Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Derita loe


__ADS_3

Dia bukan orang sederhana ,namun dengan caranya sederhana mendekati, sungguh tergugah. Benar adanya , jatuh cinta lah pada seseorang yang lebih besar mencintai kita. Dan benar aku menemukan sabar yang tanpa batas. Ruang maafnya luas, tempat bernaung yang nyaman. Dengannya kau tidak perlu menjadi siapa siapa.Tidak dia menuntut sempurna. Dan di anggap istimewa selalu di matanya. Egomu, adalah ruang paham yang telah ia persiapkan. Memberimu segalanya, yang ia bisa.


Tidak ada perempuan yang mau memulai dengan hubungan berkali kali gagal. Membuka rahasia, memberinya, membangun lagi, jatuh lagi, terlalu banyak dan bagi mereka itu tidak mudah. Jadi jangan pernah heran dengan kesetiaan wanita yang tidak kenal lelah, namun ketika dia lelah, kelar dan usai.


Aku bertanya sepenting apakah aku di hatimu, siapakah aku di hatimu, sebagai apakah aku di hidupmu, aku mau tahu. Aku masih bertahan dengan sendiriku, karena aku masih ingin sendiri, namun kamu terus mendekati dan menganggu kesendirian ini, menggoyahkan aku. Seberapa kejam masa lalu menghancurkanku, namun aku masih berusaha kuat. Aku layaknya wanita terluka tanpa penyembuhan.Terbiasa sakit dan tidak ada penyembuhan, bisa menyembuhkan pasien tetapi buat masa lalu orangtuaku, aku sulit pulih.Terbiasa kecewa tanpa di tenangkan.


Kamu pikir aku tidak capek, apalagi aku mengalami penghinaan dan penghianatan juga.Berusaha tiap hari tidak menangis dan mengeluh, tiap hari berperang dengan diri sendiri. Mental dan fisik berantakan.


Capek ,dan aku sedang tidak baik baik saja, menerima gombalan sang millioner. Banyak hal yang melukai hatiku.Pikiran dan hatiku kacau, aku di hantam kerasnya dunia. Dan aku menangis hampir di sepanjang malam, dengan kisah kedua orangtuaku aku berkaca apa arti cinta? semu dan bisa berubah. Aku tidak mungkin teriak teriak pada dunia ,bahwa aku tidak percaya cinta itu ada, tidak juga berteriak bahwa aku tidak percaya laki laki. Aku mencoba berdamai dengan luka dan trauma. Berusaha bepikir lebih dewasa.


Dan caramu menatapku penuh tanda tanya.Dan bagaimana aku tidak tersentuh akan sikapmu, kamu mengikatkan tali sepatuku. Bahkan syal juga kamu lilitkan ke leherku ketika hendak keluar, koper susah ada yang bawa.


Udara baru, tempat yang baru, Abigail memandang sekitarnya, begitu banyak penumpang berlalu lalang. Sudah cukup lama dia tidak bepergian .


" Saya ada kantor cabang di kota ini Bi, jika kamu ada kesulitan, kamu ngabari saya, akan selalu stay buat kamu Bi."


" Yakin Smith ? ".

__ADS_1


" Yakin banget Bi."


" Kamu ada hari bebas kan Bi ?".


" Mungkin ada ,tetapi aku akan berkelana, pengen menjelajahi Swiss, dan sekitarnya, hehehe."


" Aku ikutan Bi, sambil refresing ".


" Tuh ..ajak Dion aja."


" Keliatan sih, kerutan di dahi Dion, kebanyakan kerja ,gak ada pacar, jomblo dan kebayakan ngurus kamu Smith."


" Benar Non Abi, tuan maunya banyak, tiba tiba mau pergi sana, mau pergi sini, lain handle beberapa pekerjaan. Bergadang karena tender, lain kena marah marah lagi, tempat curhat ngejar nona gak dapat dapat, pasti tuan bolak balik nelepon, bahkan saat saya mau tidur di ganggu."


" Derita jadi anak buah, curcol alias curhat colongan ya Dion, hahaha."


Smith hanya bisa senyum , apa yang Dion katakan benar adanya.

__ADS_1


" Bos kamu ini , mahluk seperti apa sihhh? , kaku, pendiam, kata orang orang, tetapi kenapa bisa 180 derajat , beda interaksinya ketika sama saya Dion ?".


" Namanya usaha non, gak berani, gak bakalan dekat , gak berani bakalan gak dapat dapat kan. Mau gimana lagi. Berani gak berani yah terpaksa di hajar, di lalui, wajahpun di tebal tebali, gak di acuhin non , bos bakalan Bad mood seharian Kerja dan meeting melulu. Lupa makan, dan juga perintahnya ampun ampun , nasib anak buah yah gini non."


" Derita loh kali Dion."


" Iya non, hehehehe...".


🥰😍🥰😍😍😍


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2