
Disepanjang makan malam, Abi banyak belajar dari kedua mertuanya ,mereka bukan tidak pernah menghadapi badai dalam berumah tangga. Dalam hidup selalu ada ujian kesehatan, ekonomi, suami isteri. Apalagi pernah mendengarkan langsung Smith membantu papinya menangani perusahaan karena mengalami vailed.
Di dunia ini , memang setiap pasangan ,saling mengisi dan melengkapi. Seperti mami mertua orangnya supel, sedangkan Papi Smith cenderung lebih pendiam dan berkarakter.
Usapan di punggung Abi saja yang di lakukan Smith bisa membuat Abi sangat bahagia, di sayang sebegitunya.
Smith juga membantu Abi berkemas untuk keberangkatan ke Canada.
Pagi itu Abi dan Smith mengantarkan tante tomboy ke bandara, menuju Indonesia. Sudah pasti sang tante mewek, dan Abi memeluk sang ibu sambung dengan erat.
" Bi....., ulang tahunmu 2 bulan lagi, tante akan kembali."
Abi mengangguk.
Keberangkatan Abi, sang kakek dan Smith ke Canada pun berjalan dengan lancar, sampai di Canada, Abi masuk di beberapa universitas dan Abi mengambil dokter spesialis bedah saraf.Bingung memilih universitas yang mana , Smith turut membantu Abi dalam merekomen info tentang semua rumah sakit dimana dia lulus.
Persiapan dadakan, langsung masuk perkuliahan membuat Abi sangat kelelahan , apalagi Abi bertugas di salah satu rumah sakit pemerintahan disana , sangat menguras energi.
Seperti malam ini Smith mengendarai mobil sendiri , dan Abi kembali mengetik tugasnya.
" Makan makanan nya yaaang ".
" Makan dulu, mas suap ?".
Abi menggeleng.
" Hari ini makanan kenapa banyak banget mas beli ?".
" Hari ini, hari spesial , apa lupa ?".
" Hari spesial apa mas ?".
" Kita ke rumah dulu, sebelum ke rumah Induk."
Abi mengangguk.
Sesudah selesai mematikan laptopnya Abi bersandar, sungguh berat menjalani pendidikan sambil praktek di rumah sakit. Butuh tenaga extra.
__ADS_1
Smith menggendong abi sampai ke apartemen mereka. Karena Abi terlelap. Apartemen itu sangat berdekatan dengan rumah sakit .
Dan benar saja, begitu pintu apartemen di buka, Abi terbangun , Abi melihat dekor balon begitu indah disana, dan Abi pun perlahan di letakkan Smith di sofa empuk kesayangan sang isteri.
" Tunggu sebentar ya yaaaang".
Abi mengangguk.
Abi mengambil bantal ,lalu begitu lelahnya dan tertidur kembali.
" Gak mau meniup lilin yaaaang ?".
" Mau....".
" Usia mu 25 sayaaang."
" Kenapa aku sangat tua ya mas...".
Smith tersenyum.
" Ingin tidur sampai pagi, lelah......."
" Yakin meminta itu aja yaaaang ?".
" Yakin."
Smith pun menahan tawa.
" Maaf yaaang, malam ini dilarang bobok, karena sesudah dari rumah ini, mami, papi, kakek dan tante udah nungguin kita."
Abi hanya bergelayut lebih erat memeluk bantal gulingnya.
Smith mencium puncak kepala sang isteri
Smith sangat mengerti akan perjuangan sang isteri menggapai impian nya.Dan benar saja, nilai ujian Abi selalu teratas.
" Buka matanya bentar aja sayaaang, mas akan suapi kamu cake kesukaan mu".
__ADS_1
Abi pun patuh membuka matanya dengan rasa berat.
Smith menahan tawanya, mengambil beberapa gambar sambil menahan senyum.Yah sang isteri merem melek hehehehe.
Dan benar saja, Smith bahkan menukar pakaian sang isteri, membersihkan wajah Abi dengan handuk panas.Abi tetap tidur.
" Tadi sudah mandi kan Bi ?".
Abi dengan suara berat menjawab.
" Sudah mas, sewaktu selesai menjadi asisten operasi pasien terkahir."
" Tapi kok masih bau Bi ?", ledek Smith sambil tertawa.
Abi masih bergelayut manja di sofa.
" Nih sofa selingkuhan isteriku, wajib di ganti, dia nyaman banget bobok disini, " ujar Smith.
" Jangan Mas, janji gak yahhh".
Abi membuka mulutnya , perlahan ******* cake yang di suap sang suami. Abi mengambil cake dan kembali menyuap sang suami.
" Enakkkk, " ujar Abi senang.
" Dan bapak dramkor wajib antri 3 jam yaaang."
Abi pun tertawa.
🥰😍🤩🥰😍🤩
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1