Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Mahar


__ADS_3

Hari itu tiba juga, hari dimana Acara lamaranku. Acaranya menurut Ibu semua om yang atur. Kami cuma bawa diri saja. Maklumlah kami keluarga sederhana saja. Pagi sekali kami dijeput supir, dan berangkat bersama.


Sampai di suatu Masjid kecil tidak jauh dari rumah kami, disitulah acara digelar. Aku memakai kebaya Cream yang dibelikan kemarin dan aku hanya memakai riasan yang sederhana saja karena aku menolak untuk dirias menurutku norak seperti lenong lah.


Ternyata calon suamiku tampan kali lah, sampai aku saja terpesona melihatnya. Menurutku dialah Makhluk Tuhan Yang paling Sexy dimuka bumi. Mimpi apa aku punya suami super keren seperti Oppa K-Pop, wajah oke dan badan mendukung. Sedangkan aku kayak boneka kecil yang lucu dan imut kata orang kebayakan.


Acaranya biasa saja menurutku, tukar cincin dan tetapkan tanggal pernikahan. Dan pernikahanku jatuh 2 minggu mulai sekarang.


Wow..... Amazing banget ah....πŸ’•


Dikirain orang banyak aku hamil duluan ataupun aku yang menggoda Om. Mana keluarga semua pada sinis dan anggap enteng dengan keluarga kami karena sederhana itu, mau kubunuh saja semua orang yang disitu tapi gagal 😭😭😭


Tatapan mata Ibu dan Bapak meluluhkan ku juga, kadang kulemparkan senyum kecil sambil memandang mereka sekali kali... Biar tidak kelihatan kali aku tak suka dengan acara lamaran ini yang menurutku berlebihan.


Kadang juga aku tebar senyum saat orang dan tamu Om menyapa kami, sampai pegal semua pipiku sangkin banyak dan lamanya senyum.


" Yang tulus kalau mau dapat pahala...!!".


Ketus Om sembari memaksaku untuk lebih bahagia lagi saat tersenyum.


" I don't care ... You know?".


Kataku balik menyahuti katanya tadi.


Om hanya tersenyum saja, kemudian kami menjamu tamu dari keluarga Om.


Dan aku mengasingkan diri duduk sendiri sambil minum. Datang seorang wanita,


" Dengan cara apa kamu goda Malik? Dengan tubuh murahanmu ya?".


Kata Wanita itu sembari menghinaku, aku diam saja sih pura-pura gak tahu.


Wanita itu juga tersenyum sinis padaku. " Dasar anak nakal, kamu masih kecil tapi jago menggoda om-om ya. Hebat juga jurusmu itu salut aku! Pakai pelet apa sih...?".


Sembari tepuk tangan dan tertawa gelak.


" Kalau kau suka ambil saja, aku tak keberatan. Malah baguspun, karena aku benci dia.... Ambillah.....!".


Sambil menunjuk Om yang sedang asyik berbincang dengan keluarga.


"Anak sialan....! Dibilangi kok malah nyolot begitu. Kamu tidak diajari sopan santun sama orang tuamu? Hah....?".


Kata Wanita itu dengan nada agak keras.


" Tidak ada urusan samamu Tante. Cari saja yanh lain...! Tidak usah heboh lah! Sial!".


Kataku balas balik karena kesal juga.


" Berapa harga yang kau tawarkan padanya. Perawan saja dilelang 15 juta, kau agak berkelas sepertunya...!".


Kata wanita itu lagi.


Aku sambil berdiri menghempaskan gelas yang ditanganku dan Aku berlari kedalam kamar hias yang tadi kami pakai sewaktu tiba. Dan Om menyadariku marah sambil mengikuti dari belakang dengan begitu cepat.

__ADS_1


" Sayang ada apa? Kok menangis sih?".


Kata Om lembut dan lemah.


" Semua itukan. Gara-gara Om dikirain orang aku hamil duluan, aku menjebak Om supaya menikahi Om dan aku dikatain jual perawan sama Om. Aku salah saja dimata semua orang, kapan aku buat salah coba. Om kejam, karena egois Om aku dikucilkan begini, aku salah apa rupanya? Semua kemauan kalian sudah kuturuti tapi jangan hina aku seperti itu! Aku salah dimananya lagi, Huh...? !" Ketusku dengan nada marah dan kesal.


" Mana orang yang bilang begitu padamu tadi. Coba kamu kasih tahu aku!".


Kata om bertanya tegas.


Aku menunjuk seorang perempuan cantik berparas ayu, dada montok, pinggang bahenol dan bentuk tubuh sexy. Pakaian nya agak terbuka menggunakan gaun hitam penuh Kilauan mutiara se-nusantara rambut panjang ikal hitam sepinggang.


Om menaikkan alis dan tersenyum,


Oh Shit.... Shit...,,!!!


" Monica....? Itu teman seprofesi sayang. Ayo aku jelaskan padanya!".


Sambil menggandengku menuju wanita itu yang menatap kami dari jauh.


" Hai Monica, apa kabarmu?".


Senyum Om pada wanita yang disapa nya itu.


Monica melotot melihat Om menggandeng gadis yang dihina nya tadi.


" Come on Monica. Jangan begitu, ayolah ini hari bahagiaku. Kamu suka lihat aku jadi Panglima Lajang Tua? Kita sudah usai, jangan menghina Ulan. Karena mulai sekarang dia akan jadi Istriku, nyonya Malik. Jadi tolonglah jaga bahasamu!! Kumohon Monica....!!?".


Pinta Om dengan baik dan lembut pada gadis yang menghinaku tadi.


Ketus Monica dengan kesal dan marah.


" Bukan! Akulah yang memaksanya, aku mencintainya. Jadi tolong mulai sekarang jangan menghina nya dengan kata-kata yang mengerikan, itu artinya kamu menghinaku juga! Tolong jaga bahasamu...!".


Tegas Om lantang sambil mengelus kepalaku.


" Bocah kecil ini bisa membuat tertarik ya? Sejak kapan kamu selera bocah kecil begitu? Hah? Apa kamu membuatnya hamil? Tinggal gugurkan saja...! Kamukan Dokter pasti tahu cara yang aman bukan...? Ayolah Jo...! Jangan buat lelucon gila macam ini. Aku masih mencintaimu...!".


Monica meraih tangan Om dan mencoba melepaskan gandengan Om padaku.


Kuhempaskan tangan nya dan membalas semua perlakuan nya tadi biar impas,


" Hei Tante genit sok cantik, berkaca sana. Kenapa Om meninggalkan mu? Karena diwajah Tante sudah keriput dan banyak flek hitam, Om suka rumput muda loh. Emang aku bocah kecil, setidaknya aku punya selera tinggi dan mengalahkan Tante. Oh ya Tante...Tante mau Om ini kan? Ya sudah ambil saja, itu membuatku hidup damai dan bahagia. Ambillah, nih kuserahkan dia!!"


Kataku dengan ketus dan mulut manyun.


Wek.....Wek....!!?πŸ˜›πŸ˜πŸ˜œ


Kujulurkan lidah ku sambil mengedipkan mata ku. Dan aku tersenyum sinis.


'Sialan bocak kecil ini menjahili ku. Sejak kapan Jo berubah selera menjadi bocah kecil. Ya ampun aku malu, aku kalah telak. Lihat saja nanti kurebut barang yang seharusnya jadi milikku...!!'.


Katanya kesal dalam hati sambil mengepalkan tangan.

__ADS_1


" Sayang kamu nakal ya, Tante Monica jadi kesal setengah mati...!".


Kata Om sambil tertawa meninggalkan Monica yang kelihatan kesal dan malu sekali ternyata kami dari tadi diperhatikan oleh para tamu.


" Sudah puas dan lega kan!!!".


Kata Om tersenyum bahagia.


" Tentu saja Tante genit itu sampe mau mati karena malu, Ga....ha....aaaa! Rasain kan makanya jangan asal bicara. Kan kena batunya. Makasih ya Om dah bantuin aku balas dendam sama Tante yang genit dan lidahnya tajam itu?!".


Aku tertawa ringan dan meminum segelas air yang tersaji diatas meja.


' Anak nakal. Bisanya membuat orang kesal begitu...? Itulah syarat untuk menjadi nyonya Malik, setidaknya harus berani dan tegas. Anak nakal sudah mulai dewasa sekarang, aku tidak sabar sejauh apa dia kelak berkembang dan aku akan menempahnya untuk siap menjadi nyonya yang mandiri dan tegas. Sejak kapan aku bisa begini? Ah? Tidak bisa lah dipahami!'.


Gumam hati Om.


Mahar untuk pernikanku sudah ditentukan Om, yang menurutku berlebihan. Tapi kata Om itu pantas buat aku. Biarin ajalah aku tinggal terima saja.


Maharku antara lain;


- Seperangkat alat solat


- Rumah beserta isinya di Perumahan Setia Budi 2 termasuk mobil yang kata Om buat jalan kekampus.


- Uang tunai 10 juta.


- Perhisan emas jika ditotal mencapai 1 Ons.


Aku juga gak paham apa saja karena tinggal terima aaja. Om itu kaya super kaya menurutku, beruntung atau sial aku menikah dengan nya.


' Hadew..... Serba salah aku!?'.


Gumamku dalam hati.


Setelah semua deal, senyum keluargaku bermekaran karena Besan nya orang kaya.


Fajar menyantap hampir semua jenis makanan yang tersaji dimeja. Aya dan Nem menangis karena katanya bakal rindu samaku kalau sudah nikah jadi jarang bertemu.


Ibu dan Bapak meski agak menyesal tapi melihat sikap dan ketulusan hati Om mereka lunak juga.


Selesai sudah acara dan kami kembali kerumah, Istanahku... Rumahku. Meski rumah kami sederhana tapi itulah tempat aku dibesarkan, begitu nyaman dan damai dirumah sendiri.


'Mau apa lagi, itulah nasipku...! Terima saja dengan lapang dada. Mau lari kemanapun aku tak tahu lagi, mau apapun aku sudah tak paham lagi gimana dan bagaimana?'.


Kataku mengutuk semua didalam otakku.


β™₯οΈπŸ’›πŸ–€πŸ’œπŸ–€πŸ’›πŸ’šβ€οΈπŸ’β™₯οΈπŸ’™πŸ’šπŸ’”πŸ’›


Jangan lupa like dan komen ya kak


Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!


Jangan lupa untuk vote ya kak...!! 😊mohon dukungannya kak,

__ADS_1


πŸ’žSelamat membaca ya..πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2