan tawanya.


" Kamu kayak mami Bi, pacaran gak ada yang waras, gitu dapat yang bener, sehidup semati, " ujar mami Smith.


" Maklum mi, kita kan masih percobaan ,hehehehe".


Mereka pun tertawa.


" Makanlah nak, yukkkk."


Mereka pun memulai makan, Abi sangat bahagia, mami dan papi Smith sangat menyayangi Abi, juga Smith, perlakuan mereka seperti anak.Abi merasakan kehangatan keluarga ini.


🥰😍🥰😍🥰😍😍


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2