
Smith tiba tiba menggenggam jemari tangan Abi, dan membuat mereka saling bertatapan beberapa saat.
" Ehemmm...ehemmmm...., pasien dan dokter , di larang pacaran pada moment ini, ledek dokter Dokter Renold Humbert.
Abi menjadi gelagapan.
Terbius dengan pesona bandit sang mafia. 🤪🤣😅maaf guysss, gue tercorla corla, soalnya bunda gue itu kan asal Medan, gue juga, bahasa kami, yah gini ,kompleks, ngamuk ya ngamuk, kalau orang baik, kami bakalan baik.
" Nih bandit, pesonanya menikam sampai ulu hati, senyuman manisnya buat orang diabetes , genggaman tangannya buat orang sakit jantung, dug ...dug...ser...., ahhhh yang benar aja , Tuhan... please jauhkan aku dari bandit ini."
" Pesonanya luar biasa, wangi parfum mahal, memang beda dengan parfum di pinggir2 jalan, pakai beberapa menit langsung nguap, nih parfumnya ampun ampun wanginya🤪aku oleng, maskulin bangettttt."
" Bi , kamu kenapa bengong, beri laporanmu."
Abi berusaha kembali ke server.
Dokter Renold Humbert memegang hasil lab cek darah dan diagnosa para dokter. Tatapannya setajam silet, menghunus para dokter .
Dokter Renold Humbert bersama dokter senior, lainnya mengecek hasil satu persatu pasien mereka.
" Selepas ini , tuan Smith wajib cek usus buntu ,karena usus buntu akan menjadi masalah besar jika tidak di tangani dengan segera, " ujar
Dokter Renold Humbert.
__ADS_1
Smith mengangguk.
Abi mengerutkan dahi.Semua mengenal Smith, rasanya segan banget jadiin dia kelinci percobaan, pantas para dokter senior dan beberapa orang, mengenal sosok Smith. Bahkan Abi di tunjukin beberapa sahabatnya , majalah luar, dimana Smith terpilih mendapat piagam ,pemenang executive muda berbakat.
Menjadikannya kelinci percobaan adalah suatu beban, mau gimana lagi, susah nya nyari model buat praktek, pendatang baru, bukan juga negara sendiri, bukan gak usaha.
Abi berusaha profesional saja. Mau gimana lagi, dari pada di DO, apapun dia perjuangkan.
" Temani aku rongen bagian perut ya Bi."
Abi hanya diam.
" Mau ya Bi."
" Kamu takut ?".
" Kamu bukan hanya sakit usus buntu aja, otakmu rusak Smith, " ujar Abi mengerutkan kening.
" Otak ku periksa juga yah Bi, semua di memory aku, hanya kamu...kamu..,pengen terbang ke Swiss lihat kamu, liat kamu , jantungku berdetak hebat, luar biasa, bahkan model kelas dunia ,gak bisa runtuhkan pertahanan hatiku,"
" Memanglah kamu bang, udah jangan banyak tingkah, kamu di liatin sejuta mata."
Smith hanya tersenyum.
__ADS_1
Smith di cek dan benar usus buntunya harus di operasi.
Penemuan Abi membuat banyak dokter berdecak kagum, semua analisis nya akurat, beda dengan beberapa dokter, masih ada salah mendiagnosa satu atau dua bagian.
" Kamu calon dokter berbakat Bi".
" Aku bersyukur, sedari kecil sudah terbiasa melihat kakek, papi dan mamiku praktek, semua ilmu mereka aku serap."
" Kenapa kamu bisa sampai seperti trauma pada laki laki Bi? putus cintakah? atau apa ?".
" Aku sulit menerima laki laki setia sampai akhir Smith, karena jujur saja ,papiku menghianati mamiku, walau sesabar apapun mamiku menghadapi semua, luka itu sampai hembusan nafasnya. Kamu tahu sendiri Smith , tingkat gentle seorang laki laki di lihat dari dia bertanggung jawab, semua kata katanya di tepati, bukan sekedar janji belaka.Semua laki laki beda beda cara menyakiti nya.Kalau pun ada yang baik Smith, 1 di banding sejuta orang."
Abi melangkah, namun kesandung dengan kaki kursi, ketika akan terjatuh, refleks Smith menarik tubuh Abi dalam dekapan nya , kembali mereka saling bertatap mata.
Abi merasakan detak jantungnya berdetak dengan cepat.
Dion menahan senyumannya, dan meramal, kalau wanita gebetan sang tuan belum klepek klepek, gak tahu lagilah, gimana jurus menahlukkan dari sang wanita 🤪🤪🤪🤪.
🥰😍🥰😍😍😍😍
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
koment