Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Sulit


__ADS_3

Sampai larut malam, di pembaringan, wajahku bersemu merah, memang dia dewa cinta, mafia cinta ,banditnya cinta dan aku penjahatnya ,hehehehe, oceh Abi dalam grasak grusuk di pembaringan.


Kebayang seorang CEO motongin steak, manjain, dan di suasana salju yang turun, oh ...no...ibarat drakor Crash landing of you, ketemuan di tengah salju, romantis bingitzzzz guysss.


Apa aku jadi sakaw karena dia begitu memesona, tampangnya menggemaskan, kenapa aku bisa begitu terpesona. Oh Tuhan aku menerimanya. Acem amat, gak ada sweet sweet nya banget deh dia. Nembak langsung. Gak ada orang main biola, gak ada acara dansa segala, hmmm memang si mafia satu ini kaku, belum berpengalaman, hehehe.


" Kamu kenapa kumat Bi ? , dari tadi ketawa ,merengut, ketawa lagi,salah makan obat Bi ?".


Abi hanya menutup wajahnya dengan bantalnya.


" Kamu lagi jatuh cinta ya Bi, kayak anak ABG aja....".


" Jatuh cinta sama siapa Bi ?, tuh titipan dokter Edward, dia nitip, nyari kamu ,kamunya raib kemana sihhhh?".


" Diculik mafia Clar.....".


" ka..kamu sama mafia si CEO, kemana dibawanya Bi ?".


" Rahasia.....".


" Dokter Edward yang tampan kamu kemana in Bi ?".


" Kamu bungkus aja Clar ...".


" Ihhh kamu se enaknya dehhhh".


Abi cekikan.


" Kamu menolak Dokter Edward Bi ?".


" Aku sudah beri sinyal dan aba aba.Namun dia tidak peduli."


" Kamu pedulian amat dengan si bandit. Bi...., dokter pantas nya pacaran dan menikah sama sesama dokter, jadi saling mengerti profesi."

__ADS_1


" Tetapi aku gak tertarik Clar ...".


" Alasannya Bi ?".


" 1. Hatiku gak deg deg serrrr ketemu atau dekat dengan orang tersebut.



Dia sibuk, aku sibuk, trus waktu kencan hanya di rumah sakit, gak banget."



" Kaliankan bisa pilih kencan dimana pun."


" Mau kencan di rooftof, hehehe, gak deh Clar. "


" Trus kamu sama si bandit sejauh mana Bi ?, dia memang sih tajir, tampan ,menjanjikan, kamu gak takut begitu banyak model, artis mendekatinya. Kamu gak cemburuan, kamu bisa percaya sama pria begitu ? ,kamu gak baca artikel tentang CEO itu, begitu bejibun dorektris ,anak anak pejabat mendekati dia, cantik, bukan gak. Apa kamu bisa Bi ? ,bisa berhasil mengalahkan itu semua ? apa cintanya sesaat ,trus kelanjutannya ambyar ?, awas kaku bisa patah hati mendalam."


" Jodoh, maut, takdir itu rahasia Tuhan Clar, jujur menerimanya butuh pemikiran jernih , namun aku terbawa suasana juga. "


Abi perlahan mengangguk.


" Jangan sampai ngalami patah hati lagi Bi, seleramu memang luar biasa ,namun pesaing mu juga ampun ampun."


" Aku jalani aja dulu Clar."


" Pengusaha tahu sendiri kan, gak rahasia umum lagi, yang setia itu ibarat mencari jarum di tumpukan jerami, hati kita ikut patah dia buat, apalagi kalau udah punya anak, laki laki banyakan bosannya Bi, kasihan anak kan Bi...".


Abi mengangguk.


" Namun kamu tahu kan, ada juga pengusaha suaminya, sangat baik kehidupan rumah tangganya, malahan saling gitu."


" Bagaimana dengan Dokter Edward Bi ?".

__ADS_1


" Dipaketin ke kamu aja Clar,kamu kan suka sama dia,keliatan banget."


Clara jadi salah tingkah dan gelagapan.


" Tugasmu udah siap Bi ?".


" Belum kelar, nih mau kerjain, begadang dehhh".


" Jaga kesehatan, ntar tumbang lagi kamu Bi...".


Abi mengangguk.


Abi pun mengerjakan tugas nya , membolak balik literatur buku, dan memikirkan berbagai kasus operasi pasien.


Sesekali Abi menregangkan otot lehernya.


Abi membuka Wa dari Smith, beberapa gambar mereka ,Smith bagi ke Abi.


Sosok Smith begitu memikat, sulit menolak rasa yang ada. Semakin ditolak, semakin akal sehat berkecamuk.


Derita cinta, derita dekat dengan seseorang yang aura nya gedek.


Ketetapan Tuhan, hanya Tuhan yang tahu, setiap langkah, pikiran ,semua tergantung pada manusianya. Pembicaraan menikah ketika belum sama sekali penjajakan membuat Abi mengetuk ngetuk kepalanya.


Bertapa konyol , dalam hati Abi.


Jatuh cinta, jatuh hati ,adalah hal yang aku lakukan,namun melupakan sosok dirinya ,amat ter sulit dilakukan.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2