
Selesai juga masak didapur, aku segera mandi dan berpakaian karena mau ngampus dulu. Selesai mandi kami semua sarapan dan bersiap-siap.
" Mau jam berapa berangkat?".
Kata Jojo bertanya.
" Jam 1 siang kok. Kenapa?".
Jawabku singkat.
" Oh begitu, aku hari ini cuma 6 SKS saja, jadi jam 12.30 aku sudah pulang. Kerumah ibu yuk? Aku rindu disana!!".
Kataku membujuknya
" Ya sudah tak masalah. Nanti kamu aku antarkan ke kampus dan aku ada urusan. Kalau sudah pulang telpon saja sayang!!".
Kata Jojo padaku singkat
Aku hanya mengangguk dan kusiapkan barang bawaanku untuk kekampus ini hari. Jojo pun ganti baju dan memberikan aku obat untuk menahan rasa mual ku.
Jojo mengantarkan ku kekampus dan dia ikut masuk ke lobi...
Dan ....
Tau apa yg terjadi ....?📣
Diluar dugaan ku rupanya... 💞
Banyak mahasiswi yang kegatalan menyapa Jojo yang semakin genit kala aku meliriknya dengan sadis dan kesal.
Kami duduk di lobi berhadapan
' Cemburu tak ya dia? Aku mau tahu apa yang akan diperbuatnya...? Hi...hi...ii! Jahilin istri sendiri kan tidak apa sesekali....!'.
Gumam Jojo dalam hatinya
"Eh ada cowok ganteng tuh... ****** ganteng nya? Tinggi pula itu... Pemandangan indah pagi hari...? Senangnya lah hati ini..."
" Eh lihat kayak Oppa Korea loh, bibirnya merah woi. Enak sekali dicipok!".
"Astaga...? Badannya, tinggi, kulitnya, rambutya rapi dan ganteng pula. Ayo kita foto bareng. Buat jadi foto profil di Facebook...!".
" Sumpah lah, jadi istri ke 1000 aku juga mau. Ku keloni dia tiap hari ganteng nya!".
Itulah sebagian kalimat yang kudengar dari cewek-cewek kampus ku.
Tidak lama setelah itu, rival ku alias Putri Anisah datang dengan Percaya diri nya merasa paling cantik sejagat raya menghampiri Jojo yang sedang selfie bersama mahasiswa yang Kegatelan setengah mati. Aku hanya tersenyum padanya dan dia sinis saja.
" Pagi Putri cantik...?".
Sapaku dengan ramah sekali.
" Lidahmu berbisa. Aku penasaran siapa yang cantik diantara kita...? Itu ada cowok ganteng? Bagaimana?".
Kata Putri mencari masalah padaku.
Aku hanya menaikkan alis dan tersenyum saja melihat sikapnya itu.
" Maksudmu apa? Tidak paham aku?".
Tanyaku padanya dengan heran.
" Siapa yang bisa dapat nomor HP darinya, dia yang menang. Dan yang menang dapat menjadikan yang kalah sebagai budak sehari. Bagaimana...??Berani tidak.....???!".
Katanya sambil menunjuk ke arah Jojo.
Sepertinya Jojo mendengarkan semua perkataan Putri tadi dan main mata denganku.
" Oke ..... Oke.... Aman itu! Siap-siap saja jadi budakku selama sehari....! Kamu saja duluan kesana... Aku menunggu disini...!".
Kataku dengan percaya diri pada Putri.
Putri heran dengan sikapku dan melihat secara intensive penuh dendam.
Aku kemudian mengirimkan pesan ke HP nya,
" Jangan berikan dia nomor HP kamu. Awas saja kalau kamu ladeni dia, tidak dapat jatah sebulan. Paham...? Ikuti saja permainanku. Dialah salah satu orang yang membuat aku menderita dikampus, oke suamiku?!?".
Jojo membaca pesan dan hanya tersenyum saja kearahku.
Putri mendekati Jojo dan mulai melayangkan rayuan mautnya, ya aku hanya diam saja melihat mereka bersandiwara live streaming.
Aku seperti lihat Drama Korea saja, Live...
' Gila. Wanita sinting, suami orang digoda. Sok cantik pula itu, kalau dia tahu itu suamiku mungkin dia kena serangan jantung dan langsung mati seketika. Biarin saja kali ini aku bakal balas dendam sampai hatiku puas, pakai acara mengancam ku pula kemarin itu. Ha.... Ha...aaaa, Sakit perut aku lihat nya.... astagfirullah. Gelinya...!!!!!'
Gumamku dalam hati.
__ADS_1
" Hai Abang? Boleh kenalan?".
Tanya Putri sok ramah.
" Boleh. Joshua...Ben Joshua Malik!".
Kata Jojo dengan ramah dan tersenyum.
Mereka bersalaman dengan ramahnya, membuat aku kesal dan ingin menjambak wanita genit itu. Ingin nya kuseret dia supaya menjauhi Jojo, mana si Jojo pun suka diganggu juga.
iiiih........!!!ðŸ˜
Kesel dan gemes aku melihat mereka yanh ketawa ketiwi sementara aku menahan amarah.
' Tapi tidak apalah kan cuma isenga saja...!'.
Gumam ku dalam hati kesal.
" Aku Putri Anisah, salam kenal ya. Oh ya ada perlu apa mampir ke kampus?".
Tanya nya lagi pada Jojo.
" Menunggu seseorang sih? Hm....mm?".
Kata Jojo sok manis dan keren.
' Iiiih gemesnya aku, dasar sialan! Mereka main setan-setanan, mirip sih! Awas saja kalau kelewatan akan kuseret mereka berdua dan kusiram air comberan, biar tahu rasa! Yang satu keganjenan dan yang satu sok ganteng, mereka berdua sama saja...!'.
Gumamku dalam hati sambil menatap mereka setajam silet.
" Dosen ya? Siapa namanya?".
Kata Putri bertanya lagi.
Jojo hanya menggelengkan kepala saja,
" Ya sudah kalau tidak tahu namanya, nanti aku bantu carikan yang mana? Ada nomor HP nanti aku hubungi kalau sudah ketemu sama yang Abang cari...!".
Kata Putri dengan manja.
" Oh boleh, kok save ya...!".
Kata Jojo sambil melirik HP.
Jojo ternyata iseng juga, dia memberikan nomor telpon Dokter Rumah Sakit Jiwa tanpa sepengetahuan ku.
Ha......haaaa.....😂😂
" Oke makasih ya...?".
Kata Putri berjalan ke arahku dengan sombongnya dan berkacak pinggang.
" Sudah dapat...!!? Coba mana?".
Tanyaku padanya heran.
" Enak sekali hidupmu, minta saja kesana sendirian. Kamu kalah, jadi budakku seharian...! Ha.... Ha....aaa!!".
Katanya dengan sangat sombong sambil berkacak pinggang. Tertawa riang gembira seperti Setan Kuntilanak.
" Yakin? Aku tidak yakin tuh?".
Kataku membuat Putri kesal setengah mati.
" Eh cewek murahan, jaga lidahmu. Hamil... Tapi tak tahu anak diperutmu itu siapa Bapaknya? Jangan-jangan setan Bapaknya. ******....! Tetap saja ******! Murahan sih?".
Nada bicara putri agak meninggi dan membuat Jojo kaget melihat aku dipermalukan didepan orang banyak.
" Kau mau tahu siapa Bapak anak ini? Nanti kau terkejut? Jangan pingsan ya cuy, sepertinya bicaramu sudah keterlaluan. Jangan salahkan aku kalau aku kasar...!!" Kataku dengan nadaku agak tinggi sambil tersenyum puas membayangkan dia pingsan karena kena serangan jantung jika mengetahui kenyataan ini.
" Alah...? Mana ada itu. ******... Tetap saja ****** dan murahan. Kalau tidak jual diri mana mungkin bisa kuliah disini yang biayanya mahal sekali...!!! Biar dengar semua orang yanb dikampus ini...!!".
Kata Putri dengan suara yang menggelegar.
Ternyata Seto ada disitu dan memanggil anak ayamku yang dikantin.
" Hei cepat kemari, Ulan sama Putri ribut. Habislah Putri... Suami nya ada disitu!".
Kata Seto yang memberi kabar kepada mereka. Seketika anak ayamku datang dan melihat dari kejauhan saja sambil ketawa geli bakal apa yang terjadi.
Jojo memdekati Putri dan menatapnya.
" Lihat bang, perempuan murahan ini. Hamil tapi tak ada Bapak anaknya. ****** dan murahan...! Dasar hina.... Cuuuih!!!".
Kata putri dengan bangga menghinaku.
" Seharusnya kau yang malu. Siapa diantara kita yang ****** dan murahan, kau tanya kan siapa Bapak anakku...?".
__ADS_1
Kataku tersenyum kecil.
" Iya mana? Mau tahu aku gimana bentuk orang nya... Mana tahu hidungnya tidak ada pula??! Ha.....ha....aaa....aa!".
Putri tertawa dengan nada sombong nya.
" Haih..... Kukira bisa ditutupi... Itulah makanya aku selalu galau. Perempuan sialan ini yang selalu memBully ku dikampus sayang...! Bagaimana ini!!".
Kataku sambil menggelengkan kepala dan menarik nafas panjang.
" Coba katakan siapa suami mu!!".
Tanya Jojo sambil tersenyum.
" Hei ******...? Bilang sekarang mana?".
Teriak Putri lagi.
" Matamu buta... Kalian semua yang dilobi pun jadi salah fokus kan? Dimana matamu Putri? Aku heran?".
Kataku sambil menggelengkan kepala saja dengan senyum dan tawa ku mengejeknya.
" Mana dia? Aku mau lihat? Mana?".
Kata Putri bertanya sambil berteriak.
" Dimana lagi. Disebelahmu...Ben Joshua Malik. Perkenalkan dirimu sayang?".
Kataku dengan santai.
Aku menunjuk Jojo yang tepat didepanku.
Duuuuaar.....💥💔
Hatinya hancur seketika.
" Yoi... Saya suaminya. Dialah nyonya Malik... Dan kamu Putri beraninya kamu menghina istriku didepan orang banyak. Perbuatanmu bisa ke Polisi loh...! Tolong jangan Bully lagi istri saya paham? Atau kamu mau dipenjara?".
Kata Jojo sambil merangkulku.
" Tak usah sok manis begitu, kan jadi trending topik aku nanti dimading??!".
Kataku dengan cuek.
" Aku senang loh sayang, tadi panggil aku sayang!! I love you...!".
Katanya didepan umum dengan santai.
Semua mata tertuju padaku dan Jojo ganteng
"Wah itu suaminya... Gila beruntung kali si Ulan ya. Dapat orang ganteng...!"
"Sial... Hiks... Hiks... Rupanya sudah kawin!".
Itulah sebagian ucapan orang yang menyaksikan pertengkaran hebat kami. Ada yanv senang ada juga yang tak percaya aku sudah nikah sama orang ganteng.
" Kau jadi budak dikantin sana bantu Ibu kantin sesuai janji. Paham? Atau perlu kuseret ke kantin? Huh???".
Kataku puas.
Ha..... Ha.....aaa 😆😆😆
Tawa ku pecah.... Sangat puas....!!!!
Putri berlari keluar dan sambil menangis. Aku kembali duduk dan Jojo pun duduk tepat disebelahku.
" Sayang. Maaf ya kamu jadi diBully...!".
Kata Jojo meminta maaf.
" Aaah sudahlah. Sudah biasa aku!! Aku cemburu kamu diganggu wanita lain, jangan menungguku ya. Nanti kalau sudah mau pulang aku kasih kabar...!".
Kataku dengan nada kesal dan manyun. Maklum aku masih cemburu atas kejadian tadi, makanya jadi kesal setengah mati.
" Alhamdulillah akhirnya kamu cemburu padaku sayang...!?".
Kata Jojo dengan bahagia mengetahui aku cemburu padanya.
" Istri mana yang tak cemburu suaminya digodain wanita lain. Gila kalau tak ada rasa cemburu dan marah?".
Kataku dengan serius dan marah.
" Ya sudah aku berangkat!".
Jojo pergi meninggalkan aku, kuseret kakiku ke ruangan karena jam pelajaran akan dimulai.
Maaf ya...Thor nulisnya pakai bahasa Medan. Maklum saja orang Medan kalau bicara memang begitu....
__ADS_1
💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💗💗💗
Jangan Lupa like n Komen ya