
" Bi, kamu bandit banget dehhh, " ujar Deby.
" Bandit kenapa?".
" Rujak kamu ini, luar biasa pedasnya, kamu bisa sakit perut lohhhh".
" Lagi kumat dia Des, biasa lagi bad mood atau lagi palang merah ( halanagan.)"
" Kamu udah cobai rujaknya Put ?".
" Udahlah...., pedasnya sampai ke telinga ,gak tanggung tanggung kawan ini, ganas banditnya," ujar Putera ngakak.
" Aku , udah tahu, nih anak bakalan kumat, dari pagi ,wajahnya merujak alias merajuk, jadi kalau gak hot pot, rujaklah pelampiasannya, rujak dekat ujung jalan, " ujar Bams ngakak.
" Buahnya segar segar, eh gitu mau di gigit, yang di gigit amunisi, granat man...granat, " ujar Bams ngakak.
" Lagi putus cinta ya Bi, tuh mantan terindahmu lewat dengan pelakornya Bi."
" Wuihhh Bi, kamu kapan gandeng Bi, masak kalah sama mereka Bi," ledek Putera.
" Hidup bukan pertandingan soal pasangan bro, gak kayak cabut lotre, apa mau , comot sana comot sini," ujar Abigail.
" Benar Bi, hidup bukan perlombaan, santai ,tapi menghanyutkan kan Bi, hahahahaha, " ujar Deby.
__ADS_1
" Mafia nya mana Bi ?".
" Udah di tenggelamkan, hehehe...".
" Ahhh, yang jelas lah kamu Bi, kemarin liat pergi bareng, tadi di antarin, kok bisa putus cinta nya sedari pagi, udah di anterin kerja, mogok lagi mobil mu Bi ?".
" Iya , ngeselin, gak mau hidup dia."
" Liat cowok bule dia, ngerti keadaan tuannya kali Bi, biar bisa di antarin, kamu harusnya bersyukur Bi, tadi matanya Adi melihat kamu saat turun, mau keluar, kelihatan kesal banget lohhh", ujar Putera.
" Bukan kaleng kaleng nihhh cok, bukan kelas teri,ini kakap nya cok, " ujar Bams ngakak.
" Kalau di ingat ingat , mulut ember emaknya Adi, eyyyy , sakit hati beta, " ujar Bams.
" Menghina nya itu , sama anak orang, ingat ya Bi, catat, kalau kamu jodoh sama orang tajir kayak si mafia, undang emak sama anaknya mantanmu, jangan gak yah Bi, kalau kamu nikah di luar, kalau perlu kirimi tiket, biar tahu kali dia, " ujar Putera dengan wajah serius.
" Ya hebatlah Deb, buruan anak pengusaha, rekan bisnis, awak ni siapalah kan," ujar Abi dengan logat orang Medan ngomong.
Semua pun ngakak.
" Aku takut pacaran, beneran takut, takut salah memilih, banyak pernikahan yang gak bahagia jaman now, mending gak nikah, kalau kelak anak aku hanya korban dari orangtua broken home, aku gak mau, kasihan psikis nya, kadang pacaran kan semua indah indah, gak keliatan belang pasangan."
" Manusia bisa berubah, benar kan Bi ?, " ujar Putera.
__ADS_1
" Benar kali punnn, " ujar Abi ngakak.
" Gak ada manusia yang perfect Bi, kesempurnaan milik Tuhan ."
" Namun sebagai manusia biasa, kita ber hak mendapatkan yang terbaik, memilih yang terbaik, jika kita salah pilih, sudah nasib. Karena kita juga bukan sembarangan memilih, kalau manisnya di awal, pahitnya di akhir, ampun , ketipu namanya, pria jaman now banyak gitu, " ujar Abi.
" Kalau udah awalnya kita tahu gak baik, udah lain ceritanya kan Bi, mana mau kita, " ujar Putera.
" Iyalah, mana bisa bilang apa apa, apalagi sudah menikah dan punya anak, susah urusannya, " ujar Bams.
" Wanita paling banyak tersakiti jaman now Bams, bahkan di tik tok, begitu banyak isteri d KDRT, lain lagi anak juga di pukul suami, suaminya selingkuh, kedapatan di hotel, lain saudara kandung ambil suami kakak nya, komplit kali kakau kita liat kan " ujar Abi.
" Disitulah semua , " ujar Abi.
" Hey cowok cowok, kalian harus sayang sama anak dan isteri ya, kesuksesan kalian berkat doa seorang ibu, berkat doa seorang isteri dan anak, cam kan itu yah," ujar Abi.
Bams dan Putera pun mengangguk.
🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment