Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Tampan


__ADS_3

" Coba kalian lihat nih , foto nya Sweet banget, " ujar Putera


" Hmmm....., siapa yang ambil fotonya Bi ?".



Mami mertua ku, indah banget mandang foto ini kan ," ujar Abi."


Sinai dan Nina dengan mata berkaca kaca takjub melihat foto sahabatnya.


" Keluarga kecil, bahagia banget rasanya. Nin mertua lu gaptek kali yah, waktu lo melahirkan ,gak dia dokumentasi gini kan Nin."


" Iya ,mertuaku gak ngerti pakai handphone , tapi kalian jangan salah, makanan aku dia masak sendiri, aku di tukarin pakaian. Trus menghadiahkan rumah atas nama anakku, coba , masa depan anakku sudah dia pikirkan. Setiap bulan dia beri uang sama aku , masukin tabungan buat cucunya. Bagi aku , berharga banget."


" Banyak cara menyayangi menantu dan cucu ,benar kan Bi, " ujar Nina.


" Iya ,benar, cara nya beda beda.Intinya mertua, suami dan sayang aja sama kalian, itu sudah point pentingnya, gak nyia nyiakan kalian, "ujar Putera.


" Dengar tuh ladies ladies, " ujar Brams.


Semua pun mengangguk.


" Kalian bisa kesini gimana ceritanya coba cerita ke aku, " ujar Abigail.


" Suamimu si bucin, memfoto kamu kesulitan melahirkan. Terus dia menanyakan, kalian bisa gak datang, lihat Abi, terus dia juga sediskan tiket penerbangan. Namanya teman , yah walau gak dikirimi tiket. Bergegaslah urus cuti, plus langsung bergegas terbang, namun baby mu udah lahir duluan. Legah sihhh ," ujar Nina.


" Kaliannsatang kesini, melihat aku melahirkan, aku terharu banget, beneran ," ujar abi dengan mata ber kaca kaca, kalian teman banget beneran."


" Aku bahkan bawa anakku loh Bi, buat lihat anak kamu, anakku liatin anakmu dari jendela kaca ,dia sangat senang, tahu aja anaknteman emaknya ,hehehehe."


" Suamimu ikut datang Nin ?".


" Yup, sekalian liburan aja kata suamiku."

__ADS_1


Nina memeluk Abigail kembali.


" Persahabatan kita ,buat orang banyak ngiri, benar kan Bi, " ujar Sinai.


" Tentu saja , " ujar Bams.


Sebuah ketukan di pintu membuat semua mata mengarah ke arah pintu.


Smith tersenyum melihat teman teman kompaknya datang melihat anak dan isterinya.


" Waduh rame ya Smith."


" Iya ".


" Kami gabung aja yah, " ujar teman Smith.


" Tentu saja ," ujar Sinai tersenyum ramah, mereka memberikan teman teman Smith mendekat ke brankar Abigail.


" Buka kartu deh..., " ujar Smith tersenyum.


" Vieeo call beberapa kali, nanyain gimana agar isteri lancar melahirkan, sampai ketemuan suamimu mempelajari banyak hal tentang wanita hamil, melahirkan, jagain bayi, kekeh belajar loh Bi, suamimu memang grombolan kami banget, padahal kami gak ada suruh, kami juga gitu, dulunya ,tanpa sharing apa yang kami lakukan buat nyonya nyonya di rumah , hehehehe".


Semua pun tertawa.


" Jika wanita mengatakan stok laki laki baik itu langka, tidak bagi kami , kami di besarkan kedua orangtua buat membahagiakan pasangan, walau ada beberapa di antara kami yang broken home ,lebih realistis berpikir ,buat membahagiakan pasangan ,tidak mau mengulangi kegagalan kedua orang tua. Pernikahan ada up and down, namun kami berteman , selalu memberi masukan positif, bukan membawa teman ke hal negatif, "ujar Teman Smith.


" Lingkungan pertemanan yang buruk, bisa mempengaruhi teman lain menjadi buruk juga,"


ujar Smith.


" Tepat banget, " ujar Bams.


" Kalau ada yang bertengkar, yah mendamaikan kan, jangan malah ajakin teman ke tempat lokalisasi, bukan solusi, memperparah kehancuran " ujar Putera.

__ADS_1


" Mandangin wajah anak, jagain anak, bantu isteri, simpel aja bahagiakan isteri atau suami, buat gorengan, makanan kecil saat suami sibuk kerja, suami sudah bahagia banget, " ujar Teman Smith.


" Kalau isteriku gak bisa masak, dia buat jus aja aku udah senang, " ujar Smith membuat teman teman Smith mengacungkan jempol.


" Jangan memaksakan pasangan yang dia gak bisa, itu kan menekan pasangan. Menerima isteri apa adanya itu penting, jaga mata , jaga hati, terutama pria pria sukses ,akan banyak angsa angsa penggoda, intinya kemakan rayuan maut gak, " ujar teman Smith.


Semua mengangguk.


" Melihat wajah anak aja ,kenapa harus tega berpisah, aku gak bisa ,anakku manja sama aku, dia sampai cerita ke teman temannya ,papinya super hero nya dalam hidupnya. Dia di depan banyak orang, membanggakan punya papa dan mama yang baik, jadi apa lagi yang di cari di dunia ini, kebahagiaan gak perlu di cari, kalau hidup itu benar, bukan menggurui, pembelajaran, kami selalu belajar jadi orangtua yang baik, bukan hanya mampu melahirkan ,membesatkan anak, namun juga mendidik, " ujar Teman Smith.


" Kamu beruntung Bi, punya suami dalam kelompok sehat begini, "ujar Sinai.


" Sangat...," ujar Abi.


" Lihat, baby nya , waktunya mau minum," ujar mami mertua dan sang tante tomboy mendorong Nathan.


" Baby nya kalem kayak babe nya atau tomboy kayak emaknya gak yahhh, " ujar Sinai membuat semua tertawa.



" Bibit unggul banget anakmu Bi, gantengnya pollll, " ujar Putera.


" Tentu dunkkk, kan emaknya cakep, bapaknya tamfennnnnnnn, hehehe, "ujar Nina mempleseykan kata katanya, membuat semua kembali tertawa.


🥰😍🤩🥰😍🤩😍😍🤩


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2