
Mobil pun melaju cepat, sepertinya si Jojo genit suasana hatinya lagi enak dan baik lah Good mood bahasa gaulnya. Dia membawa kami kesalah satu mall yang lumayan bergensi menurutku.
Yup....Brastagi supermall ⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 loh. Masing-masing tuyulku mendorong trolli untuk keperluan mereka, tapi yang paling menonjol adalah Fajar.
Belum separuh jalan trolinya saja dah menggunung, tiap lewat jajanan langsung sambar, kue sambar...! Apa lagi Chiki dan chitato mana kelewatan.
Jojo melihat tingkah 3 tuyulku hanya bisa geleng kepala saja, bagaimana tidak 3 tuyulku itu hampir saja menghabiskan uang di ATM si Jojo genit.
Aya dan Nem minta dibelikan HP baru karena selama ini mereka hanya memiliki HP jadul yang layar kuning,
" Hm..... Abang? Boleh beli Hp? Soalnya semua temanku pada pake android?".
Pinta Aya dengan malu.
" Awak juga mau Abang. Sekalian gitu!!".
Kata Nem manja pada Jojo.
"Ya sudah pilih saja sana?!".
Kata Jojo tersenyum.
"Kamu mau apa? Biar kucari kan?".
Kataku padanya lembut.
"Panggil yang benar sayang...! Malu ya jalan sama aku yang sudah tua ini. Gini-gini aku suamimu loh, lagian itu aku tak tua kok!!". Bisiknya ditelingaku.
Sontak aku merinding, ku dengar setan berbisik dan membuatku takut.
" Ya sudah, males ngomong...!".
Aku merajuk dan kuseret kaki kebagian pakaian dalam.
Aku tak sadar kalau suamiku itu mengikuti ku tanpa kutahu, ya dia jalan tidak bersuara kayak makhluk astral begitu kok. Diperhatikan nya aku yang sibuk milih Pakaian Dalam.
"Iiiih lucunya lah... Sayang banget terlalu mahal. Beli yang murah saja, sudah dapat banyak...! Aku harus hemat...!".
Kataku sambil tersenyum.
Dari belakang Jojo mengambil apa yang ku pegang tadi dan memasukkan nya ke troli yang didorong nya. Seorang SPG menghampirinya.
"Pak ambil itu ya? Untuk siapa?".
Tanya SPG dengan lembut dan hormat
Jojo menunjuk ke arah ku yang lagi sibuk memperhatikan dalaman yang lucu dan imut.
"Oh untuk anaknya ya? Itu kebesaran ukuranya...! Ini saja pas untuk anak Bapak?!". Kata SPG itu kepada suamiku yang seketika tertunduk mendengar katanya.
"Itu istri saya...! Bukan anak saya mbak??". Kata suamiku agak kesal dan kecewa.
"Oh maaf pak...! Saya gak tahu itu istri bapak. Habisnya adik itu lucu dan kecil. Maaf ya pak...! Sekali lagi maaf, Maaf sekali....!".
Kata SPG itu kalah malu.
"Iya gak apa. Saya sudah mulai terbiasa kok, banyak yang bilang gitu??!".
Jojo kesal dan mengepalkan tangan geram.
"Ini saja kalo gitu...! Satu set pakaian tidur untuk pengantin baru!!".
Kata SPG itu sambil membawa Jojo menuju pakaian tidur yang super sexy menurut ku.
__ADS_1
"Lumayan juga. Coba tolong Carikan untuk ukuran dia!!".
Pinta Jojo sambil tersenyum licik.
' Habislah kau bocah nakal malam ini, gak akan kukasi ampun. Gak akan kukasi bangun dari tempat tidurmu, lihat saja nanti seribu cara dan berjuta gaya kugunakan supaya takluk dan patuh padaku. Bocah nakal...! Terima balasanku, karena memanggilku Om ditempat ramai orang. Akhirnya puas juga!! Ha...ha...ha...aaa!!!'.
Gumam jahat suamiku.
"Bapak mau ambil berapa pasang!".
Tanya SPG itu dengan lembut.
"Warna merah, putih dan itu juga ping muda kelihatanya cocok untuk istri saya!".
Katanya sambil tertawa licik.
'Iiiih Om ini seleranya tinggi juga. Ganteng bukan main, baik dan perhatian pula sama istrinya. Sayang nya dia bukan suamiku, kalo suamiku kayak gitu tiap hari ku kusuki, kumandikan air panas dan kukeloni dengan erat. Sumpah...! Badanya kekar dan tinggi pula, tapi sayang punya istri bocah. Banting sama suaminya, dada rata, badan biasa saja, pinggul juga tak menarik dan wajah biasa juga tuh. Lebih pantes dibilang Baby Sugar lah... Kok bisa suami nya suka ya? Aneh ah dunia ini, tidak paham aku!!?'.
Gumam SPG itu dlm hati seraya memuja dan memuji suamiku itu.
Ternyata suamiku itu banyak dikagumi orang, aku saja yang tidak pernah muji dia. Itu karena akulah yang tahu kenapa.
Akhinya suamiku jadi membelikan aku 3 pcs pakaian tidur yang menurutku super... Super sexy dan terawang, kemudian dia juga beli handuk baru karena tadi pagi aku mengejeknya menggunakan handuk punyaku. Dia kemudian menghampiriku yang sibuk memilih dalaman.
"Kalau suka ambil saja...! Masalah harga tak jadi masalah kok sayang...!".
Katanya sambil menepuk pantat ku.
Alangkah terkejut dan kaget aku,
"Apa? Kaget tahu aku...?".
Sambil mengelus dadaku dengan lembut.
Katanya sambil meraih tanganku dan merampas yang kupegang tadi dan memasukkannya ke trolli.
"Kamu sudah siap belanja nya?".
Tanyaku.
"Sudah sayang...! Ayo kita cari adikmu...!". Katanya seraya mengandengku.
"Tapi aku belum siap belanja. Aku mau beli buah dan beberapa perlengkapan dapur. Siapa tahu kamu lapar tengah malam?".
Kataku manja padanya dengan menatap nya lembut sambil tersenyum.
"Iya deh aku ikut saja!!".
Katanya puas.
' Ternyata dia perhatian juga padaku, sampai mau membelikan kebutuhanku. Apa itu pertanda baik untuk hubungan kami untuk kejenjang yang lebih baik lagi? Tidak kusangka, bocah nakal ini bisa berpikir dewasa juga. Ku berharap agar dia mampu menerimaku dihidupnya, supaya jadi keluarga yang SAMAWA. Itulah mengapa aku mencintainya!'.
Gumam suamiku sambil mengikuti ku dari belakang dengan mendorong troli tadi.
Aku belikan dia sendal untuk dikamar, handuk kecil untuk sekedar mengelap keringatnya, sedikit mie instan, farfum untuk kami, peralatan mandi karena aku gak mau sikat gigiku dipakai olehnya dan singlet untuknya.
" Hei ini kucarikan singlet, cocok tidak ukuran nya? Coba lihat dulu!".
Kataku sambil menunjukkan padanya.
"Iya pas kok, kamu beli farfum untuk siapa? Itu untuk cowok loh!".
Sambil menunjuk farfum itu.
__ADS_1
"Untuk kamu lah. Siapa lagi? Aku? Ha...aaa! Aku tak suka kamu nanti bau kecut!".
Kataku menertawakan dia.
Yup....! Itu berhasil membuatnya semakin cinta padaku karena perhatianku padanya itu. Kan yang beli pake uangnya bukan uangku.
Selesai itu kami mencari 3 tuyulku tadi.
" Kak sini. Aku disini??!".
Fajar berteriak pada kami.
"Udah siap? Ayo pulang!".
Kataku.
Fajar mengikuti kami dari belakang dan kami mencari 2 tuyulku lagi, kutemukan mereka asik memilih HP baru.
" Yang ini kak. Bagus?".
Tanya Aya kepadaku.
" Aku yang ini kak? Mantap kan kak?".
Kata Nem memamerkan pada kami.
"Ya sudah ayo kita pulang. Kita makan siang saja dirumah lagi!".
Titahku pada mereka.
Sampai dikasir total belanjaan kami hampir 10 juta, Si Jojo melirik kearahku.
"Sayang mana kartu kredit yang kuberikan kemarin?".
Pintanya padaku.
Kubuka dompet dan kuberikan pada kasir, adikku heran melihat kami.
" Jadi kalau mau belanja ajak kak Ulan sajalah. Puas belanja jajan!!".
Ketusnya dengan polosnya.
Kasir hanya tersenyum saja melihat kami.
"Simpan saja kartunya, siapa tahu kamu butuh sayang!".
Kata Si Jojo menggodaku genit sambil memainkan mata kearah ku.
Seketika merinding bulu kuduk ku, dan aku menangkap sinyal bahwa ada niat jahatnya didalam hati.
' Ah dia genit sekali. Merinding tubuhku, dasar mesum tingkat dewa. Huh....?'.
Gumamku dalam hati meringis.
♥️💛🖤💜🖤💛💚❤️💝♥️💙💚💔💛
Jangan lupa like dan komen ya kak
Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!
Jangan lupa untuk vote ya kak...!! 😊mohon dukungannya kak,
💞Selamat membaca ya..🤗🤗🤗
__ADS_1