
Malam itu, Abi bolak balik mengecek suhu tubuh Smith,Smith demam, reaksi dari pasca operasi.Namun demamnya hanya sebentar saja. Menurut dokter, biasanya sel darah putih berjuang untuk proses pemulihan, bekerja ekstra, sehingga demam datang, itu juga sebentar saja, bukan ber jam jam, kalau ber jam jam bisa jadi operasi nya mengalami infeksi.
Wajah itu begitu memikat, jambang tipis menambah pesona sang mafiaπ π€£ππ, yah benar benar mafia, mafia penahluk hatiku, π€π€π€.
" Tidurlah Bi, kamu butuh istirahat, " ujar Smith.
" Tidur aja disini Bi...".
" Basan kamu aja gedek,tinggi, gimana cukup, aku tidur di sofa aja Smith."
" Yidur di sofa gak nyaman Bi, lebih nyaman tidur di dalam dekapanku."
" Ihhh.... halu banget, promosi pak, nih jam 2 subuh, bisa promosi, lain kali jagan jadi CEO ya pak, jadi marketing aja, jual dada empuk buat berbaring," ledek Abi.
Smith tersenyum.
" Sini Bi...".
Abi pun menurut dan mendekat.
" Aku putar lagu biola clasik ,kamu mau ?".
Smith mengangguk.
Abi pun memutar musik dari handphone nya.Smith menggenggam tangan Abi, sesekali mencoel, Abi mendiamkan keusilan Smith.
Abi sangat lelah, matanya ngantuk dan Smith membelai wajah Abi yang tertidur di samping ranjangnya.
Sesekali Smith tanpa pamit mengecup pipi hangat Abi.Smith sangat bahagia.
Sampai matahari menunjukkan sinarnya, Abi terbangun dan terkejut sudah dalam pelukan Smith, dia naik ke kasurnya kapan, dengan perlahan Abi turun dari kasur,ketika akan berbalik sebuah tangan mencengkeram tangan nya.
__ADS_1
" Good morning Bi...".
Abi dengan gagap pun menoleh.
" God..good morning ," ujar Abi.
" Tidurmu nyenyak ."
" Maklum ,kuli panggul, " ujar Abi asal.
Smith pun tertawa.
" Aku permisi dulu ya Smith, mau fisit pasien dengan tim lainnya."
" Selamat bertugas Bi ".
Abi mengangguk.
" Hanya bilang makasih aja Bi ? gak bilang makasih sayaaang ?".
" Ihhhh...., efek operasi, bius nya belum hilang ya Smith ?".
Smith tertawa , kemudian meringis .
Abi langsung mendekat dan memeriksa bagian perut Smith .
" Kurangi tertawa dan kayak kutu loncatnya ya bos, ingat , luka mu, operasimu . "
Smith mengangguk mengusap tangan Abi.Beberapa menit mereka saling menatap tanpa ada kata sedikitpun.
" A...aku tugas dulu yahhh, " ujar abi tergagap sadar dia terbuai dan terhanyut keadaan.
__ADS_1
" Nanti sarapan disini ya Bi, mami masak makanan khas Indonesia."
" Beneran Smith."
" Beneranlah....".
" Kakek ku akan datang minggu depan ,dia ada seminar , aku bakalan kebagian makanan indonesia juga, bukan di masak tante tomboy, yang masak mami Bram lohhh".
" Bi...".
" Hmmmm....".
" Nanti Maminya salah pengertian, kamu apa suka dengan Bams, jangan sampai kami pakai samurai".
" Aku udah bilang, kami itu temenan, maminya Bams ,kebetulan ketemu sama tante ku, ya udah, mami Bams masakain buat aku. Aku gak akan buat kamu dan Bams berantem, bertengkar, karena memang, aku dan Bams dari dulu temenan, gak lebih."
" Aku menganggap mami Bams itu sebagai pengganti mamiku, maminya Sinai, Nani, Deby, Putera , semua menganggapku anak. Aku mendapat kasih sayang seorang ibu dari sosok mereka Smith. Kamu sih enak banget, sampai setua ini, punya papi dan mami, kalau aku, hanya punya kakek dan tante tomboy. Sepulang kakek, nanti bulan agustus, tante tomboyku datang, sekalian sama tante Belanda ."
" Tante Belanda ku lagi sibuk, belum bisa datang, anaknya kerepotan dia urus."
" Udah dulu ya Smith, aku mau bersih bersih dan cek fisik pasien dulu."
Smith pun mengangguk.
π₯°ππ€©π₯°ππ€©πππ€©
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment